Daerah

Pohon Pule Tumbang di Setra Adat Kebon, Bangunan Suci Beji Rusak

888 Views

TABANAN, OborDewata.com – Sebuah pohon pule berukuran besar tumbang di kawasan Setra Adat Kebon, Desa Bajera Utara, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Kejadian tersebut berlangsung pada Senin sore dan mendapat penanganan pada Selasa (20/1/2026).

Pohon berjenis Alstonia scholaris itu memiliki diameter sekitar 1,5 meter dengan ketinggian lebih dari 40 meter. Saat roboh, batang pohon menimpa pelinggih Beji yang berada di sisi utara area setra hingga menyebabkan bangunan suci tersebut roboh.

Kepala Wilayah Banjar Kebon, I Wayan Listiya Mahayana, mengatakan peristiwa itu terjadi saat cuaca hujan disertai angin. Lokasi pohon berada di area kuburan desa sehingga tidak ada warga yang berada di sekitar tempat kejadian.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian kondisi sedang hujan dan tidak ada aktivitas warga di lokasi,” ujarnya.

Walaupun tidak menimbulkan korban, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Pelinggih Beji yang tertimpa pohon dilaporkan mengalami kerusakan total dengan perkiraan kerugian materiil mencapai lebih dari Rp10 juta.

Menurut Listiya Mahayana, tumbangnya pohon pule disebabkan oleh kondisi cuaca buruk serta faktor usia pohon yang sudah tua. Akar pohon dinilai tidak lagi kuat menopang beban batang yang besar.

Proses evakuasi dan pembersihan material pohon dilakukan secara gotong royong oleh aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Personel Polsek Selemadeg turut membantu penanganan di lokasi kejadian.

Kapolsek Selemadeg, AKP I Putu Eka Rai Putra, menyampaikan bahwa petugas menggunakan dua unit mesin senso untuk memotong batang pohon agar mudah diangkut dan dibersihkan.

“Material pohon sudah selesai dibersihkan dan akses jalan di sekitar setra kembali normal. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena potensi hujan dan angin kencang masih tinggi,” katanya. tim/dx