• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 16, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Berkomitmen Majukan Perekonomian Kabupaten Buleleng Bank BPD Bali Gelar High Level Meeting

Obor Dewata by Obor Dewata
26/07/2024
in Ekonomi Bisnis
0
Penyerahan KKI

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

BULELENG, OborDewata.com – Guna menyamakan persepsi untuk membangun digitalisasi ekonomi maju di Kabupaten Buleleng, maka Bank BPD Bali menggelar High Level Marketing (HLM) dengan tema Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng pada Selasa sore (24/7/2024). Dalam acara tersebut, merupakan sebagai pelaksanaan koordinasi dan evaluasi terkait dengan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta meningkatkan implementasi ETPD di lingkungan Pemkab Buleleng.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana yang menjadi narasumber mengatakan, dengan adanya High Level Marketing diharapkan Kabupaten Buleleng perkembangangan ekonominya bisa menjadi makin pesat pertumbuhannya dibandingkan dengan kabupaten daerah lainnya. Lihad mengatakan, pada dasarnya berbicara era digital sejatinya banyak kendala yang harus diselesaikan secara bersama-sama, untuk itulah kebijakan Pemkab Buleleng terus mendorong dan terus mengembangkan era digitalisasi secara meluas sampai ketingkat dasar, sebab era digitalisasi untuk Kabupaten Buleleng harus segera terealisasi tidak ada istilah tawar menawar lagi.

“Suka atau tidak suka, siap maupun tidak siap kita harus menguasai digitalisasi, kalau tidak kita bisa mengikutinya kita akan tertinggal. Sebab dengan masuknya digitalisasi sudah dipastikan memunculkan mind set yang baru dan pola kerja yang sangat baru, dan dipastikan ketika sudah masuk era digitalisasi tetapi pemikiran atau mind set masih kompensional,” ujarnya.

Untuk itulah Lihadnyana menekankan komitmen kuat seluruh pihak sebagai spirit, upaya perluasan dan percepatan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah juga harus didukung penguatan literasi kepada masyarakat sebagai target sistem elektronifikasi keuangan.

“Sehingga, terjadi interaksi dua arah. Jangan sampai sistem yang dibangun, aplikasi yang dibangun lebih dominan kepada kita sebagai user. perlu adanya upaya meliterasi terhadap buyer kita. Karena ini harus dua arah,” tandas Lihadnyana pada acara HLM-ETPD Kabupaten Buleleng, di Ballroom The Grand Villandra Hotel.

Lihadnyana menekankan, pentingnya melakukan literasi kepada masyarakat sebagai target pengguna sistem elektronifikasi keuangan. Sehingga, terjadi interaksi dua arah dalam upaya perluasan akses keuangan dengan partisipasi masyarakat.

“Jangan sampai sistem yang dibangun, aplikasi yang dibangun lebih dominan kepada kita sebagai pengguna. Perlu adanya melitansi terhadap pembeli kita. Karena ini harus dua arah,” tegasnya.

Pihaknya juga memaparkan bahwa tujuan mempercepat dan meluaskan penggunaan transaksi keuangan digital, tidak akan berhasil tanpa pemahaman yang baik dari masyarakat.

Karena itu, perlu dibuat strategi khusus agar masyarakat atau target pengguna memahami sistem yang ada. Menurutnya, pada hakikatnya, Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), khususnya elektronifikasi transaksi keuangan ialah mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Dengan digitalisasi, seluruh jejak transaksi keuangan akan terekam dengan lebih akurat. “Maka wujud dari pada gerakan, kebijakan, program TP2DD yang salah satunya elektronifikasi transaksi keuangan daerah itu dalam rangka kita memberikan, tidak hanya efisiensi, tapi transparansi dan akuntabilitas,” ungkapnya.

