• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Nasional

Doa Kumham untuk Negeri

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
01/10/2021
in Nasional
0

166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

JAKARTA, OborDewata.com – Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia di tengah upaya jajaran Kementerian
Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan bakti kepada masyarakat. Bagi Kemenkumham, mengandalkan ikhtiar semata belumlah lengkap tanpa doa. Kondisi ini menggerakkan Kemenkumham untuk menaikkan doa bersama bagi Indonesia pada, Jumat (01/10/2021).

Kegiatan Doa Kumham untuk Negeri dipimpin oleh para pemuka dari perwakilan lima agama yaitu Prof. Nasarudin Umur (Islam), Pdt. Bernard Manik (Kristen), Romo Paulus Andri
Astanto (Katolik), Ida Pinandita KHRT Astono Candra Dana (Hindu), dan Suhu Pushan
(Budha).

Sementara itu, segenap jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia mengikuti dan menaikkan doa secara serentak melalui live streaming.
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan bahwa penting untuk mendoakan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Doa juga dinaikkan bagi pegawai
Kemenkumham agar diberikan kelancaran dan keselamatan, dapat melaksanakan tugas dan pengabdian, serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Doa merupakan senjata spiritual bagi kita, yang tentunya sangat ampuh dalam melindungi diri kita, guna mendukung keberhasilan program yang dicanangkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Sudah banyak upaya yang dilakukan Kemenkumham agar tetap sehat dan produktif di tengah pandemi Covid-19. Kemenkumham mengakomodasi vaksin bagi para pegawai, melakukan swab antigen dan PCR kepada pegawai, penerapan protokol kesehatan yang
ketat, serta pemberian bansos kepada masyarakat dan pegawai terdampak Covid-19.

Menurut Yasonna, kegiatan Doa Kumham untuk Negeri merupakan ikhtiar batin guna
menyempurnakan upaya lahir sudah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini.

“Semoga ikhtiar ini mampu menggerakkan kesadaran bersama untuk terus mendoakan negeri ini, optimis pandemi akan berlalu,” tuturnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto
meyakini segala upaya yang diiringi dengan doa akan membawa kebaikan. Sekjen berharapKemenkumham semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan
Inovatif) dalam menghadapi berbagai dinamika yang ada.

“Doa yang terbaik bagi Kemenkumham, doa yang terbaik bagi negeri kita tercinta Indonesia, teriring harapan kita semua semoga apa yang kita mohonkan bersama dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (DT).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

ARUN Bali Soroti Izin Toko Emas Kohinoor di Sempadan Sungai, Desak APH Periksa Pemkot Denpasar
Nasional

ARUN Bali Ngotot Minta UMP Sejahterakan Buruh, Ini Pertimbangannya

02/08/2026
Gubernur Koster Dorong Gerakan Tanam Mangrove Setiap Bulan, Perkuat Ekosistem Pesisir Bali
Nasional

Gubernur Koster Dorong Gerakan Tanam Mangrove Setiap Bulan, Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

26/07/2026
Pegadaian Bali Nusra Khitan Gratis 145 Anak di Kota Bima
Nasional

Pegadaian Bali Nusra Khitan Gratis 145 Anak di Kota Bima

15/07/2026
BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN di Daerah 3T Lewat VIOLA dan BPJS Keliling
Nasional

BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN di Daerah 3T Lewat VIOLA dan BPJS Keliling

13/07/2026
Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida, Bali Harus Mandiri Energi
Nasional

Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida, Bali Harus Mandiri Energi

10/07/2026
Soroti Kesenjangan Upah, ARUN Bali Dorong Pemerintah Setarakan UMP Bali dengan Jakarta
Nasional

Soroti Kesenjangan Upah, ARUN Bali Dorong Pemerintah Setarakan UMP Bali dengan Jakarta

05/07/2026
Next Post
Hendi Kembangkan Kota Lama Dengan Mulai Bangun Kampung Melayu

Hendi Kembangkan Kota Lama Dengan Mulai Bangun Kampung Melayu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

28/07/2026
Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

09/07/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

07/08/2026
Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

07/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal

Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal

06/08/2026
Currently Playing
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

07/08/2026
Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

07/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

%d