• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Kamis, September 17, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Hukum

Terus Mengalir Ratusan Tanda Tangan Warga Protes Billboard Jumbo di Shortcut Canggu-Tibubeneng Berlanjut

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
13/09/2022
in Hukum
0
Tandatangan surat pernyataan warga terkait protes papan billboard ukuran jumbo yang diminta dibongkar di sepanjang jalan shortcut Canggu-Tibubeneng. (foto: ist)

166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Gubernur Koster Dorong Digitalisasi Pelayanan, Celah Pungli Dipersempit

MGTH Satukan Langkah Menuju Maha Sabha III

BADUNG, OborDewata.com – Protes salah satu warga yang juga pengusaha pariwisata yang menetap di Canggu, Widodo Hariyanto, pada Selasa (6/9/2022) yang menyebutkan Bali adalah pulau yang indah tidak seharusnya di kotori oleh papan papan reklame jumbo di sepanjang jalan shortcut Canggu-Tibubeneng, Kuta Utara, Badung yang hanya menguntungkan satu dua orang, tetapi telah mengotori dan menghilangkan citra Pulau Bali yang indah ternyata tidak mendapat respon aparat penegak hukum (APH). Padahal pemandangan tidak sedap akibat semerawutnya pemasangan papan billboard berukuran jumbo itu, juga mengundang protes warga dan pemilik usaha lain di sekitar kawasan tersebut terus berlanjut. Mereka menuding penataan dan pemasangan billboard ini hanya asal pasang saja, tanpa ada kajian yang pasti. Bahkan, parahnya lagi semua papan billboard tersebut diduga belum ada yang mengantongi ijin alias bodong. Akibat ulah oknum pengusaha nakal yang diduga dibackingi oleh pejabat desa setempat, maka dari itu, warga dan para pengusaha beserta para investor lokal maupun asing di Canggu, Berawa dan Pererenan sekitarnya melayangkan surat resmi kepada Satpol PP Badung untuk segera bisa menertibkan papan billboard ukuran raksasa di Jalan shortcut Canggu-Tibubeneng, Kuta Utara.

“Sudah ada ratusan yang tanda tangan. Rencana Selasa atau Rabu surat yang sudah ditandatangan sama warga semua mau dianter ke Satpol PP,” beber Widodo via pesan WhatsApp, Sabtu (10/9/2022). Warga Desa Berawa, I Komang Kuswandana, SS., yang biasa melintas di jalan Shortcut Canggu-Tibubeneng dan berprofesi di bidang pariwisata, juga ikut menyoroti billboard bodong ini, karena melihat tata desanya telah berubah sembrawut dan macet. Selain itu infrastruktur trotoar jalan dipakai jualan dan motor parkir sembarangan. Bahkan banyak pembangunan menjorok ke sempadan sungai dan reklame liar yang merusak pemandangan alam Desa Tibubeneng menjamur tanpa kajian. “Kami harapkan Pemerintah Daerah Badung berupaya untuk memberikan pasilitas kenyamanan keindahan biar wisatawan asik dan asri di lingkungan kami dan ngak sembrawut. Konsep Tri Hitakarana,” tegasnya, seraya mengatakan pariwisata harusny berwawasan desa wisata, smart tourism living dan tidak seperti kota metropolitan. Apalagi para turis sudah jenuh melihat kota besar, karena mencari alam yang asri. “Itu salah satu tujuan wisatawan ke Canggu dan Berawa, makanya Kuta sudah ditingal ke Canggu dan Berawa. Masak kita mengulagi kesalahan berikutnya?,” sentilnya.

Hal senada secara terpisah, dicetuskan oleh pelaku usaha di Canggu asal Denmark, Peter Rabjerg Rasmussen dari Propertia Bali, karena juga melihat banyak pelanggan yang ingin berinvestasi dan tinggal di Desa Tibubeneng dan harga properti dan tanah melonjak sejak pembatasan Covid-19 dicabut. Sayangnya banyak pelanggan juga akibat pengembangan komersial, polusi suara dan kurangnya infrastruktur mulai menjadi masalah dan bangak yang mencari investasi di daerah lain yang lebih asli. Baru-baru ini pembukaan Atlas disoroti berdampak negatif pada pasar real estat di Berawa dan sangat sedikit pelanggan yang benar-benar ingin berinvestasi di area ini sekarang. Namun Desa Tibubeneng dan Canggu secara keseluruhan merupakan tempat yang sangat diminati oleh orang asing untuk berinvestasi. “Papan reklame dan properti ilegal yang dibangun di jalan pintas yang terkenal adalah sesuatu yang diperhatikan pelanggan kami. Jalan pintas direnovasi selama pandemi oleh inisiatif lokal tetapi sekarang semua orang berpikir itu memalukan bagi Bali dan persepsi pulau yang indah ini adalah bahwa keserakahan dan kurangnya rasa hormat terhadap alam telah mengambil alih di banyak tempat di Bali,” terangnya.

