• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Petaka Balon Udara di Blitar, 1 Orang Tewas 2 Luka-luka

Redaksi1 by Redaksi1
Jumat, 29 Mei 2026
in Berita
0
Baru 3 Bulan di Amerika, Mahasiswi Magang Asal Buleleng Tewas Kecelakaan
Seorang pemuda berinisial I (23) meninggal dunia, sementara dua anak-anak berinisial ADR (11) dan D (12) menjadi korban luka-luka akibat ledakan petasan raksasa.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NASIONAL, Obordewata.com – Niat hati ingin melihat balon udara terbang cantik di langit pagi, sebuah petaka mengerikan justru pecah di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Blitar, pada Rabu (27/5) pagi.

Seorang pemuda berinisial I (23) meninggal dunia, sementara dua anak-anak berinisial ADR (11) dan D (12) menjadi korban luka-luka akibat ledakan petasan raksasa.

Insiden berdarah ini bermula ketika sekelompok warga nekat, membawa balon udara raksasa ke area persawahan. Seperti biasa, balon tersebut lengkap dengan untaian puluhan petasan agar bisa meledak beruntun di angkasa.

Saat sumbu menyala dan balon mulai mengangkasa, ada satu petasan berukuran jumbo yang mendadak jatuh ke tanah dan tidak langsung meledak. Bukannya menjauh demi keselamatan, korban I justru mendekat dan nekat memegang petasan apes tersebut.

“Saat petasan berada di tangan, tiba-tiba langsung meledak. Akibatnya, tangan kanan korban mengalami luka serius serta luka bakar parah pada wajah dan perut,” ungkap Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni.

Baca Juga :  Penggeledahan di Lapas Tabanan, Petugas Amankan Kawat Senar hingga Alat Cukur

Korban I langsung ambruk tak sadarkan diri dan meninggal dunia, saat menjalani perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sementara dua anak di dekatnya beruntung hanya mengalami luka lecet di wajah dan jari akibat terkena serpihan ledakan.

Kini, Satreskrim Polres Blitar sudah turun tangan dan melakukan pendalaman intensif dengan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Insiden tragis ini menjadi tamparan keras bahwa menerbangkan balon udara liar dengan bahan peledak bukan lagi sekadar hiburan, melainkan ancaman nyata yang bisa berujung pidana dan kematian! (*)

Tags: balonmeninggal duniamledakpetasan
Previous Post

Bakar Kandang Sapi Camer, karena Hubungannya Tak Direstui

Next Post

Idul Tewas Membusuk di Kos di Buleleng, Ini Keterangan Polisi

Next Post
Baru 3 Bulan di Amerika, Mahasiswi Magang Asal Buleleng Tewas Kecelakaan

Idul Tewas Membusuk di Kos di Buleleng, Ini Keterangan Polisi

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.