• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Jumat, September 25, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Resso Coaching Clinic Mengungkap Peluang Karir Industri Musik Era Digital

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
03/02/2022
in Berita
0
Ket foto : virtual coaching clinic resso

169
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

Lantik KONI Gianyar, Mahayastra Minta Kompetisi Atlet Digelar Berjenjang

JAKARTA, OborDewata.com – Aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia, Resso, melanjutkan komitmennya untuk terus mendukung musisi muda independen berbakat. Melalui Resso Coaching Clinic yang merupakan forum berbagi dengan para ahli di industri musik, Resso ingin memotivasi para peminat musik dan talenta muda berbakat di bidang musik untuk lebih mendalami minat dan bakat mereka di bidang musik.

Mengangkat topik “Bangun Karier Musikmu di Era Digital”, acara yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (27/1) lalu menghadirkan musisi, pencipta lagu dan produser Ade Govinda, sound engineer serta anggota band Lomba Sihir, Wisnu Ikhsantama, dan Otti Jamalus, musisi, mentor dan pemilik Otti Jamalus Music House untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan tips seputar karier di industri musik tanah air.

Edisi keempat dari Resso Coaching Clinic ini dibuka dengan pembahasan singkat mengenai pergerseran yang terjadi di industri musik akibat pandemi Covid-19. Proses penciptaan, produksi, distribusi, hingga pertunjukan musik kini dilakukan menggunakan teknologi komunikasi digital sebuah disrupsi yang belum pernah terjadi industri musik. Pergeseran ini telah membuka peluang bagi banyak pihak untuk melakukan eksplorasi, inovasi, serta solusi baru demi kemajuan industri musik. Selain itu, berkat kemajuan teknologi, kesempatan berkarier di industri musik juga terbuka luas bagi mereka yang memiliki minat dan bakat di dunia musik. Tidak hanya terbatas untuk musisi dan artis, berbagai pilihan karier yang tersedia di industri musik di era digital juga tersedia bagi produser, manajer, sound engineer, music director, arranger, programmer, promotor, hingga guru dan pengajar musik.

Matthew Tanaya, Artist Promotions Lead Resso Indonesia mengatakan, perkembangan teknologi di era digital ini telah mengubah bagaimana industri musik bekerja. Setiap pelaku dan pemangku kepentingan di industri musik harus beradaptasi untuk memahami peran teknologi dalam mempengaruhi proses kreasi sebuah lagu hingga bisa diakses melalui gawai oleh pendengar. “Melalui sharing dari para pelaku industri musik di Indonesia, Resso Coaching Clinic edisi keempat berharap untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana passion di bidang musik bisa membawa berbagai peluang karier bagi para penggiat musik, serta peran platform musik streaming digital untuk membantu pengembangan karier para penggiat musik di masa depan,” ungkapnya Rabu (2/2/2022).

Kehadiran platform musik streaming dan media sosial juga mengubah interaksi antara musisi atau artis dengan para penggemarnya. Era digital memudahkan mereka untuk memperkenalkan dan mempromosikan karya-karya mereka, serta memperluas jangkauan basis penggemar. “Resso berusaha untuk dapat mengakomodasi perubahan-perubahan ini. Bagi user, kami berusaha untuk mengoptimalkan berbagai fitur yang tersedia di aplikasi kami sehingga para pengguna dapat mempersonalisasi kebutuhan musik mereka. Sedangkan bagi musisi dan artis, Resso memberikan dukungan melalui kampanye musik, playlist, dan tentunya fitur komen yang dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan penggemar,” tutup Matthew.

Dalam acara bincang singkat di Resso Coaching Clinic, para pembicara yang merupakan praktisi di bidang musik membagikan pandangan, informasi serta saran berdasarkan pengalaman mereka berkarier di industri musik. Simak rangkuman diskusi Resso bersama Ade Govinda, Wisnu Ikshantama, dan Otti Jamalus berikut ini.

Memilih berkarier seratus persen di industri musik, musisi, penulis dan pencipta lagu, serta produser Ade Govinda mengajak peserta Resso Coaching Clinic untuk memahami cara kerja industri musik guna memastikan kelangsungan karier di dunia musik. “Musisi perlu tahu cara terbaik untuk menyalurkan karyanya guna memperoleh income. Selain itu, kita juga harus paham bagaimana industri musik bekerja, termasuk musik seperti apa yang sedang digandrungi pasar saat ini dan target audience dari karya kita,” jelasnya

Ade juga menekankan bahwa keberhasilan seorang musisi tidak semata-mata dinilai dari jumlah lagu yang dirilis, melainkan bagaimana musisi tersebut dapat memastikan lagu yang ada bisa terus menjangkau dan didengarkan oleh pendengar baru, setidaknya selama satu-dua tahun ke depan. Mengambil contoh Lagu “Tanpa Batas Waktu” yang dirilis pada tahun 2020 dan menjadi OST salah satu sinetron yang tengah naik daun, Ade dan kreator konten TikTok, Elsa Japasal, mengadakan kolaborasi kreatif bersama Resso untuk membawakan versi baru dari lagu tersebut. “Poin yang saya sampaikan menunjukkan bahwa sebagai musisi, kita harus bisa memanfaatkan aplikasi musik streaming yang tersedia di pasaran seperti Resso dengan baik untuk mendukung karya kita,” paparnya.