Seperti yang disebutkan, pihaknya masih melihat minat yang besar untuk berinvestasi di Desa Tibubeneng secara keseluruhan. Apalagi Canggu telah menjadi merek global dan sebagian besar berinvestasi di Canggu dan daerah sekitarnya. “Namun Berawa telah menjadi komersial dan meskipun dekat dengan pantai, pelanggan kami cenderung berinvestasi sedikit ke pedalaman untuk menghindari semua kerugian yang tidak menguntungkan berada di kawasan wisata yang sangat ramai,” jelasnya. Karena itulah, Desa Tibubeneng perlu lebih mengontrol pembangunan dan memastikan bahwa Canggu akan tumbuh menjadi kota yang indah di mana penduduk lokal dan asing dapat hidup bersama dalam kemakmuran. “Semua orang menyukai komunitas lokal yang menjadi alasan kami sangat mencintai Bali. Ini masalah mendengarkan satu sama lain dan memiliki dialog yang lebih dekat dan tidak membiarkan keserakahan dan kepentingan egois mengambil alih pulau yang masih indah ini. Belum terlambat tapi waktu hampir habis,” tutupnya. Perlu diketahui sebelumnya, akibat adanya papan billboard berukuran raksasa, para warga dan pelaku usaha merasa sangat terganggu yang baru-baru ini bermunculan di sepanjang jalan shortcut Canggu, tetapi berada di wilayah desa Tibubeneng. Sepanjang jalan 200 meter terdapat lebih dari 10 buah papan reklame raksasa, yang semuanya tidak memiliki ijin.

Mereka mengaku dengan berjejernya papan billboard berukuran raksasa, sudah dipastikan ketika angin kencang membuat resah warga, karena bisa mengancam keselamatan para pengendara mobil, dan motor maupun pejalan kaki yang melintas di sekitar kawasan itu. Papan-papan reklame ini, juga membuat kumuh wajah desa Canggu dan sekitarnya. Apalagi jalan shortcut Canggu-Tibubeneng ini setiap harinya di lalui oleh ribuan turis mancanegara dan dan local. Salah satu warga yang juga pengusaha pariwisata yang menetap di Canggu, Widodo Hariyanto, Selasa (6/9) menyebutkan Bali adalah pulau yang indah tidak seharusnya di kotori oleh papan papan reklame raksasa yang hanya menguntungkan satu dua orang, tetapi telah mengotori dan menghilangkan citra Pulau Bali yang indah. Apalagi ditahun 2022 ini Indonesia menjadi tuan rumah dari G20, dimana akan kedatangan pemimpin pemimpin dunia, seharusnya di lakukan penertiban dan pembenahan. “Kami telah menyampaikan secara lisan keberatan kami kepada Pak Perbekel Desa Tibubeneng baik melalui dialog maupun teguran. Jumlah papan reklame saat ini terus bertambah hingga saat ini menjadi 10 buat tiang. Tiang billboard ini dapat membahayakan pengguna jalan, apabila tiang ini roboh dan menimpa pengguna jalan akan menimbulkan korban jiwa. Seharusnya itu menjadi tugas dan tanggung jawab pemimpin desa yang di pilih masyarakat, adalah untuk menjaga kelestarian dan keindahan desa,” tegasnya.

Bersama warga dan sejumlah pengusaha baik lokal maupun asing, juga melayangkan surat resmi untuk meminta bantuan dan memohon kepada Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung untuk menindak, menertibkan, dan membongkar papan reklame tanpa ijin yang berdiri dan mengotori wajah Desa Tibubeneng yang telah sangat menggangu kenyamanan masyarakat luas. “Surat ini ditanda tangani masyarakat luas yang namanya tertera dan ditandatangani dan juga ada distempel resmi perusahaan,” bebernya. Pihaknya mengakui, banyaknya billboarad berukuran jumbo yang sudah sempat dibersihkan dan ditata di sekitar shortcut tersebut, membuat warga sekitar merasa sangat terganggu. Bahkan menurutnya sebagian para pengusaha yang berinvestasi disana juga merasa dirugikan. Pasalnya, dengan adanya papan billboard tersebut jelas-jelas merusak pemandangan, sebab Canggu dan Tibubeneng yang masuk bagian Kuta Utara basis perekonomian utamanya adalah pariwisata. “Dengan berjejernya papan billboard ukuran raksasa sudah dipastikan menjadi polusi pemandangan. Bahkan berkesan menjadi daerah kumuh, kalau sudah seperti ini siapa yang dirugikan. Kan kita disini basisnya pariwisata dan budaya, kalau pemandangan sudah rusak sudah pasti akan ditinggalkan wisatawan,” bebernya.

