BALI, OborDewata.com – Aksi penganiayaan berat menggemparkan warga Gang Sekar Buana, Jalan Siulan, Banjar Buaji, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, pada Selasa (4/8) malam.
Seorang pria berinisial IMP (42), nekat menyerang istri serta ayah mertuanya secara brutal menggunakan senjata tajam jenis pisau dan pedang.
Peristiwa mencekam tersebut bermula sekitar pukul 21.00 Wita. Pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa dan rutin berobat, sejatinya telah menunjukkan gelagat cemas sejak sehari sebelumnya.
Sang istri, NWUKD alias Uci (32), sempat memberikan obat penenang kepada suaminya. Namun, obat tersebut dugaan tidak mempan meredakan emosi pelaku.
Tanpa sadar, pelaku mendadak mengambil pisau dapur dan langsung menusuk punggung kiri bagian belakang istrinya dari arah belakang. Merasakan sakit luar biasa, korban berteriak histeris dan berusaha menyelamatkan diri berlari keluar kamar.
“Korban teriak meminta tolong sambil membuka pintu kamar dan berlari ke luar hingga bertemu dengan ayahnya,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Mendengar teriakan histeris sang anak sekitar pukul 22.00 Wita, mertua pelaku, I K S (58), bergegas masuk ke dalam rumah untuk memberikan pertolongan. Nahas, niat baik sang mertua justru malah mendapat amukan yang lebih membabi buta.
Pelaku dengan cepat meraih sebilah pedang lalu menyerang mertuanya hingga mengenai lengan kanan. “Mertua pelaku berusaha masuk ke kamar untuk menyelamatkan anaknya. Namun pelaku mengambil pedang dan langsung menyerang hingga korban mengalami luka robek di bahu kanan,” jelas Iptu Adi Saputra.
Menerima laporan warga, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Denpasar Timur yang langsung Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana pimpin, tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 Wita.
Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengimbau warga sekitar untuk tidak mendekat karena pelaku masih memegang senjata tajam.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan menegangkan. Baru pada pukul 24.00 Wita, petugas kepolisian bersama warga sekitar akhirnya berhasil melumpuhkan dan mengamankan pelaku tanpa jatuhnya korban jiwa tambahan.
“Pelaku berhasil kami amankan sekitar pukul 24.00 WITA. Selanjutnya pelaku langsung dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk tindakan medis dan penanganan lebih lanjut mengingat yang bersangkutan ada riwayat sakit jiwa,” ungkapnya. (*)


















