• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Cegah Pilih Berobat ke Luar Negeri, RS Premier Bintaro Miliki Layanan Super Berkualitas Bersertifikasi Internasional

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
Kamis, 6 Oktober 2022
in Berita
0
RS Premier Bintaro Gelar Disphoria: Diskusi Seni dan Olahraga. (foto: tra)

72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Lebih kurang 2 juta masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri tiap tahun. Angka tersebut dilontarkan Presiden RI, Joko Widodo saat peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Bali International Hospital di Sanur, Bali, beberapa waktu lalu. Jika dikalkulasikan, Indonesia kehilangan hampir Rp100 triliun karena hal tersebut.

“Setiap tahun ada kurang lebih 2 juta masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan, baik itu ke Singapura, baik itu ke Malaysia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika dan tempat-tempat lainnya. Kita kehilangan Rp97 triliun rupiah karena itu,” ungkap Presiden Jokowi.

Fakta tersebut dinilai sebagai sesuatu yang patut disayangkan oleh CEO RS Premier Bintaro, dr. Martha M.L Siahaan, M.HKes., MARS. ketika ditemui dalam acara Disphoria: Diskusi Seni dan Olahraga yang digelar RS Premier Bintaro bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali dan Universitas Bali Internasional (UNBI) di Denpasar, Rabu (5/10). dr. Martha mengatakan para dokter dan rumah sakit di dalam negeri sejatinya tidak kalah berkualitas dari layanan kesehatan di luar negeri.

“Rp97 triliun rupiah lari ke luar negeri, sakitnya tuh di sini. Faktanya masyarakat kita di Indonesia lebih percaya layanan kesehatan di luar negeri dibandingkan di dalam negeri sendiri. Padahal sejatinya kita sama sekali tidak kalah dari segi kualitas pelayanan, baik dokter maupun peralatan medis penunjang lainnya. Rp97 triliun rupiah lari ke luar negeri ini merupakan pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana caranya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit di dalam negeri,” ungkap dr. Martha.

BacaJuga

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Salah satu di antaranya adalah 7 rumah sakit swasta jejaring Ramsay Sime Darby Health Care yang tersebar di 3 negara Asia, yakni 3 di Indonesia, 3 di Malaysia, dan 1 di Hongkong. Khusus di Indonesia, rs dimaksud terdiri atas RS Premier Bintaro, RS Premier Jatinegara, dan RS Premier Surabaya. RS Premier Bintaro, RS Premier Jatinegara, dan RS Premier Surabaya memiliki layanan super berkualitas ditopang oleh tenaga medis dan teknologi pengobatan bersertifikasi internasional.

“Mother board kami ada di Australia. Pertama kali mereka akuisisi rumah sakit lama di Jakarta dan sekarang menjadi RS Premier Jatinegara. Setelah itu, founder hospital group kami membangun rumah sakit secara bersamaan di Surabaya dan Bintaro. Jika pertanyaannya apakah akan memperluas di Indonesia sehingga tak hanya 3 rumah sakit, memang sekarang sedang diagendakan dan ingin sekali punya sister company di Bali. Seperti kita tahu Bali adalah pintu masuk orang-orang asing ke Indonesia. Kita sedang berpikir bahwa one day kita akan punya adik dari 3 rumah sakit sebelumnya di Bali. Dengan kehadiran kami yang bersertifikasi internasional di Indonesia, tidak ada alasan untuk berobat ke luar negeri,” ucap dr. Martha.

dr. Martha dan RS Premier Bintaro hadir di Bali serangkaian Disphoria alias Diskusi Seni dan Olahraga yang didedikasikan untuk atlet, pelatih, dan tim kesehatan olahraga. Disphoria yang diselenggarakan di Dharma Negara Alaya (DNA Art and Creative Hub Denpasar) menampilkan talkshow kesehatan, pertunjukkan seni bela diri, pantomime, workshop, dan band akustik. Talkshow dengan topik “Sport Injury Management Update” oleh dr. Septo Adji H., Sp.OT dan dr. Taufan Favian Reyhan, Sp.KO. Sementara sport workshop “Penanganan Cedera pada Atlet” disajikan oleh dr. Taufan Favian Reyhan, Sp.KO. dan dr. Chikih, MKK. DMA. Terakhir, “Penanganan Tapping untuk Cedera Olahraga” dipaparkan oleh I Made Dhita Prianthara, S.Ft., M.Fis., Ftr.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengungkapkan, seluruh kegiatan olahraga memiliki risiko termasuk catur, e-sport (games) karena olahraga tersebut bisa memberikan efek tegang sehingga jari tangan bisa cedera, mata juga bisa cedera karena pantulan layar handphone saat bermain games.

