• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, September 8, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Jembrana Jadi Wilayah Dominan Nikah Muda di Bali, Ini Bahayanya

Astra by Astra
09/03/2025
in Kesehatan
0
Ilustrasi pernikahan muda.

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

Mangku di Pura Rambut Siwi Meninggal Usai Kecelakaan

BALI, OborDewata.com – Sudah bukan rahasia umum lagi, pernikahan dini atau nikah muda menjadi momok dalam melahirkan bad generation atau generasi yang buruk.

Ketidaksiapan mental, emosional dan finansial juga ancaman nyata dari pernikahan dini, yang berujung pada kemiskinan.

Sehingga membuat SDM terbatas pada pendidikan dan kehidupan layak. Hal ini pun harus menjadi atensi semua pihak, khususnya pemerintah.

Pernikahan dini, juga mengintai Bali yang notabene adalah daerah pariwisata yang terbilang ekonominya maju. Namun jika lihat di pelosok maka nikah muda masih hal biasa.

Data pernikahan dini di Bali menunjukkan kecenderungan peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, proporsi perempuan yang pernah kawin usia 15-49 tahun meningkat.

Fenomena pernikahan dini di Indonesia, termasuk di Provinsi Bali, juga menunjukkan peningkatan. Hal ini dapat dari data rata-rata umur kawin yang semakin menurun.

Selain itu, data dari Dinas Dukcapil Kabupaten Jembrana juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam perkawinan anak di bawah umur.

Wilayah dominan pernikahan dini di Bali, adalah di Kabupaten Jembrana. Berdasarkan data, terdapat peningkatan signifikan dalam perkawinan anak di bawah umur di wilayah ini.

Selain Jembrana, pelosok Karangasem juga harus menjadi atensi pernikahan dini ini. Pengaruh tradisi dan adat di Karangasem cukup kuat mendorong pernikahan dini.

Orang tua di Karangasem seringkali terlibat dalam proses pernikahan anak mereka, bahkan memutuskan untuk menikahkan anak mereka di usia dini.

Sisi lain, kemiskinan di Karangasem dapat mendorong orang tua menikahkan anak mereka di usia dini sebagai cara untuk mengurangi beban ekonomi.

Keterbatasan akses pendidikan di Karangasem, juga dapat membuat anak-anak lebih sulit melanjutkan pendidikan dan lebih mudah menikah di usia dini.

Kurangnya kesadaran tentang pentingnya pendidikan di Karangasem, dapat membuat anak-anak lebih sulit untuk melanjutkan pendidikan dan lebih mudah untuk menikah di usia dini.

Keterbatasan akses informasi tentang pentingnya pendidikan, dan bahaya pernikahan dini dapat membuat masyarakat di Karangasem kurang sadar tentang pentingnya pendidikan.

Keterlibatan masyarakat di Karangasem dalam proses pernikahan dini dapat membuat pernikahan dini lebih umum.

Padahal pernikahan dini dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, pendidikan dan ekonomi anak-anak dan remaja.

Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan dan bahaya pernikahan dini di Karangasem, Jembrana dan wilayah pelosok lain di Bali.

Bahaya Pernikahan Dini 

Pernikahan dini dapat memiliki dampak negatif signifikan pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan individu, terutama perempuan. Berikut beberapa bahaya pernikahan dini:

Bahaya Kesehatan
1. Kehamilan pada usia dini: Pernikahan dini dapat meningkatkan risiko kehamilan pada usia dini, yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan bagi ibu dan bayi.
2. Penyakit menular seksual: Pernikahan dini dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual (PMS) karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi.
3. Kekerasan dalam rumah tangga: Pernikahan dini dapat meningkatkan risiko kekerasan dalam rumah tangga, yang dapat menyebabkan cedera fisik dan emosional.

Bahaya Pendidikan
1. Pendidikan yang terganggu: Pernikahan dini dapat mengganggu proses pendidikan, terutama bagi perempuan, yang dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan.
2. Kurangnya akses ke pendidikan: Pernikahan dini dapat mengurangi akses ke pendidikan, terutama bagi perempuan, yang dapat menyebabkan kurangnya kesempatan untuk mengembangkan diri.

Bahaya Sosial dan Ekonomi
1. Ketergantungan ekonomi: Pernikahan dini dapat meningkatkan ketergantungan ekonomi pada pasangan, yang dapat menyebabkan kurangnya kebebasan dan kesempatan untuk mengembangkan diri.
2. Kurangnya jaringan sosial: Pernikahan dini dapat mengurangi jaringan sosial, terutama bagi perempuan, yang dapat menyebabkan kurangnya dukungan dan kesempatan untuk mengembangkan diri.
3. Kurangnya kesempatan untuk mengembangkan diri: Pernikahan dini dapat mengurangi kesempatan untuk mengembangkan diri, terutama bagi perempuan, yang dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran tentang hak-hak dan kesempatan.

