• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Jangan Salah Kaprah, Ini Makna Sugihan Jawa & Bali

Astra by Astra
18/04/2025
in Berita
0
Sebelum Galungan, umat Hindu akan merayakan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali. Lalu apa maknanya dari kedua Sugihan ini.

165
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Kalender Rahinan & Piodalan Hindu Selama Bulan Juli 2026

Roh Leluhur Balik ke Surga Loka, Kuningan Sebelum Jam 12 Siang

BALI, OborDewata.com  – Sebelum Galungan, umat Hindu akan merayakan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali. Lalu apa maknanya dari kedua Sugihan ini. Berikut penjelasan Jero Mangku Ketut Maliarsa.

Berdasarkan perhitungan kalender Bali, akhir bulan April 2025 ini, umat Hindu merayakan hari suci Galungan. Sebelum itu, ada dua hari suci yang menjadi perhatian yaitu hari suci Sugian Jawa yang tepat pada Wrespati Wuku Sungsang, 17 April 2025.

Serta rahina Sukra, Kajeng Kliwon Uwudan, Wuku Sungsang Hari suci Sugihan Bali (18 April 2025). Hari suci Sugihan Jawa dan Sugihan Bali, oleh umat Hindu sebagai hari suci yang sangat tepat untuk melaksanakan ritual dalam rangka penyucian atau pembersihan bhuana agung, alam semesta (makrokosmos).

Serta penyucian alam manusia sendiri atau bhuana alit (mikrokosmos). “Pembersihan atau penyucian bhuana agung dengan cara membersihkan alam dari sampah-sampah, menjaga kelestarian alam dan juga membersihkan palinggih, tempat persembahyangan sehingga tampak bersih dalam rangka akan menghaturkan sesaji,” jelasnya.

Pada saat itu, juga datangnya hari besar kemenangan dharma pada hari suci Galungan. “Hari suci Sugihan Bali untuk membersihkan bhuwana alit alam manusia itu sendiri, atau mikrokosmos. Sehingga tumbuh kesucian lahir dan batin,” tegas pemangku asal Bon Dalem ini.

Secara filosofi, menurut Lontar Sundarigama bahwa kata ‘Sugihan’ dari kata Sugi yang artinya penyucian atau pembersihan dan mendapat sufiks – an artinya membuat jadi. Yang berarti membuat jadi bersih atau suci,baik bhuwana agung,maupun bhuana alitnya.

“Kata Jawa, pada Sugihan Jawa beranalogi dengan jaba yang artinya luar yaitu alam semesta. Kata Bali berarti kembali ke dalam diri sendiri alam manusia itu sendiri,” jelas pemangku Pura Campuhan Windhu Segara ini.

Sehubungan dengan itu, kedua alam ini harus bersih. Pembersihan alam manusia dengan penyucian semisal prosesi malukat pada air campuhan, mata air, mandi di pantai atau malukat dengan kelungah nyuh gading.

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah membersihkan hal-hal negatif dalam pikiran, dengan jalan menerapkan ajaran kebenaran (ajaran agama),” tegasnya. Hal seperti ini akan mewujudkan kesucian lahir batin para umat Hindu sendiri.

Di samping itu, bahwa kedua hari suci ini jangan salah penafsiran. Misalnya Sugihan Jawa adalah hari suci umat Hindu yang berasal dari Jawa. Sugihan Bali adalah hari sucinya umat Hindu asli Bali.

“Hal ini dulu salah kaprah, sedangkan yang benar bahwa kedua hari suci Sugihan ini harus terlaksana oleh umat Hindu di manapun, karena berkaitan dengan dualita dalam kehidupan umat manusia,yaitu makrokosmos dan mikrokosmos.

“Berkaitan dengan itu, landasan pemikiran kita sebagai umat Hindu di Bali harus sudah berubah karena eksistensi kedua alam ini tidak dapat terpisahkan atau lepas dalam kehidupan sebagai umat manusia,” tegasnya.

Dengan pembersihan kedua alam ini, maka akan berimplikasi pada pencapaian kemenangan dharma melawan adharma pada puncak hari suci Galungan.

Menurut keyakinan umat Hindu, bahwa kemenangan dharma akan terwujud jika para umat Hindu melaksanakan penyucian diri dan penerapan ajaran kebenaran dengan konsisten.

Sehingga akan mewujudkan kebersihan lahir dan batin, serta ini juga akan berpengaruh terhadap kebersihan alam semesta sehingga terwujudlah keharmonisan, ketenteraman dan kesejahteraan hidup.

Kesimpulannya, bahwa hari Suci Sugihan Jawa dan Sugihan Bali adalah wujud umat Hindu untuk pembersihan bhuwana agung dan bhuana alit. Dan kedua hari suci ini wajib untuk mencapai keseimbangan alam semesta dan alam manusia itu sendiri.

Sehingga memunculkan apa yang sesuai dengan tujuan hidup umat Hindu. Yakni Mokshartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma mencapai kebahagian lahir dan batin. Baik di atas dunia maupun di akhirat berdasarkan kebenaran. (SHA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: galunganhinduSugihan BaliSugihan Jawa
spot_img
Astra

Astra

Related Posts

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD
Berita

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD

20/08/2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka
Berita

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah
Berita

Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah

13/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama
Berita

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Bakar Kandang Sapi Camer, karena Hubungannya Tak Direstui
Berita

Kebakaran Rumah 2 Lantai di Seririt Diduga Akibat Gas Bocor

02/08/2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan
Berita

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

28/07/2026
Next Post
Wayan Wardini Rugi Rp50 Juta Dijambret, Maling Meresahkan

Wayan Wardini Rugi Rp50 Juta Dijambret, Maling Meresahkan

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Sarjana Menganggur: Kebijakan apa yang dibutuhkan

29/08/2026
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini Soroti Kesenjangan Akses Modal UMKM Ekraf di Bali

Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini Soroti Kesenjangan Akses Modal UMKM Ekraf di Bali

29/08/2026
Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas Volkswagen, Pariwisata dan Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas Volkswagen, Pariwisata dan Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

29/08/2026
Anniversary ke-35, Bali Volkswagen Division Gelar “Lost in Paradise” Getarkan Tanah Lot

Anniversary ke-35, Bali Volkswagen Division Gelar “Lost in Paradise” Getarkan Tanah Lot

29/08/2026
Currently Playing
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Sarjana Menganggur: Kebijakan apa yang dibutuhkan

29/08/2026
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini Soroti Kesenjangan Akses Modal UMKM Ekraf di Bali

Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini Soroti Kesenjangan Akses Modal UMKM Ekraf di Bali

29/08/2026
Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas Volkswagen, Pariwisata dan Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas Volkswagen, Pariwisata dan Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

29/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d