Begitu juga telinga saat bermain games karena volume suara games kerap ditinggikan. Bahkan cedera psikis karena games memberi dampak terhadap emosi dan perasaan sehingga tumbuh kembang anak bisa terganggu. Anak menjadi lupa makan, mandi, tidak hanya lupa belajar.

Menurutnya, Indonesia perlu adanya sport clinic center untuk memitigasi risiko – risiko cedera saat berolahraga. Apalagi Bali yang merupakan tempat bermukimnya banyak turis asing, gaya hidup sehat seperti olahraga telah menjadi kebutuhan.

Mengingat risiko – risiko cedera olaharga tak dapat dihindari tersebut sehingga perlu layanan cepat dalam penanganannya. Sementara pusat layanan cedera saat berolahraga tak banyak di Indonesia.

“Mungkin ada tapi belum dikemas center of excellent, brandingnya belum agresif Bali harus berpikir membuat sport clinic center karena banyak kegiatab olahraga baik di dalam negeri maupun luar negeri ada di Bali dan sekitarnya, seperti Mandalika dan Bali harus mengemas dengan layanan yang keren,” ujarnya.

Sedangkan cedera olahraga yang kerap terjadi adalah cedera tulang belakang. “Banyak kasus cedera tulang belakang bukan hanya karena olahrga tapi juga kebiasaan berjalan, duduk yang tidak bagus membuat tulang belakang cedera,” ujarnya.

Cedera ini berkaitan dengan saraf sehingga dalam penanganannya perlu kehati – hatian dan kecermatan. Sumber Daya Manusia yaitu dokter bedah tulang belakang harus menghitung secara manual berapa mur yang mesti ditanam dalam tulang belakang dan posisi peletakannya juga harus dicermati.

Operasi tersebut membutuhkan 8 jam. Namun kini telah berkembang teknologi robot yang menggunakan Artificial Intelegence (AI) untuk melakukan operasi bedah tulang belakang sehingga waktu yang diperlukan lebih efisien yaitu 2 jam. “Dokter tinggal menginput data ke robot dan robot dapat mulai melakukan bedah dengan tingkat akurasi di atas 90%,” ungkapnya. uya/sathya

Related Posts

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan
Berita

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Chiming Bells and Happy Tears: Ni Putu Eka Gita Kirani Steps Into Married Life

Senin, 27 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan

Senin, 27 Juli 2026
Konsep Otomatis
Berita

Lansia 70 Tahun Hilang di Bangli, Pencarian Sekala dan Niskala

Kamis, 23 Juli 2026
Pisah Sambut Camat Kuta, Dihadiri Ketua DPRD Badung dan Anggota DPRD Badung Dapil Kuta
Berita

Pisah Sambut Camat Kuta, Dihadiri Ketua DPRD Badung dan Anggota DPRD Badung Dapil Kuta

Selasa, 28 Juli 2026
Kasus HIV/AIDS di Klungkung Melonjak, Didominasi Kelompok Usia Muda
Berita

Darurat HIV/AIDS di Indonesia, Kini Makin Membidik Pelajar

Rabu, 22 Juli 2026
Next Post
Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat, RSUD Wangaya Tambah Bed di IGD

Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat, RSUD Wangaya Tambah Bed di IGD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Massa di Baturiti, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Penganiayaan

Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Massa di Baturiti, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Penganiayaan

Selasa, 28 Juli 2026
Bupati Tabanan Salurkan Bantuan Beras PPKM Untuk Masyarakat – 2021

Bupati Tabanan Salurkan Bantuan Beras PPKM Untuk Masyarakat – 2021

Rabu, 28 Juli 2021
Pemilik Usaha Pembuang Limbah Cemari Sungai di Denpasar Disanksi Denda Rp. 2,5 Juta

Pemilik Usaha Pembuang Limbah Cemari Sungai di Denpasar Disanksi Denda Rp. 2,5 Juta

Rabu, 13 April 2022
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Selasa, 28 Juli 2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan

Chiming Bells and Happy Tears: Ni Putu Eka Gita Kirani Steps Into Married Life

Senin, 27 Juli 2026
Currently Playing
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Selasa, 28 Juli 2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com