• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Isu Komisi Transportasi Online, Ini Kata Driver di Bali

Astra by Astra
Senin, 30 Juni 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Isu Komisi Transportasi Online, Ini Kata Driver di Bali
Ilustrasi - Isu komisi transportasi online, kembali memanas di tingkat nasional, namun di Bali, sebagian pengemudi justru melihat sisi lain dari kebijakan potongan 20 persen tersebut. Bagi mereka, selama aplikator memberikan dukungan nyata dan konsisten, skema tersebut tetap bisa diterima.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BISNIS, OborDewata.com – Isu komisi transportasi online, kembali memanas di tingkat nasional, namun di Bali, sebagian pengemudi justru melihat sisi lain dari kebijakan potongan 20 persen tersebut.

Bagi mereka, selama aplikator memberikan dukungan nyata dan konsisten, skema tersebut tetap bisa diterima.

Beberapa dukungan itu, antara lain voucher servis kendaraan, subsidi kebutuhan pokok, serta asuransi kecelakaan kerja.

I Gusti Anom Susila, salah satu pengemudi di Denpasar, menyebut bahwa skema yang berlaku selama ini justru membantunya menjaga kestabilan penghasilan.

“Saya tidak terlalu mempermasalahkan soal komisi, karena dari aplikator ada program bantuan, servis motor, bahkan asuransi kalau kenapa-kenapa di jalan. Itu sangat membantu buat driver seperti kami,” katanya.

Menurut Anom, yang justru perlu menjadi perhatian adalah layanan yang tidak memberikan perlindungan sama sekali kepada mitra maupun pelanggan.

“Kalau cuma potong kecil tapi gak ada apa-apa balik ke driver, itu malah lebih berat. Resiko tetap di kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Riset Mendalam di Samsat Badung, Membongkar Akar Masalah Birokrasi Daerah

Pandangan serupa juga I Dewa Gede Suryadharma Setiawan ungkapkan, seorang pengemudi taksi online di Bali.

“Kami juga dapat pelatihan, promo ke pelanggan yang bikin order stabil, sampai perlindungan medis. Kalau aplikator serius, ya potongan itu sebanding dengan apa yang kami dapat,” ujarnya.

Para pengemudi di Bali berharap agar pemerintah dalam mengambil kebijakan bisa mempertimbangkan, bahwa komisi bukan hanya soal potongan, tetapi juga bagaimana aplikator membangun sistem perlindungan dan kesejahteraan mitra. (SHA)

Tags: drivertransportasi online
Previous Post

Antisipasi Libur Panjang, Pertamina Siapkan 7,38 Juta Gas Melon

Next Post

Akselerasi Literasi Keuangan OJK Provinsi Bali Kukuhkan Duta Literasi Keuangan dan Launching Sistem KKN LIK

Next Post
Akselerasi Literasi Keuangan OJK Provinsi Bali Kukuhkan Duta Literasi Keuangan dan Launching Sistem KKN LIK

Akselerasi Literasi Keuangan OJK Provinsi Bali Kukuhkan Duta Literasi Keuangan dan Launching Sistem KKN LIK

[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=PL5Tsb8nnC5-P8mrpfvhq6BXUN-eU39a64&layout=gallery[/embedyt]
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.