• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Nekat Resign Karena Anak, Pasutri Asal Bali Sukses Rintis Bisnis Seafood Ditopang BRI Kanca Kuta

Obor Dewata by Obor Dewata
10/11/2023
in Berita
0
(Kanan) Direktur CV. Mutiara Seafood, I Gusti Ayu Eva Martini (41) bersama sang suami, I Komang Ngurah Adi Wijaya (49 tahun).

167
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Kadis Pertanian Bali Tegaskan Surat Penawaran Pengadaan Pupuk yang Beredar Hoax Bukan Dokumen Resmi

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biyu Batur

MANGUPURA, OborDewata.com –  Kendala atau masalah berbuah berkah jika seseorang menyikapinya dengan bijaksana. Pengalaman hidup inilah yang dialami pasangan suami istri (pasutri) I Komang Ngurah Adi Wijaya (49 tahun) dan I Gusti Ayu Eva Martini (41). Tahun 2009 silam, keduanya terpaksa berhenti dari pekerjaan masing-masing karena dikaruniai anak kedua. 

Di satu sisi bahagia, di sisi lain sebagai keluarga kecil yang merantau dari Kabupaten Karangasem ke Badung, 14 tahun yang lalu keduanya mengalami masalah soal pola asuh si buah hati karena harus ditinggal mencari nafkah.  Keterbatasan ekonomi membuat I Komang Ngurah Adi Wijaya dan I Gusti Ayu Eva Martini tak bisa menyewa baby sitter. 

Untuk nitip anak di kerabat, mereka juga merasa tidak ingin memberatkan orang lain. Lebih-lebih buah hati pertama juga sudah kerap dititip agar mereka bisa tetap bekerja. Ketika anak kedua lahir, pilihan itu dinilai sudah tertutup sama sekali. Bermodal nekat, I Komang Ngurah Adi Wijaya dan I Gusti Ayu Eva Martini pun memutuskan berhenti bekerja serta terjun ke dunia bisnis. 

Bermodal pengalaman bekerja di salah satu supplier ikan laut di daerah Jimbaran, Badung, I Komang Ngurah Adi Wijaya dan I Gusti Ayu Eva Martini merintis sebuah usaha supplier ikan laut alias seafood. Tekad kuat dan kegigihan dalam mengelola bisnis berbuah manis. Usaha tersebut kini berkembang pesat dan berbadan hukum di bawah naungan CV. Mutiara Seafood yang beralamat di Jalan Goa Gong, BTN Swandewi Blok A no 43, Ungasan, Kuta selatan, Badung, Bali.

Tidak semulus yang dibayangkan banyak orang, I Komang Ngurah Adi Wijaya dan I Gusti Ayu Eva Martini mengaku jatuh bangun hingga akhirnya berdiri tegak seperti saat ini berkat suntikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BRI.

“Usaha yang ibu rintis dengan suami kira-kira dimulai 14 tahun yang lalu, ketika anak nomor dua berumur 1 tahun. Bermula dengan pengalaman bekerja di supplier ikan laut di Jimbaran, ibu sebagai administrasi yang berhubungan ke hotel dan suami yang bekerja di bagian pengadaan barang membuat ibu dan suami nekad untuk berhenti bekerja dan memulai usaha sendiri di usaha supplier ikan laut (seafood ) juga saat itu,” ungkap I Gusti Ayu Eva Martini kembali ke masa lalu saat diwawancarai, Selasa, 7 November 2023.

“Semua kami lakukan saat itu karena anak nomor 2 tidak ada yang menjaga lantaran harus ditinggal kerja dari pagi sampai sore dan anak pertama juga harus dititip ke tetangga,” kenangnya.

Suka duka tak pelak harus dilewati keduanya pasca memutuskan berhenti bekerja. Selain harus menjual kendaraan pribadi sebagai modal usaha, I Gusti Ayu Eva Martini mengaku ia dan suami mulai dari nol mereka harus door to door menawarkan jasa berlangganan.

“Ketika itu hanya bermodal penjualan mobil kijang rover dan harus dikurangi juga dengan pembelian mobil kecil untuk mengirim ikan ke hotel. Kami mencari langganan dari satu hotel ke hotel lain bermodalkan keberanian karena semua dimulai dari nol,” ungkapnya sembari sibuk menyelesaikan tagihan nota pelanggan. Kegigihan dan keuletan serta servis ke pelanggan yang prima membuat bisnis rintisan tersebut pelan tapi pasti mulai dilirik.

“Mulai ada hotel kecil di Kuta yang percaya dan mengorder ikan pada kami. Juga sejumlah hotel di Nusa Dua dan sekitarnya juga membagi ordernya dengan kami walau sedikit-sedikit,” kisahnya. 

