• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Wagub Cok Ace Buka Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad

Obor Dewata by Obor Dewata
Selasa, 22 Agustus 2023
in Berita
0
Wagub Cok Ace Buka Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad
pembukaan pameran multimedia karya salah satu maestro seni lukis I Gusti Nyoman Lempad.
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BADUNG, OborDewata.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka pameran multimedia karya salah satu maestro seni lukis I Gusti Nyoman Lempad yang diselenggarakan di Ruang Artspace Bali Collection Nusa Dua, Sabtu (15/7/2023). Pameran yang akan berlangsung hingga 9 Agustus 2023 itu mengusung tema “Darkness is White”. Tak hanya menampilkan karya Lempad berupa lukisan, pengunjung juga bisa menyaksikan karya berupa topeng hingga arsitektur. Sesuai dengan tema yang diusung, untuk menikmati karya yang dipamerkan, pengunjung diajak mengikuti cahaya dalam gelap hingga tiba di beberapa bilik cukup terang.

Wagub Cok Ace dalam sambutannya mengapresiasi dan menyampaikan selamat kepada panitia khususnya keluarga besar I Gusti Nyoman Lempad atas terselenggaranya pameran ini. Ia berharap, kegiatan ini tak hanya memberi inspirasi bagi seniman tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. “Dengan menyaksikan karya-karya Pak Man Lempad, kita selami makna dari goresan tangan sang maestro,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Terima Penghargaan UHC Dari BPJS Kesehatan.

Bagi Cok Ace, Lempad adalah sosok seniman istimewa yang memiliki kedekatan dengan Puri Ubud. Kendati lahir di Bedulu, Lempad menghabiskan sebagian besar waktunya di Puri Ubud. “Beliau masuk ke Puri Ubud pada tahun 1962 dan tinggal di sana. Bahkan beliau menempati tempat khusus yang dinamai Bale Murda,” terangnya. Karena itu, Wagub Cok Ace sangat mengenal sosok Lempad yang dikenalnya sebagai seniman multi talenta. Bukan semata menguasai seni lukis, Lempad juga disebutnya sebagai sangging dan undagi.

Sebagai sangging, Lempad banyak menciptakan karya berupa barong dan rangda. Diungkapkan olehnya, puluhan barong dan rangda karya Lempad hingga kini masih tersimpan dengan baik. Bahkan, ada satu badan barong yang dipertahankan karena permintaan Wagub Cok Ace. “Biasanya saat barong diperbaiki, hanya topengnya dipertahankan. Bagian badannya dipralina. Tapi ada satu yang saya minta dipertahankan yaitu yang berstana di Pura Batur Sari, itu dibuat tahun 70an,” cetusnya. Ia ingin menjadikan karya Lempad sebagai dokumen yang bisa dijadikan acuan yang tepat dalam pembuatan barong. “Kalau Pak Man Lempad yang membuat, pasti perhitungannya sudah tepat. Jadi harus kita jaga,” tandasnya.

Baca Juga :  Kapolda Bali Pimpin Anev Bulanan Polda Bali dan Jajaran

Selain menguasai bidang sangging, Lempad juga dikenalnya memiliki keahlian di bidang perundagian. “Bangunan Puri Ubud itu sepenuhnya karya arsitektur beliau dan masih ada bagian yang dipertahankan hingga saat ini. Satu hal yang saya kagumi adalah keberanian beliau dalam mengembangkan konsep dalam pembuatan paduraksa. Yang umum beratap satu, tapi beliau berani membuat bertumpang. Itu butuh keahlian,” paparnya

Yang paling membekas dalam ingatan Wagub Cok Ace adalah kemampuan dan penguasaan Lempad dalam seni lukis. Saat remaja, ia sering menyaksikan Lempad ketika melukis. “Saya biasanya mendampingi beliau dan membantu mengamplas. Tema lukisan beliau banyak mengangkat tema wayang, cerita Ramayana dan Mahabarata,” tuturnya. Salah satu yang ia kagumi dari sosok sang maestro adalah beliau tak pernah mengatakan kata ‘selesai’ untuk karya yang digarap. “Ketika saya tanya, Pak Man Lempad selalu menjawab bahwa karya beliau belum selesai. Yang selalu dikatakan, karyanya akan selesai kalau beliau telah tiada. Bagi beliau, melukis ibarat yadnya yang tak akan berhenti sebelum manusia mati,” urainya. Menurutnya, prinsip itu juga tertuang dalam lukisan Lempad berupa ketajaman garis yang tak terputus. “Ini dapat diartikan sebagai filsafat yadnya yang tak pernah terputus. Itu pelajaran berharga di balik karya beliau,” tambahnya sembari mengajak generasi muda meneladani sosok Sang Maestro.

Baca Juga :  Klungkung Terima Penghargaan Dari Direktorat Jendral Pembendaharan Provinsi Bali

Pembukaan Pameran Multimedia Karya Maestro I Gusti Nyoman Lempad ditandai dengan pemukulan gong oleh Wagub Cok Ace. Pembukaan pameran juga dihadiri Panglingsir Puri Ubud Tjokorda Gde Putra Sukawati yang juga selaku pemilik Museum Ratna Wartha Ubud. Selain itu, hadir pula keluarga besar I Gusti Nyoman Lempad dan para kolektor lukisan dari dalam dan luar negeri. rl/sathya

Previous Post

Rapimprov KADIN Bali Fokus Bantu Pemprov Bali Kuatkan Ekonomi di Luar Sektor Pariwisata.

Next Post

Family Gathering BPR Kanti, Komitmen Majukan Dunia Pendidikan di Bali

Related Posts

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan
Berita

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Chiming Bells and Happy Tears: Ni Putu Eka Gita Kirani Steps Into Married Life

Senin, 27 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan

Senin, 27 Juli 2026
Konsep Otomatis
Berita

Lansia 70 Tahun Hilang di Bangli, Pencarian Sekala dan Niskala

Kamis, 23 Juli 2026
Pisah Sambut Camat Kuta, Dihadiri Ketua DPRD Badung dan Anggota DPRD Badung Dapil Kuta
Berita

Pisah Sambut Camat Kuta, Dihadiri Ketua DPRD Badung dan Anggota DPRD Badung Dapil Kuta

Selasa, 28 Juli 2026
Kasus HIV/AIDS di Klungkung Melonjak, Didominasi Kelompok Usia Muda
Berita

Darurat HIV/AIDS di Indonesia, Kini Makin Membidik Pelajar

Rabu, 22 Juli 2026
Next Post
Family Gathering BPR Kanti, Komitmen Majukan Dunia Pendidikan di Bali

Family Gathering BPR Kanti, Komitmen Majukan Dunia Pendidikan di Bali

  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com