Karena itu, Widodo sangat berharap kepada Pemkab Badung dan aparat yang terkait, agar segera meninjau papan billboard ukuran raksasa ini untuk bisa ditertibkan. “Saya harapkan di daerah shotcut Canggu-Tibubeneng tersebut ada penghijauan. Dan saya juga sangat menginginkan semua pembisnis di Canggu dan sekitarnya bisa membangun dengan konsep penghijauan, tanam pohon, buat saluran got yang baik. Jangan hanya mementingkan keuntungan saja tetapi dampak lingkungan kedepan tidak diperhitungkan,” ungkapnya. Tambah Widodo, terkait protes warga terkait papan billboard tersebut, juga pernah ditanggapi dengan melakukan komunikasi dengan Kadis PUPR Badung, IB Surya Suamba. Pihaknya bahkan menyarankan agar semua pengusaha di Canggu maupun di Bali sudah tidak lagi beriklan menggunakan papan billboard yang merusak pemandangan. “Kan bisa dikatakan sudah bukan jamannya lagi, apalagi sekarang jamannya sudah digital yang bisa memanfaatkan Medsos untuk beriklan. Kalau untuk beriklan kenapa kita tidak memanfaatkan digitalisasi di Medsos, jadi kita tidak lagi merusak pemadangan dengan tidak beriklan di papan billboard, itu sudah tidak jamannya lagi beriklan di papan billboard seperti itu,” pungkasnya. Sayangnya sampai berita ini diturunkan, baik Kasatpol PP Badung maupun Perbekel Desa Tibubeneng belum bisa diminta klarifikasi terkait keluhan dan protes warga dan para pengusaha tersebut. tim/sathya/ama

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas CANTVR dan YUDIA, Diduga Bermodus Penipuan Investasi
Ekonomi Bisnis

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan YWWSDC dan RTHAE Terkai Dugaan Ilegal Aset Kripto

31/08/2026
Ketua DPRD Badung Bersama Bupati Sambut Silaturahmi Kajari Badung
Hukum

Ketua DPRD Badung Bersama Bupati Sambut Silaturahmi Kajari Badung

20/08/2026
Menjaga Nilai Kebhinekaan, ARUN Bali Tegaskan Pelaku Rasisme Harus Diproses Hukum
Hukum

Menjaga Nilai Kebhinekaan, ARUN Bali Tegaskan Pelaku Rasisme Harus Diproses Hukum

19/08/2026
Pansus DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, Targetkan Rampung Akhir 2026
Hukum

Pansus DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, Targetkan Rampung Akhir 2026

19/08/2026
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Gubernur Koster Buka Hotline Pengaduan Langsung untuk Masyarakat Bali
Hukum

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Gubernur Koster Buka Hotline Pengaduan Langsung untuk Masyarakat Bali

14/08/2026
Dituntut 7 Bulan Penjara Soal Penyuntikan Lipo Lab, Terdakwa Mutiara Layangkan Pledoi Minta Keringanan
Hukum

Dituntut 7 Bulan Penjara Soal Penyuntikan Lipo Lab, Terdakwa Mutiara Layangkan Pledoi Minta Keringanan

14/08/2026
Next Post
IPSI Bali Gelar Konsolidasi Dengan Perguruan Seluruh Bali

IPSI Bali Gelar Konsolidasi Dengan Perguruan Seluruh Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Dorong Digitalisasi Pelayanan, Celah Pungli Dipersempit

Gubernur Koster Dorong Digitalisasi Pelayanan, Celah Pungli Dipersempit

17/09/2026
MGTH Satukan Langkah Menuju Maha Sabha III

MGTH Satukan Langkah Menuju Maha Sabha III

16/09/2026
Konsep Otomatis

Ketimpangan UMP Mengancam Pariwisata Bali: Arun Bali Peringatkan Potensi Penurunan Kelas Wisatawan

16/09/2026
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

16/09/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Dorong Digitalisasi Pelayanan, Celah Pungli Dipersempit

Gubernur Koster Dorong Digitalisasi Pelayanan, Celah Pungli Dipersempit

17/09/2026
MGTH Satukan Langkah Menuju Maha Sabha III

MGTH Satukan Langkah Menuju Maha Sabha III

16/09/2026
Konsep Otomatis

Ketimpangan UMP Mengancam Pariwisata Bali: Arun Bali Peringatkan Potensi Penurunan Kelas Wisatawan

16/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d