• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Kisruh Tambang Nikel di Raja Ampat Papua, Kini Resmi Dihentikan

Astra by Astra
Kamis, 12 Juni 2025
in Berita
0
Kisruh Tambang Nikel di Raja Ampat Papua, Kini Resmi Dihentikan
Ilustrasi - PT GAG Nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya berhenti sementara, sebagai bentuk penghormatan terhadap keputusan pemerintah pusat.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NASIONAL, OborDewata.com – PT GAG Nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya berhenti sementara, sebagai bentuk penghormatan terhadap keputusan pemerintah pusat.

Sebanyak 900 pekerja kini tidak lagi melakukan aktivitas di area konsesi tambang nikel.
Pemerintah juga mencabut izin usaha pertambangan (IUP) nikel, untuk empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

Keputusan pencabutan tersebut oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Yang kita cabut adalah PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Kawei Sejahtera Mining. Ini yang kita cabut,” kata Bahlil.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar tersebut, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pemerintah mencabut empat izin pertambangan tersebut.

Pertama berdasarkan laporan Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq dan juga hasil peninjauan lapangan.

“Secara lingkungan atas apa yang Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sampaikan kepada kami itu melanggar. Yang kedua adalah kita juga turun mengecek di lapangan kawasan-kawasan ini menurut kami harus kita lindungi dengan tetap memerhatikan biota laut dan konservasi,” katanya.

Baca Juga :  Libatkan 23 Desa Adat, Tanah Lot Art & Food Festival ke-5 Tahun 2024 Resmi Dibuka

Menurut Bahlil meskipun masih bisa debat, mengenai IUP tersebut di berikan sebelum penetapan kawasan geopark.

Namun Presiden memberikan perhatian khusus untuk menjadikan dan menjaga Raja Ampat tetap menjadi wisata dunia.

“Jadi ditanya apa alasannya, alasannya adalah pertama memang secara lingkungan. Yang kedua adalah memang secara teknis setelah kami melihat ini sebagian masuk di kawasan Geopark. Dan ketiga keputusan ratas dengan mempertimbangkan masukan dari pemerintah daerah dan juga adalah melihat dari tokoh-tokoh masyarakat yang saya kunjungi,” kata Bahlil.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, menegaskan bahwa pencabutan empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel di Raja Ampat oleh pemerintah, bukan berarti menghapus tanggung jawab perusahaan terhadap dampak lingkungan yang telah timbul.

Ia menegaskan, perusahaan-perusahaan yang telah tercabut izin operasionalnya, tetap memiliki kewajiban untuk melakukan pemulihan lingkungan secara menyeluruh.

“Nah saya pikir ketika dia (IUP) di cabut, tentunya kepada perusahaan-perusahaan yang di cabut IUP-nya tersebut, dia tetap harus ada kewajiban untuk melakukan pemulihan,” kata Bambang.

Baca Juga :  Kapolri: Ada 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Menurut politikus Partai Golkar ini, tidak boleh ada praktik lepas tangan setelah izin pertambangan di cabut.

Ia menegaskan, bahwa perusahaan tidak boleh sekadar meninggalkan lokasi tambang begitu saja tanpa melakukan rehabilitasi terhadap kerusakan yang sudah terjadi.

“Tidak hanya semata-mata di cabut, kemudian kabur gitu. Tetapi dia harus melakukan pemulihan. Bagaimana kawasan-kawasan yang sudah terbuka itu untuk segera di hijaukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang mengingatkan bahwa jika terdapat kerusakan lingkungan lain yang oleh kegiatan tambang, maka perusahaan juga bertanggung jawab untuk melakukan restorasi secara menyeluruh.

“Kemudian jika ada dampak-dampak negatif kepada lingkungan lain, misalkan dari laporan yang di sampaikan tim Lingkungan Hidup, ada dam yang jebol dan sebagainya, itu di restorasilah, di perbaiki. Kemudian alam di perbaiki sehingga bisa cepat pulih,” ujarnya.

Terkait pencabutan 4 IUP tambang nikel itu, Bambang menilai hal tersebut telah melalui proses sesuai regulasi yang berlaku, dan merupakan bentuk respon cepat atas polemik yang muncul di masyarakat.

Baca Juga :  De Gadjah: Kasus Dugaan Intimidasi Bukan Main-main Intruksikan Tim Hukum Lanjut Lapor ke Bawaslu Pusat

“Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah yang sudah melakukan tahapan-tahapan sesuai regulasi yang berlaku, dan kemudian mengambil keputusan yang cepat, serta memperhatikan situasi yang ada,” ucapnya.

Ia menambahkan, keputusan tersebut tidak secara tiba-tiba, melainkan merupakan bagian dari proses yang telah sejak awal tahun ini.

“Saya yakin bahwa hal-hal yang di ambil ini merupakan langkah-langkah yang sudah di jelaskan tadi oleh pemerintah, bahwa ini sesuai dengan rencana yang memang sudah di implementasikan sejak Januari kemarin,” kata dia. (SHA)

Tags: nikelPAPUARaja Ampattambang
Previous Post

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Laksanakan Sosialisasi 6 SPM Posyandu Untuk Masyarakat Tabanan

Next Post

Bocah 9 Tahun Tewas di Tambak Udang karena Tenggelam

Next Post
Bocah 9 Tahun Tewas di Tambak Udang karena Tenggelam

Bocah 9 Tahun Tewas di Tambak Udang karena Tenggelam

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.