Singkat cerita, seiring bertambahnya order atau pesanan, bisnis rintisan tersebut mengalami kendala kekurangan modal. Pasalnya, di lapangan berlaku umum suplier tidak langsung dibayar cash oleh hotel yang juga harus memutar uang untuk kepentingan operasionalnya. 

“Nota-nota kami dibayar sebulan, dua bulan, dan bahkan ada tiga bulan setelah pengambilan barang baru dibayar oleh hotel. Kami sadar operasional masing-masing hotel berbeda-beda dan itu menjadi konsekuensi dari bisnis yang kami jalankan. Jadi kami sama sekali tidak menyerah dan mencari solusi untuk masalah tersebut,” tandasnya.

“Saat panik karena kehabisan modal, kami mencoba mengajukan pinjaman ke beberapa bank swasta tanpa bisa memberikan jaminan apa-apa karena kami saat itu memang tidak punya sertifikat tanah dan lain-lain yang bisa dijadikan jaminan pinjaman di bank. Belum lagi persyaratan karena kami mempunyai usaha yang baru beberapa bulan, juga tidak menjadi jaminan buat pinjam uang di bank waktu itu,” urai I Gusti Ayu Eva Martini imbuhnya, karena sistem yang sulit, I Gusti Ayu Eva Martini mengenang kala itu orang tua sampai-sampai menarik deposito masa tua di BRI untuk modal beli ikan.

“Akhirnya kami bisa mengolah modal dari orang tua saya dan bertahan sampai 2 tahun. Pelan-pelan izin usaha dan persyaratan untuk KUR BRI waktu itu bisa kami penuhi semua karena dilihat juga dari penjualan seafood kami per bulan. Saya lupa berapa pinjaman KUR pertama saya. Antara Rp150- Rp200 juta dan bertambah lagi menjadi Rp500 juta kemudian menjadi Rp1,5 miliar. Sebelum pandemi karena untuk cadangan modal, kami diberi kepercayaan untuk dana Rp2 miliar tersebut sampai sekarang,” ungkap I Gusti Ayu Eva Martini bersama sang suami yang mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Bank BRI Kantor Cabang (Kanca) Kuta.

Diterjang pandemi Covid-19, I Gusti Ayu Eva Martini tak menampik bisnisnya juga ikut goyang. 

Namun, pengalaman pahit di masa lalu kala merintis CV. Mutiara Seafood membuat keduanya tegar dan mampu bertahan hingga saat ini. 

“Semenjak pandemi, semua mulai dari nol,” tegas I Gusti Ayu Eva Martini sembari menunjukkan foto bersama sang suami sejak tinggal di BTN tipe 21 hingga mampu menempati rumah yang lebih layak,” tutupnya. dek/sathya

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
Obor Dewata

Obor Dewata

Related Posts

Gaji Pekerja Bali Ketinggalan Jauh dari Harga Pasar, Arun Bali: Mengejar KHL Harga Mati
Berita

Gaji Pekerja Bali Ketinggalan Jauh dari Harga Pasar, Arun Bali: Mengejar KHL Harga Mati

17/09/2026
Berita

Ketimpangan UMP Mengancam Pariwisata Bali: Arun Bali Peringatkan Potensi Penurunan Kelas Wisatawan

16/09/2026
Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD
Berita

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD

20/08/2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka
Berita

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah
Berita

Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah

13/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama
Berita

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Next Post
Bertepatan dengan Hari Pahlawan, SmartFren Launching Kartu Perdana 10 GB Edisi Khusus Jawa Timur dan Bali-Nusra

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, SmartFren Launching Kartu Perdana 10 GB Edisi Khusus Jawa Timur dan Bali-Nusra

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Kadis Pertanian Bali Tegaskan Surat Penawaran Pengadaan Pupuk yang Beredar Hoax Bukan Dokumen Resmi

Kadis Pertanian Bali Tegaskan Surat Penawaran Pengadaan Pupuk yang Beredar Hoax Bukan Dokumen Resmi

26/09/2026
Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biyu Batur

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biyu Batur

26/09/2026
Beranda Bentara Bahas Seni, Empati dan Ruang Publik di Tengah Krisis

Beranda Bentara Bahas Seni, Empati dan Ruang Publik di Tengah Krisis

26/09/2026
12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

25/09/2026
Currently Playing
Kadis Pertanian Bali Tegaskan Surat Penawaran Pengadaan Pupuk yang Beredar Hoax Bukan Dokumen Resmi

Kadis Pertanian Bali Tegaskan Surat Penawaran Pengadaan Pupuk yang Beredar Hoax Bukan Dokumen Resmi

26/09/2026
Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biyu Batur

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Tuluk Biyu Batur

26/09/2026
Beranda Bentara Bahas Seni, Empati dan Ruang Publik di Tengah Krisis

Beranda Bentara Bahas Seni, Empati dan Ruang Publik di Tengah Krisis

26/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d