DENPASAR, Obordewata.com – Kelalaian dalam hitungan menit kembali memicu bencana besar, yang mematikan mata pencaharian!
Kawasan padat penduduk di Jalan Eko Wisata Gang Damai, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, mendadak mencekam pada Senin (8/6) siang sekitar pukul 12.20 WITA.

Akibat terpicu aktivitas di dapur, tiga bangunan berdempetan ludes jadi arang jadi santapan si jago merah!
Petaka ini bermula, saat seorang saksi bernama Endang sedang menggoreng tahu menggunakan tungku kayu bakar di dapur warung bakso milik Dani Siswanto.
Entah karena kurang pengawasan atau apa, saksi nekat meninggalkan dapur begitu saja menuju bagian depan warung. Tak berselang lama, petaka pun tiba.
Warga kaget dengan tiga kali suara ledakan keras dari arah dapur. Dalam sekejap, api langsung mengamuk hebat dan merembet tanpa ampun ke bangunan sekitar.
Akibat material yang mudah terbakar, api menjalar ke gudang proyek milik Rolis, lalu menghantam rumah sekaligus toko sembako milik Muhammad Ferdi. Warga yang mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sama sekali tidak berdaya.
Warung bakso yang hangus total termasuk mesin cetak bakso, freezer, 4 gerobak, dan 2 motor. Rugi sekitar Rp200 juta. Tiga motor (Mega Pro, Supra 125, Suzuki Spin) beserta alat proyek hangus. Rugi sekitar Rp30 juta.
Kerugian paling tragis karena uang tunai Rp50 juta cash, 3 unit motor, serta dokumen super penting (sertifikat tanah, surat nikah, akta lahir, BPKB) musnah total. Rugi sekitar Rp300 juta!
“Total kerugian material perkiraan mencapai Rp530 juta. Dugaan sementara mengarah pada penggunaan api di dapur warung bakso yang memakai tungku kayu bakar,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Api baru bisa jinak setelah 7 unit mobil Damkar Kota Denpasar berjibaku selama dua jam penuh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. (*)