Lain cerita bagi Wisnu Ikhsantama atau yang lebih dikenal dengan sapaan Tama, seorang sound engineer dan produser yang juga merupakan anggota band Lomba Sihir. Berbekal kemampuan yang ia pelajari secara otodidak, Tama mengawali kariernya sebagai seorang mixer dan soundman di berbagai acara pensi. Lama menghabiskan waktu di studio musik, Tama pun menyadari kecintaannya pada industri musik yang membuatnya memutuskan untuk berkuliah dengan mengambil jurusan sound engineer. Kemampuan berkomunikasi dan menjalin koneksi itu sangat penting, semudah membantu teman sehingga karya bisa mendapat exposure.

“Bagi saya, walau digitalisasi dalam produksi musik memberikan kemudahan bagi kami sebagai pelaku industri, kemampuan komunikasi dan terkadang, kompromi, juga perlu dimiliki oleh para sound engineer untuk memastikan keinginan musisi atau artis terpenuhi,” ucapnya.

Mewakili pandangan dari sisi pengajar musik, musisi dan mentor Otti Jamalus, yang juga merupakan pendiri Otti Jamalus Music House, mengakui bahwa ada banyak tantangan yang harus dihadapi pengajar musik ketika memasuki era digital. Belajar musik sekarang harus melek digital. Sebagai mentor dan guru, tugasnya adalah memberi pengaruh dan contoh yang baik, termasuk belajar dan memahami perkembangan teknologi musik yang ada. Murid harus didorong untuk membuat konten atau karya musik dan pihaknya memfasilitasi dengan membuat sarana recording.

“Di masa pandemi ini, kami bikin konser virtual musik, seperti Jazz From Our Bedroom, Charity Concert, dan acara lainnya dari auditorium sekolah kami menggunakan platform digital, demi memotivasi para murid kami untuk terus berkarya,” ujar Otti seraya mengatakan mengutamakan kesiapan mental dan totalitas bermusik bagi murid-muridnya, serta menyesuaikan kurikulumnya dengan tujuan masing-masing murid dalam belajar musik. dx

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

Gaji Pekerja Bali Ketinggalan Jauh dari Harga Pasar, Arun Bali: Mengejar KHL Harga Mati
Berita

Gaji Pekerja Bali Ketinggalan Jauh dari Harga Pasar, Arun Bali: Mengejar KHL Harga Mati

17/09/2026
Berita

Ketimpangan UMP Mengancam Pariwisata Bali: Arun Bali Peringatkan Potensi Penurunan Kelas Wisatawan

16/09/2026
Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD
Berita

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD

20/08/2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka
Berita

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah
Berita

Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah

13/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama
Berita

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Next Post
Tanpa Sedot Pulsa, Smartfren Hadirkan Unlimited Nonstop buat Internetan Happy Bebas Worry

Tanpa Sedot Pulsa, Smartfren Hadirkan Unlimited Nonstop buat Internetan Happy Bebas Worry

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

25/09/2026
Lantik KONI Gianyar, Mahayastra Minta Kompetisi Atlet Digelar Berjenjang

Lantik KONI Gianyar, Mahayastra Minta Kompetisi Atlet Digelar Berjenjang

25/09/2026
DJP Bali Sasar Bangku SMP, Kesadaran Pajak Ditanamkan Sejak Dini

Gubernur Koster Apresiasi Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

25/09/2026
Kinerja Gemilang Tembus Skala Nasional, Bank BPD Bali Sabet Prominent Awards 2026

Kinerja Gemilang Tembus Skala Nasional, Bank BPD Bali Sabet Prominent Awards 2026

24/09/2026
Currently Playing
12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

12 Tahun Lawan Stigma, Karya Rudi Waisnawa Raih FOTO Bali Award

25/09/2026
Lantik KONI Gianyar, Mahayastra Minta Kompetisi Atlet Digelar Berjenjang

Lantik KONI Gianyar, Mahayastra Minta Kompetisi Atlet Digelar Berjenjang

25/09/2026
DJP Bali Sasar Bangku SMP, Kesadaran Pajak Ditanamkan Sejak Dini

Gubernur Koster Apresiasi Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

25/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d