DENPASAR, OborDewata.com – Kepedulian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi dari Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. Warga yang aktif membersihkan telajakan dan lingkungan di sekitar rumahnya mendapat hadiah berupa beras seberat lima kilogram.
Apresiasi tersebut diberikan saat TP PKK Provinsi Bali melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9/2026).
Pemberian beras menjadi salah satu bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu memotivasi masyarakat lainnya untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Apresiasi kepada warga diserahkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu sendiri tidak hanya berorientasi pada kegiatan bersih-bersih. Program tersebut juga menjadi upaya untuk membangun kembali kepedulian sosial, kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, masyarakat didorong untuk memulai perubahan dari lingkungan terdekat, terutama rumah dan kawasan tempat tinggal masing-masing.
Kebersihan lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan yang dilakukan pada saat tertentu, tetapi menjadi budaya yang tumbuh secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster turut melakukan peninjauan di kawasan sisi timur Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar.
Kawasan tersebut diketahui kerap digunakan sebagai lokasi berjualan saat pelaksanaan Car Free Day (CFD). Dalam peninjauan tersebut, Ny. Putri Koster masih menemukan sampah yang berserakan di sejumlah titik.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kebersihan kawasan publik membutuhkan peran bersama, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga para pedagang dan masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut.
Ny. Putri Koster pun mengajak seluruh pedagang serta masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya saat kegiatan Car Free Day berlangsung.
Menjaga kebersihan, menurutnya, harus menjadi tanggung jawab bersama. Setiap masyarakat yang beraktivitas di ruang publik diharapkan tidak meninggalkan sampah dan ikut menjaga lingkungan tetap bersih serta nyaman.
Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, TP PKK Provinsi Bali terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa lingkungan yang bersih dan sehat berawal dari kepedulian setiap individu.
Dengan menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kebersamaan, gerakan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat Bali. (rls/tim)





















