Ekonomi BisnisLifeStyle

Bank BPD Bali Jadikan Pasar Bongan Puseh, Pasar Rakyat Berbasis Digital

379 Views

TABANAN, OborDewata.com – Dalam memajukan perekonomian di Desa Bongan, Tabanan, Bandesa Adat Bongan melakukan inovasi pasar rakyat berbasis digital diatas lahan seluas 72 are, hal tersebut dibuktikan dengan adanya pembayaran secara digitalisasi dengan menggunakan QRIS Bank BPD Bali.

Bandesa Adat Bongan Puseh, Gusti Putu Sukarata. Sos., Dengan diresmikan Pasar Desa Adat Bongan Puseh berbasis digital oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Dimana sistem digitalnya yang sponsori oleh Bank BPD Bali Cabang Tabanan, sehingga 36 kios yang ada di pasar tersebut dapat memiliki sistem pembayaran digital berbasis QRIS.

“Nanti para pengunjung pasar bisa bertransaksi digital tidak lagi perlu menunggu kembalian, dan saya sangat berterimakasih dengan Bank BPD Bali sudah memfasilitasi pasar kami menggunakan QRIS,” jelasnya usai menyaksikan peresmian Pasar Desa Adat Bongan Puseh Rabu (5/1/2022).

Lanjutnya Sukarata, hadirnya QRIS Bank BPD Bali dirasakan cukup baik sekali sekaligus juga bagian dari pengembangan pasar berbasis digital, sehingga pihaknya berharap kepada Bank BPD Bali kedepan para pedagangnya agar diberikan program-program kredit murah. “Yang jelas dengan adanya QRIS Bank BPD Bali di Pasar Desa Adat Bongan Puseh sangat keren sekali, sebab berbelanja tidak menggunakan uang,” akuinya.

Sukarata menambahkan, dengan sudah hadirnya QRIS maka pihaknya kedepan pihaknya akan mendigitalisasi parkir di Pasar Desa Adat Bongan Puseh, untuk menncegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Sistem e-parkir merupakan suatu ide kami yang cemerlang, mudah-mudahan ide ini kedepan bisa kami realisasikan,” tandasnya.

Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster sangat mengapreasiasi Pasar Desa Adat Bongan Puseh merupakan pasar rakyat yang bertransaksi digital yang difasilitasi oleh Bank BPD Bali, bahkan pihaknya kedepan juga akan mendigitalisasikan pasar rakyat di Bali untuk perekonomian Bali. “Kami akan mendorong pasar rakyat di Bali bertransaksi secara digital,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya pihaknya juga sangat mengapresiasi hadirnya pasar rakyat digital, sehingga pihaknya juga akan menerapkan hal tersebut pasar rakyat berbasis digital yang gunanya untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan. “Saya sangat bangga dengan adanya Pasar Desa Adat Bongan Puseh, artinya perputaran ekonomi di Kabupaten Tabanan berjalan tidak lagi hanya ada di perkotaan saja. Jadi pemerataan ekonomi di Tabanan terjadi dan ini sangat keren sekali, apalagi transaksinya menggunakan digital,” paparnya.

Sementara Kepala Cabang Tabanan Bank BPD Bali, I Gusti Ngurah Supardi mengatakan dengan pihaknya melakukan digitalisasi pasar rakyat merupakan bagian program dari pemerintah dalam mengurangi penggunaan uang tunai, bahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bandesa Bongan terkait digitalisasi Pasar Desa Adat Bongan Puseh, maupun e-parkir disana. Dimana tujuan tersebut untuk mencegah terjadinya kebocoran dan tranparansi dan sangat cocok diterapkan pada pasar tersebut.

“Kedepan kita akan fasilitasi penerapan e-parkir disana, dan saat ini kita terus berkoordinasi dengan IT kami,” ungkapnya. dx