• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Fenomena Kemunculan Ulat Tahi Bintang Meskipun Menggelikan Miliki Peran Ekosistem yang Penting

Obor Dewata by Obor Dewata
Rabu, 19 Maret 2025
in Berita
0
Fenomena Kemunculan Ulat Tahi Bintang Meskipun Menggelikan Miliki Peran Ekosistem yang Penting
ket foto: Ulat Tahi Bintang.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BULELENG, OborDewata.com – Oxidus gracilis atau Ulat Tahi Bintang belakangan terakhir kerap muncul di pekarangan rumah warga. Salah satunya yang terlihat di seputaran Pura kerta kawat yang ada di Banjar Banyu Poh,Kecamatan Gerogak,Buleleng.

Dari pantauan, Ulat Tahi Bintang ini kerap muncul dibawah tanaman bertanah gembur bahkan menyebar di seputar lantai anak tangga dan tembok. Fenomena ini tentu saja membuat warga yang melihat merasa terganggu dan menimbulkan perasaan tidak nyaman. mengingat jumlah ulat yang muncul cukup banyak dan cenderung bergerombol. Selain itu warga khawatir jika ulat-ulat tersebut dapat masuk ke dalam rumah-rumah warga dan bahkan mencemari makanan, berpotensi membawa dampak buruk terhadap kesehatan warga.

Ulat Tahi Bintang merupakan ulat tanah atau ulat kaki seribu ini memiliki bentuk bulat memanjang, tubuh berwarna hitam dengan garis berwarna kuning keperakan mengelilinginya. Meski memiliki banyak kaki, ulat ini tidak berbulu.Menurut beberapa warga,sentuhan dengan ulat seribu ini tidak menyebabkan gatal,tetapi cukup membuat perasaan jijik.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Badung Gelar Raker, Evaluasi Penggunaan Anggaran 2025

Walaupun penampilannya menggelikan dan menyeramkan bagi sebagian orang, namun Tahi Bintang memiliki peran ekosistem yang sangat penting. Tahi Bintang berfungsi sebagai pengurai, membantu dalam proses dekomposisi bahan organik seperti daun dan sisa-sisa tanaman lainnya.

Dengan cara tersebut, Tahi Bintang berperan pada siklus nutrisi di ekosistem, memperbaiki kesuburan tanah, dan mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu, tahi bintang juga menjadi sumber makanan bagi berbagai predator, seperti burung dan mamalia kecil.

Walaupun tidak berbahaya bagi manusia, namun keberadaan Tahi bintang di lingkungan kita perlu dijaga. Tahi bintang tidak hanya membantu menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap makhluk, tidak peduli seberapa kecil atau menjijikannya, memiliki peran dan kontribusi yang penting.

Tahi bintang adalah kelompok hewan laut yang memiliki persebaran yang sangat luas di berbagai belahan dunia. Tahi bintang bisa ditemukan di berbagai habitat, mulai dari perairan dingin di Eropa hingga perairan hangat di Afrika dan Amerika Selatan. ar/sathya

Baca Juga :  Tumbuhkan Jiwa Nasional, RS Puri Raharja Bernuasa Merah Putih
Previous Post

Ini Batas Tanggal Pembayaran THR Nyepi dan Idul Fitri Perusahaan Untuk Pekerja

Next Post

Koster Sebut Pembangunan Tol Gilimanuk Mengwi Tetap Lanjut Usai Bertemu Menteri PU

Next Post
Koster Sebut Pembangunan Tol Gilimanuk Mengwi Tetap Lanjut Usai Bertemu Menteri PU

Koster Sebut Pembangunan Tol Gilimanuk Mengwi Tetap Lanjut Usai Bertemu Menteri PU

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.