Dalam menghadapi pernikahan dini, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini, serta memberikan dukungan dan kesempatan untuk mengembangkan diri bagi individu yang terlibat.

Solusi Atasi Pernikahan Dini

Pendidikan dan Kesadaran
1. Peningkatan kesadaran tentang bahaya pernikahan dini: Meningkatkan kesadaran tentang bahaya pernikahan dini melalui kampanye, seminar, dan workshop.
2. Pendidikan reproduksi dan kesehatan: Memberikan pendidikan reproduksi dan kesehatan yang memadai kepada anak-anak dan remaja.
3. Pendidikan hak-hak perempuan: Memberikan pendidikan tentang hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.

Dukungan Ekonomi
1. Program bantuan ekonomi: Memberikan program bantuan ekonomi kepada keluarga yang membutuhkan untuk mengurangi kemiskinan.
2. Pemberdayaan ekonomi perempuan: Memberikan pelatihan dan dukungan ekonomi kepada perempuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Dukungan Sosial
1. Pembentukan kelompok pendukung: Membentuk kelompok pendukung untuk anak-anak dan remaja yang berisiko mengalami pernikahan dini.
2. Dukungan dari tokoh masyarakat: Mengajak tokoh masyarakat untuk mendukung upaya mengurangi pernikahan dini.

Kebijakan dan Peraturan
1. Peningkatan usia minimal pernikahan: Meningkatkan usia minimal pernikahan untuk mengurangi pernikahan dini.
2. Pengawasan dan penindakan: Mengawasi dan menindak pelanggaran pernikahan dini.

Kerja Sama
1. Kerja sama antar lembaga: Mengajak lembaga-lembaga seperti sekolah, rumah sakit, dan organisasi non-pemerintah untuk bekerja sama dalam mengurangi pernikahan dini.
2. Kerja sama dengan masyarakat: Mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam mengurangi pernikahan dini dengan memberikan dukungan dan kesadaran. (SHA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Jembrana#KarangasembaliBPSemosionalfinansialnikah mudapernikahan dinisdm
spot_img
Astra

Astra

Related Posts

Pelindo Benoa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 100 Balita di Serangan 
Kesehatan

Pelindo Benoa Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 100 Balita di Serangan 

18/08/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh
Kesehatan

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
RSU Puri Raharja Gelar Bakti Sosial Layanan Kesehatan Gratis di Monumen Puputan Badung
Kesehatan

RSU Puri Raharja Gelar Bakti Sosial Layanan Kesehatan Gratis di Monumen Puputan Badung

11/07/2026
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Kesehatan

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

03/07/2026
Tak Ingin Berguguran, Cica Penyintas Kanker Gencarkan Edukasi Live Streaming
Kesehatan

Tak Ingin Berguguran, Cica Penyintas Kanker Gencarkan Edukasi Live Streaming

03/07/2026
Madina Hangatkan Pulau Dewata Lewat Minyak Kayu Putih
Ekonomi Bisnis

Madina Hangatkan Pulau Dewata Lewat Minyak Kayu Putih

26/06/2026
Next Post
Celeng Kendalikan Narkoba dari Dalam Lapas Singaraja? Polisi Segera Periksa

Residivis Narkoba BB 1,4 Kg Sabu Tak Mau Kasi Password Hp ke BNNP

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Bangunkan Aset Tidur, Potensi Pendapatan Bali Tembus Ratusan Miliar

Gubernur Koster Bangunkan Aset Tidur, Potensi Pendapatan Bali Tembus Ratusan Miliar

08/09/2026
BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

07/09/2026
Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara, 100 Pejabat Tabanan Digembleng Disiplin dan Karakter

Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara, 100 Pejabat Tabanan Digembleng Disiplin dan Karakter

07/09/2026
Rajin Bersihkan Telajakan, Warga Denpasar Dapat Apresiasi Beras dari TP PKK Bali

Rajin Bersihkan Telajakan, Warga Denpasar Dapat Apresiasi Beras dari TP PKK Bali

07/09/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Bangunkan Aset Tidur, Potensi Pendapatan Bali Tembus Ratusan Miliar

Gubernur Koster Bangunkan Aset Tidur, Potensi Pendapatan Bali Tembus Ratusan Miliar

08/09/2026
BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

07/09/2026
Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara, 100 Pejabat Tabanan Digembleng Disiplin dan Karakter

Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara, 100 Pejabat Tabanan Digembleng Disiplin dan Karakter

07/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d