• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Sinergikan Program Posyandu hingga Desa, TP Posyandu Bali Matangkan Agenda 2026

Obor Dewata by Obor Dewata
Minggu, 8 Februari 2026
in Berita
0
Sinergikan Program Posyandu hingga Desa, TP Posyandu Bali Matangkan Agenda 2026
ket foto: Ny. Putri Koster.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, memimpin Rapat Teknis Koordinasi TP Posyandu Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Kertasabha, Jayasabha, Denpasar, Jumat (23/1).

Rapat ini dihadiri oleh Ketua TP Posyandu kabupaten/kota se-Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, Made Dwi Dewata, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Dinas PMD kabupaten/kota se-Bali, serta pengurus Posyandu tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Rapat teknis koordinasi ini bertujuan untuk menyinergikan program dan kegiatan TP Posyandu Provinsi Bali dengan TP Posyandu kabupaten/kota, sekaligus memperkuat peran tim pembina dalam pembinaan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa program Posyandu Tahun 2026 harus dilaksanakan secara lebih terencana, masif, dan berkelanjutan melalui koordinasi berjenjang dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan.

Baca Juga :  Warung di Klungkung Jadi Sasaran Kejahatan, Pria Bersepeda Motor Bawa Kabur Tas Pedagang

“Sinergitas, koordinasi, dan konsultasi itu sangat penting. Apa yang dirancang di tingkat provinsi harus benar-benar tersampaikan sampai ke kabupaten/kota, kecamatan, dan desa. Kalau alurnya jelas, program akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ibu Putri Koster.

Pada Tahun 2026, TP Posyandu Provinsi Bali merancang sejumlah kegiatan utama yang meliputi pembinaan dan sosialisasi Posyandu enam bidang SPM oleh Ketua dan Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, serta penyaluran bantuan kepada kader Posyandu berupa beras, susu, dan telur. Kegiatan ini dilaksanakan di sembilan kabupaten/kota se-Bali dengan sasaran kader Posyandu di desa dan kelurahan, yang pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap sepanjang tahun 2026.

Selain itu, TP Posyandu Provinsi Bali juga melaksanakan kegiatan Bina Posyandu yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dan pengurus Posyandu, baik dari sisi teknis maupun manajerial, guna mendukung optimalisasi layanan Posyandu enam SPM. Kegiatan ini menjangkau ribuan kader Posyandu yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Baca Juga :  Isi Kekosongan, Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali Dilantik

Dalam rangka memperingati Hari Posyandu tingkat Provinsi Bali, TP Posyandu juga menggelar berbagai lomba, antara lain lomba PSP PSBS, lomba Tim Pembina Posyandu, serta lomba Telajakan.

TP Posyandu Provinsi Bali juga turut melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi PSBS serta kegiatan Kulkul Posyandu/PKK sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan komunikasi antarpegiat Posyandu.

Ibu Putri Koster menambahkan bahwa peningkatan kapasitas dan kredibilitas pegiat Posyandu harus dibarengi dengan pertemuan rutin untuk evaluasi program.

“Kita harus sering bertemu, paling tidak sebulan sekali, untuk mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan. Dengan begitu, program Posyandu bisa semakin mantap dan tepat sasaran,” tegasnya.

Tahap awal pelaksanaan program dimulai dengan penyampaian bahan dan informasi dari tingkat provinsi ke kabupaten/kota, kemudian diteruskan ke kecamatan hingga desa/kelurahan. Melalui koordinasi yang kuat dan sinergi lintas tingkat, diharapkan dapat terbangun gerakan gotong royong di tingkat rumah tangga sebagai fondasi penguatan layanan Posyandu di Provinsi. mas/sathya

Baca Juga :  Kuta Becomes a Major Challenge, Voter Participation in the 2024 Badung Regional Election Reaches Only 78%
Previous Post

Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata, PHRI Catat Okupansi Hotel Turun di Tengah Kunjungan Wisatawan Tinggi

Next Post

HUT ke-79 Megawati, PDIP Bali Gelar Aksi Merawat Pertiwi di Danau Buyan

Next Post
HUT ke-79 Megawati, PDIP Bali Gelar Aksi Merawat Pertiwi di Danau Buyan

HUT ke-79 Megawati, PDIP Bali Gelar Aksi Merawat Pertiwi di Danau Buyan

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.