DENPASAR, OborDewata.com — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG yang terjadi di Bali dalam beberapa waktu terakhir mulai memicu kekhawatiran berbagai pihak. Masalah ini dinilai dapat mengganggu roda perekonomian masyarakat lokal hingga mengancam citra serta keberlangsungan sektor pariwisata di Pulau Dewata.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta, menegaskan bahwa pemerintah pusat khususnya kementerian terkait harus segera mengambil langkah konkret dan memberikan atensi serius untuk menuntaskan permasalahan ini.
”Kita berharap perhatian pemerintah pusat, utamanya kementerian yang membidangi, memberikan atensi serius. Faktanya di lapangan, antrean itu berkilo-kilo meter yang kemudian menimbulkan kemacetan baru di Bali,” ujar I Made Mudarta saat memberikan keterangan pada Senin (12/10/2026).
Made Mudarta menekankan, pentingnya posisi Bali sebagai destinasi pariwisata utama dunia yang berkontribusi besar terhadap devisa negara. Menurutnya, segala dinamika atau permasalahan sekecil apa pun yang terjadi di Bali akan dengan cepat menjadi sorotan publik nasional hingga internasional.
”Bali ini ibarat kata adalah wajahnya Indonesia di mata dunia. Apa pun kejadian yang ada di Bali, sekecil apa pun, itu akan menjadi berita tidak hanya seantero Bali, tapi juga dunia. Oleh karenanya, penting kiranya Bali ini dijaga,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Bali selama ini dikenal sangat patuh, taat, serta konsisten menjaga adat, tradisi, dan kebudayaan. Hal tersebut menjadi modal utama Bali dalam menyumbang devisa yang vital bagi stabilitas ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Mudarta menyebut BBM dan LPG merupakan kebutuhan primer yang sangat vital. Mengingat mayoritas masyarakat belum beralih ke kendaraan listrik, ketersediaan BBM menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
”BBM ini termasuk kebutuhan primer. Setiap orang bergerak pasti perlu BBM, mau ke sekolah, bekerja, itu sangat vital ibarat kata darah dalam tubuh manusia. Ketersediaan ini mesti harus dicukupi dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” kata Mudarta.
Di akhir keterangannya, DPD Partai Demokrat Bali meminta agar ketersediaan BBM dan LPG untuk masyarakat Bali dijadikan sebagai skala prioritas utama guna memulihkan kenyamanan masyarakat serta menjaga citra pariwisata Indonesia di mata dunia. tra/sathya




















