• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Garuda Indonesia Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan Untuk Nataru

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
Sabtu, 7 Desember 2024
in Berita
0
Garuda Indonesia Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan Untuk Nataru
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com — Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bersama dengan anak usaha, Citilink persiapkan layanan penerbangan tersebut dihadirkan melalui ketersediaan kursi penerbangan sedikitnya 1,4 juta kursi penerbangan, yang terdiri penerbangan Garuda Indonesia sebanyak 741.514 kursi penerbangan dan Citilink yakni 717.560 kursi penerbangan.

Layanan ini diberikan ke masyarakat jelang periode peak season libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang diproyeksikan akan berlangsung mulai 19 Desember 2024 sampai dengan 3 Januari 2025 mendatang. Dari total kursi yang disediakan oleh Garuda Indonesia, 534.260 kursi diperuntukan penerbangan domestik dan 207.254 kursi diperuntukan penerbangan internasional.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan menyampaikan ditengah animo masyarakat dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru serta implementasi kebijakan penurunan harga tiket rute domestik.

“Upaya optimalisasi ketersediaan kapasitas produksi tersebut menjadi langkah berkelanjutan Garuda Indonesia dalam memenuhi kebutuhan layanan penerbangan dengan harga yang terjangkau,” ungkap, Wamildan, Sabtu 7 Desember 2024.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi udara dengan harga terjangkau, utamanya di tengah persiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru nanti. Oleh karena itu, kami memastikan kebijakan penurunan harga tiket penerbangan domestik mulai diimplementasikan pada periode 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wow! Jumlah Kasus HIV/AIDS di Bali Didominasi Laki-laki

Sesuai dengan kebijakan penurunan harga tiket yang telah disampaikan Kementerian Perhubungan RI, diproyeksikan penurunan harga tiket akan mencapai 10 persen dimana sebagian berasal dari komponen penunjang harga tiket.  Komponen tersebut diantaranya adalah fuel surcharge, PJP2U dan PJP4U, serta penyesuaian avtur di sejumlah bandara. Kebijakan penurunan harga tiket ini merupakan bentuk kolaborasi dan soliditas yang terjalin dengan sangat baik antar seluruh stakeholder seperti Injourney, Angkasa Pura Indonesia hingga Pertamina guna menurunkan harga tiket pesawat pada periode libur akhir tahun.

“Penurunan harga tiket ini juga telah memperhitungkan secara seksama dengan memperhatikan proyeksi pertumbuhan penumpang pada libur akhir tahun. Dengan demikian, diberlakukannya penurunan harga tiket ini, kami optimis volume penumpang akan tumbuh positif yang tentunya akan berdampak langsung terhadap kinerja pendapatan Garuda Indonesia”, bebernya.

“Garuda Indonesia pada periode peak season di tahun ini turut mencatatkan kenaikan dari sisi kapasitas produksi yang disediakan yakni sebesar 17 persen. Pada tahun lalu di periode peak season libur Nataru 2023/2024, total kursi yang disediakan yakni 634.528 kursi, sedangkan di tahun ini meningkat mencapai 741 ribu kursi sejalan dengan komitmen penguatan alat produksi yang direncanakan di tahun 2024 ini,” paparnya.

Baca Juga :  Monitoring MPLS TK dan SD di Tabanan, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Sosialisasikan 7 Kebiasaan Hebat Anak Indonesia

Berbagai kesiapan terus dilakukan guna memastikan kebutuhan aksesibilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat terpenuhi secara optimal, termasuk penyiapan penerbangan tambahan (extra flight) di Garuda Indonesia hingga 316 penerbangan pada rute-rute dengan permintaan tinggi di antaranya yaitu, seperti Denpasar, Lombok, Medan (Kualanamu), Surabaya, Semarang, Singapura. Di sisi lain, Citilink turut menghadirkan penerbangan tambahan selama periode libur Nataru sebanyak 210 penerbangan tambahan (extra flight) dengan fokus rute-rute unggulan, di antaranya Denpasar, Medan (Kualanamu), Lombok, dan Solo.

Lebih lanjut, selama periode peak season akhir tahun berlangsung, Garuda Indonesia Group memproyeksikan dapat mengoperasikan sedikitnya 8.199 frekuensi penerbangan yang didukung oleh kesiapan armada sebanyak 94 armada yaitu 58 armada dari Garuda Indonesia dan 35 armada dari Citilink. Angka ini tentunya akan terus bergerak dinamis seiring dengan tren perjalanan masyarakat nantinya, khususnya yang memilih moda transportasi udara sebagai pilihan dalam mobilitas mereka ke destinasi tujuan.

Baca Juga :  Sambangi Puri Mengwi, Koster Disambut Pekikan Lantang "Maju Terus"

Dalam rangka memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa di tengah meningkatnya aktivitas penerbangan tersebut, Garuda Indonesia Group turut memperkuat kesiapan operasional dan layanan penerbangan secara menyeluruh.

Adapun kesiapan tersebut dilakukan mulai dari koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan, tinjauan dan evaluasi di touch points penumpang, persiapan dan perawatan menyeluruh armada, pemenuhan standar pelayanan termasuk mitigasi atas potensi penerbangan irregularities sesuai regulasi yang berlaku, infrastruktur penunjang baik dari sistem teknologi informasi, aktivasi posko nataru.

“Beragam persiapan yang dilakukan Garuda Indonesia Group merupakan wujud komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan penerbangan terbaik, termasuk dalam memastikan perjalanan masyarakat dilakukan sebaik mungking. Oleh karena itu, baik Garuda Indonesia maupun Citilink secara konsisten terus memberikan edukasi melalui media sosial dan kanal informasi lainnya mengenai persiapan yang diperlukan untuk memastikan kelancaran penerbangan masyarakat di libur akhir tahun nanti,” tutupnya. ay/dx

Previous Post

Margriet Megawe Pelaku Pembunuhan Sekaligus Ibu Angkat Engeline Meninggal

Next Post

Hindari Terjangan Sampah di Tukad Mati, Puspa Negara Solusikan Penambahan Trash Rack

Next Post
Hindari Terjangan Sampah di Tukad Mati, Puspa Negara Solusikan Penambahan Trash Rack

Hindari Terjangan Sampah di Tukad Mati, Puspa Negara Solusikan Penambahan Trash Rack

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.