• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, September 20, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Opini

Alarm Bahaya: Tergerusnya Kelas Menengah dan Bayang-Bayang Stagnasi Ekonomi

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
14/05/2026
in Opini
0
ket foto: Prof Dr Tadjuddin Nur Effendi.

167
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

No Content Available

Oleh: Tadjuddin Nur Effendi

​Ketidakstabilan Negara Indonesia membuat Akademisi dan pengamat politik, sekaligus juga Guru Besar Fisipol UGM Prof Dr Tadjuddin Nur Effendi memberikan buah pemikiran pedasnya. Sejatinya kelas menengah sering kali dijuluki sebagai “tulang punggung” negara. Bukan sekadar istilah puitis, para ilmuwan sosial seperti Francis Fukuyama hingga Daron Acemoglu memandang kekuatan kelas ini sebagai indikator kesehatan pembangunan sebuah bangsa. Namun, potret buram kini tengah menyelimuti Indonesia. Alih-alih menguat, kelas menengah kita justru sedang berada dalam tren penyusutan yang mengkhawatirkan.

​Fenomena Penyusutan yang Nyata

​Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap realitas pahit: dalam rentang lima tahun, populasi kelas menengah merosot tajam dari 57,33 juta jiwa pada 2019 menjadi 47,85 juta jiwa pada 2024. Artinya, ada sekitar 9,48 juta orang yang kehilangan status kelas menengahnya. Analisis terbaru dari Mandiri Institute (2026) bahkan mencatat penurunan tambahan sebesar 1,1 hingga 1,2 juta jiwa akibat gelombang PHK yang tak kunjung reda sejak 2020 hingga awal 2026.

​Badai PHK dan Rapuhnya Lapangan Kerja

​Penyebab utama fenomena ini adalah ketidakstabilan ekonomi global yang dipicu pandemi Covid-19 serta ketegangan geopolitik antara Rusia-Ukraina dan Iran-Amerika. Di dalam negeri, dampaknya termanifestasi dalam angka PHK yang masif. Data Kemnaker menunjukkan total sekitar 758.513 pekerja formal kehilangan pekerjaan dalam enam tahun terakhir.

​Ironisnya, pertumbuhan ekonomi yang ada saat ini terasa “semu” bagi kelas menengah. Investasi besar seperti hilirisasi tambang memang mendongkrak ekspor, namun karena sifatnya yang padat modal, penyerapan tenaga kerja kelas menengah sangat terbatas. Akibatnya, pasar kerja kini didominasi oleh sektor informal dan pekerjaan prekariat—kontrak jangka pendek, pekerja lepas dengan upah rendah, dan penghasilan yang tidak stabil.

​Konsumsi yang Dipaksakan dan Jeratan Hutang

​Daya beli yang menurun memaksa banyak rumah tangga kelas menengah melakukan langkah-langkah nekat demi menyambung hidup. Tabungan menyusut, sementara kenaikan pendapatan bagi lulusan perguruan tinggi tidak sebanding dengan lonjakan biaya pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

​Demi mempertahankan gaya hidup atau sekadar memenuhi kebutuhan pokok, tak sedikit yang terjebak dalam:

​Pinjaman Online (Pinjol): Menjadi solusi instan yang mencekik.

​Gadai dan Koperasi: Menghutang demi menutupi defisit bulanan.

​Judi Online (Judol): Fenomena menyedihkan di mana masyarakat mulai “berjudi dengan nasib” akibat keputusasaan ekonomi.

​Risiko Sosial dan Politik

​Melemahnya kelas menengah bukan hanya masalah angka di atas kertas. Secara ekonomi, ini adalah sinyal stagnasi: konsumsi turun, kredit macet meningkat, dan investasi melambat. Namun yang lebih berbahaya adalah dampak sosial-politiknya.

​Kesulitan mobilitas sosial dan meningkatnya pengangguran terdidik memicu frustrasi sosial yang mendalam. Sejarah di Nepal dan Bulgaria telah membuktikan bahwa ketidakpercayaan kelas menengah—didorong oleh generasi Z—dapat menggulingkan pemerintahan. Jika pemerintah tidak segera melakukan perbaikan struktural, polarisasi politik dan radikalisme bisa menjadi ancaman nyata bagi stabilitas nasional.

​Sudah saatnya kebijakan ekonomi beralih dari sekadar mengejar angka pertumbuhan makro menjadi kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja formal berkualitas. Tanpa kelas menengah yang kuat, mimpi menjadi negara maju hanyalah angan-angan di tengah bayang-bayang kerentanan sosial. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #opini
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

Pariwisata Regeneratif: Jalan Baru Bali Menjaga Desa, Budaya, dan Alam
Opini

Denpasar, Buleleng, dan Tabanan Lampaui Batas Atas Inflasi: Saatnya TPID Bergerak Bersama hingga Akhir 2026

05/09/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal
Opini

Sarjana Menganggur: Kebijakan apa yang dibutuhkan

29/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?
Opini

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal
Opini

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Pariwisata Regeneratif: Jalan Baru Bali Menjaga Desa, Budaya, dan Alam
Opini

Pariwisata Regeneratif: Jalan Baru Bali Menjaga Desa, Budaya, dan Alam

12/08/2026
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih
Opini

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Next Post
Dukung Pertumbuhan Kredit, OJK Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum lewat ‘Business Judgement Rule’

Dukung Pertumbuhan Kredit, OJK Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum lewat 'Business Judgement Rule'

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
BRI Resmikan Gedung Baru Branch Office Kuta, Perkuat Layanan Perbankan di Kawasan Pariwisata Bali

BRI Resmikan Gedung Baru Branch Office Kuta, Perkuat Layanan Perbankan di Kawasan Pariwisata Bali

19/09/2026
Duta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII

Duta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII

18/09/2026
OJK Cabut Izin BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

OJK Cabut Izin BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

18/09/2026
Gubernur Koster Hadiri Serah Terima Lahan dan Hibah Aset Universitas Terbuka kepada Pemprov Bali

Gubernur Koster Hadiri Serah Terima Lahan dan Hibah Aset Universitas Terbuka kepada Pemprov Bali

18/09/2026
Currently Playing
BRI Resmikan Gedung Baru Branch Office Kuta, Perkuat Layanan Perbankan di Kawasan Pariwisata Bali

BRI Resmikan Gedung Baru Branch Office Kuta, Perkuat Layanan Perbankan di Kawasan Pariwisata Bali

19/09/2026
Duta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII

Duta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII

18/09/2026
OJK Cabut Izin BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

OJK Cabut Izin BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

18/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d