Elektronifikasi transaksi keuangan yang dimungkinkan dalam era digital saat ini, merupakan sebuah sarana. Sebuah alat yang bisa dimanfaatkan untuk juga meningkatkan pendapatan asli daerah. Namun, selain meningkatkan pendapatan daerah, juga memberikan peluang lebih besar dalam mewujudkan keterbukaan kepada masyarakat. Utamanya bagaimana anggaran daerah dipergunakan.

“Kalau kita bicara pajak dan retribusi, yakinkan masyarakat bahwa pajak yang dibayarkan oleh rakyat oleh masyarakat pasti kita akan kelola dengan baik. pasti kita akan kembalikan secara transparan, secara utuh,” kata Lihadnyana.

Dalam penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Daerah saat ini, yang merupakan perintah pemerintah pusat di dalam penguatan upaya P2DD, Lihadnyana menyampaikan perlunya dilakukan sosialisasi kepada pedagang. Diketahui dalam penggunaan KKI Daerah, akan dikenakan potongan 0,3 persen dari total jumlah transaksi.

Contohnya dalam hal belanja operasional pemerintah daerah, dalam melakukan transaksi dengan UMKM dalam rangka mendorong penggunaan dan konsumsi produk lokal, UMKM harus mengetahui dengan baik sehingga mau mendukung program KKI daerah.

“Kalaupun itu menjadi sebuah kewajiban, perlu ada sosialisasi. Dalam Undang-Undang pembebanan masyarakat, setiap ada pembebanan kepada masyarakat perlu dilakukan sosialisasi,” tegas Lihadnyana.

Sementara Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gde Setia Yasa, S.Kom., M.M., menjelaskan sejatinya dalam dukungan Bank BPD Bali untuk digitalisasi daerah sudah mempersiapkan Digitalisasi Chanel, dalam penerapan seluruh produk digital dan elektronik Bank BPD Bali meliputi Mobile Banking, Internet Banking, Laku Pandai, Automatic Teller Machine (ATM), ATM Recycle Machine (CRM) serta produk digital lainnya. selanjutnya Penguatan Ekosistem Digital, merupakan transformasi transaksi penerimaan dan pendapatan daerah Bali sebagai subject expert matter dalam elektronifikasi sistem transaksi, dan pembayaran berbasis digital untuk mendukung transfaransi pembayaran serta mendukung inklusi keuangan daerah yang diharapkan dapat menunjang peningkatan perekonomian daerah Bali. Dilanjutkan Sinergitas Bisnis, yang bertujuan interoperability dengan melakukan kerjasama melalui penerapan transaksi pembayaran digital bagi UMKM, BPR, Koperasi, LPD, Merchant, E-Commerce dan pihak ketiga lainnya sebagai penunjang pendapatan fee based. Dan selanjutnya Digital Culture, dimana Bank BPD Bali menerapkan program untuk peningkatkan kinerja dan penguatan budaya kerja serta peningkatan corporate branding untuk mengakomodir tren perubahan pasar dan pasca pandemi Covid-19.

“Dalam mendukung kemajuan digitalisasi pengembangan daerah kami terus bertransformasi mengikuti kemajuan teknologi digitalisasi,” ucapnya.

Setia Yasa menjelaskan, pada dasarnya fungsi kehadiran Bank BPD Bali pada Pemkab Buleleng sebaga fungsi penyelenggara sistem pembayaran yang pastinya sudah memiliki standarisasi yang baik dengan fasilitas yang baik juga, seperti halnya dalam pembayaran pajak PBB melalui sistem e-paymant Bank BPD Bali yang sangat menguntungkan ketika masyarakat bertransaksi.

Ekosistem digital yang sudah dibangun dengan Pemda Buleleng tidak bersifat eksklusif sehingga penerimaan daerah dapat dilakukan melalui channel pembayaran di luar channel Bank BPD Bali sehingga akses masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak, restribusi dan pendapatan lainnya dapat dilakukan melalui layanan perbankan nasional dan agen Bank yang ada sudah melalukan kerjasama dengan Bank BPD Bali .

