• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Makna Dharma Mengalahkan Adharma,  Saat Galungan di Hindu Bali

Obor Dewata by Obor Dewata
Minggu, 8 September 2024
in Berita
0
Makna Dharma Mengalahkan Adharma,  Saat Galungan di Hindu Bali
persembahyangan Umat Hindu. (foto: ist).
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Dalam Sundarigama, disebutkan bahwa perayaan Galungan adalah kemenangan Dharma melawan Adharma. Dharma adalah kebenaran, sedangkan Adharma adalah lawannya. Sejatinya apa filosofi kebenaran itu? dari berbagai sumber.

Dharma dalam Bahasa Sansekerta, berasal dari kata ‘dh’ yang berarti menyangga atau yang menyangga dalam konteks dunia ini. Beserta segenap isi dan penghuninya. Yang dikenal masyarakat Hindu sebagai bhuana alit (diri sendiri) dan bhuana agung (alam semesta).

Salah satu bentuk pengejawantahan Dharma, adalah dengan menghaturkan yadnya yang tulus ikhlas. Sebagai bagian bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sebagai pencipta, pelebur, dan pemelihara alam semesta beserta isinya. Tuhan juga merupakan wujud nyata dari Dharma itu sendiri.

Dalam kitab suci Sarassamucaya sloka 12, disebutkan kutipan yang terjemahannya sebagai berikut. Pada hakekatnya, jika artha dan kama dituntut, maka seharusnya Dharma yang dilakukan terlebih dahulu. Sebab dengan Dharma, maka niscaya artha dan kama akan diperoleh tanpa menyimpang dari Dharma.

Baca Juga :  Purnama Kapat, Hari Sakral Terbaik untuk Sembahyang

Maksudnya adalah Dharma menjadi dasar pijakan dari pencarian artha atau harta benda dan kama (kenikmatan duniawi). Sehingga tidak menyalahi jalan kebenaran atau Dharma. Sebab dalam sloka 14, Sarassamucaya disebutkan bahwa Dharma adalah jalan untuk pergi ke surga.

Sebab Dharma adalah berasal dari Tuhan, dan menjadi jalan untuk kembali kepadaNya. Ibarat sebuah perahu, maka Dharma adalah cara untuk melewati samudera kehidupan dalam mencapai tujuan menghadap Tuhan. Tentu saja dengan Dharma ini juga adalah tujuan mencapai moksa. sha/dx

Previous Post

Kuatkan Sinergisitas,  Sekretariat DPRD Badung dan Media Kunjungi DPRD Balikpapan

Next Post

Paket Sanjaya-Dirga Makin Menyala, PP Polri Tabanan Merapat Dukung Sandi Hadapi Pilkada Tabanan

Next Post
Paket Sanjaya-Dirga Makin Menyala, PP Polri Tabanan Merapat Dukung Sandi Hadapi Pilkada Tabanan

Paket Sanjaya-Dirga Makin Menyala, PP Polri Tabanan Merapat Dukung Sandi Hadapi Pilkada Tabanan

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.