“Dengan adanya kaloborasi layanan digital penerimaan pemda melalui Bank BPD Bali memudahkan masyarakat melakukan transaksi pembayaran ,” jelasnya,

Ditambahkan Setia Yasa dalam KKI (Kartu Kredit Indonesia) Bank BPD Bali untuk Kabupaten Buleleng dalam penerapannya mempunyai beberapa fase tahapan yang sangat mudah digunakan yakni, fase pertama penggunaan KKI melalui kanal pembayaran QRIS yang terintegrasi dengan MB PPTK. Sedangkan fase kedua, bisa melalui kanal pembayaran menggunakan kartu fisik yang terintregasi dengan Mobile Banking pada fase pertama, dengan jumlah kartu fisik 2 kartu untuk pembelian barang, jasa dan perjalanan dinas, saat ini sedang proses phase 3 pengembangan KKI Tokenisasi  untuk pembayaran online

Atas kepercayaan Pemerintah Daerah, Bank BPD Bali  mendukung  akselerasi digitalisasi pengeluaran dan penerimaan pemerintah daerah termasuk juga menyiapkan infrastruktur dan aplikasi yang bisa digunakan bersama seluruh Bali sehingga seluruh pemda akan memiliki layanan dan channel yang sama 

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi acara HLM yang langsung dipimpin oleh Pj Bupati Buleleng bahkan menjadi narasumber langsung, dan setiap hasil dari HLM sendiri itu harus ada hasil yang diterapkan dan solusi yang tepat untuk kemajuan ekonomi digital di Kabupaten Buleleng. “Kita juga melihat potensi digitalisasi di Kabupaten Buleleng ini sangat bagus dan sangat bisa untuk ditingkatkan terus menerus, dan hal tersebut dibuktikan peningkatan mercahant QRIS di Buleleng yang terus meningkat, dan saya harap juga untuk Bank BPD Bali untuk terus meningkatkan Merchant QRISnya dan terus memberikan literasi kepada masyarakat Buleleng,” ucapnya.

Dalam akhir acara High Level Marketing tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu Kredit Indonesi (KKI) dengan disaksikan oleh Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gde Setia Yasa, S.Kom., M.M., Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan. sathya/dx

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
Obor Dewata

Obor Dewata

Related Posts

Putri Koster Dorong Konservasi Anggrek Lokal Bali Jadi Primadona Negeri Sendiri
Ekonomi Bisnis

Putri Koster Dorong Konservasi Anggrek Lokal Bali Jadi Primadona Negeri Sendiri

09/09/2026
Putu Suasta: Ekonomi Stagnan dan Daya Beli Anjlok Picu PHK Massal
Ekonomi Bisnis

Putu Suasta: Ekonomi Stagnan dan Daya Beli Anjlok Picu PHK Massal

09/09/2026
Pajak Bertutur 2026, DJP Bali Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini
Ekonomi Bisnis

Pajak Bertutur 2026, DJP Bali Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini

06/09/2026
OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Pembiayaan Lebih Murah
Ekonomi Bisnis

OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Pembiayaan Lebih Murah

05/09/2026
HPN 2026, Manajemen BRI Turun Langsung Sapa Nasabah di Denpasar
Ekonomi Bisnis

HPN 2026, Manajemen BRI Turun Langsung Sapa Nasabah di Denpasar

04/09/2026
Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan PT KAI Sepakati Pembangunan Trem Listrik Bandara–Canggu
Ekonomi Bisnis

Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan PT KAI Sepakati Pembangunan Trem Listrik Bandara–Canggu

02/09/2026
Next Post
OJK Inisiasi Peningkatan Inklusi Keuangan Kelompok Tani dan UMKM Bali

OJK Inisiasi Peningkatan Inklusi Keuangan Kelompok Tani dan UMKM Bali

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

15/09/2026
Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

15/09/2026
Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

15/09/2026
Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

14/09/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

15/09/2026
Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

15/09/2026
Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

15/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d