• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Kaki Terikat Tali & Ada Pemberat Masih Jadi Misteri Kematian Suparta

Astra by Astra
Minggu, 2 Maret 2025
in Berita
0
Tak Kunjung Pulang, Pria Ini Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Kos-kosan
Evakuasi jasad Suparta yang tewas jatuh ke dalam sumur.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALI, OborDewata.com – I Nyoman Suparta (61) tewas di dalam sebuah sumur kos-kosan di Jalan Pendidikan II, Sidakarya, Denpasar, Jumat (28/2) siang.

Saat penemuan jasadnya, kakinya dalam kondisi terikat tali. Peristiwa Suparta tercebur ke sumur dengan kedalaman 4 meter ini, sontak menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, menyebutkan Suparta sempat dalam pencarian pihak keluarga karena tak kunjung pulang.

Biasanya Suparta bersama istrinya datang di kos-kosan itu bersama sang istri. Namun sebelum kejadian ini, korban sempat terlihat warga hanya seorang diri. Kemudian penemuan tak bernyawa di dalam sumur.

Saat penemuan, bahwa kaki korban terikat pada sebuah tali yang tersimpul pada tiang sumur, juga ada sebuah pemberat pada tubuh korban.

Setelah penemuan ada korban di dalam sumur, Basarnas dan BPBD setempat bergerak untuk evakuasi sekitar pukul 14.30 Wita.

Tak lama berselang, jenazah korban bisa terangkat dari dalam sumur. Jarak permukaan air dengan bibir sumur hanya berkisar 1 meter.

Baca Juga :  Kabur ke Luar Bali Pembunuh Remi, Diburu Polresta Denpasar

Proses evakuasi mudah, karena posisi korban yang terikat pada tiang sumur. “Kurang lebih sepuluh menit kita melakukan evakuasi,” kata Koordinator di Lapangan tim gabungan SAR, Dudi Librana.

Penggunaan teknik evakuasi secara manual, di mana tali yang terikat di kaki korban tertarik secara perlahan hingga bisa menjangkau korban.

Tubuh Suparta perlahan tertarik ke atas dan berhasil terevakuasi, lalu masuk ke dalam kantong jenazah oleh petugas BPBD Kota Denpasar menuju Kamar Jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.

Dudi Librana menyampaikan, dalam proses evakuasi ini mengerahkan sebanyak 10 orang personel dengan peralatan mountaineering karena posisi korban di dalam sumur.

“Petugas membawa dua unit kendaraan rescue car, lengkap peralatan mountaineering,” kata Dudi dalam keterangannya.

Mengenai pemberat tersebut, menurutnya hal tersebut adalah wewenang kepolisian. Sementara terpisah, pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi mengenai hasil olah TKP.

Baca Juga :  Denpasar SAR Team Rescues Chinese Crewman with Serious Hemorrhage

“Pada target memang ada pemberat, tapi kami serahkan kepada Tim Inafis untuk melaksanakan identifikasi,” ucapnya.

Atas penemuan mayat Suparta ini, Polsek Denpasar Selatan dan Tim Inafis Polresta Denpasar menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (SHA)

Tags: BPBDidentifikasiPolresta DenpasarSARsumurSupartaTim InafisTKP
Previous Post

Bulan Ramadhan Pakai Listrik Kian Leluasa

Next Post

4 Kasus Pembunuhan di Denpasar dalam Februari 2025, Segera Rekonstruksi

Next Post
Pelaku Kasus Penusukan di Denpasar Terancam 15 Tahun Penjara, Ternyata Ini Motifnya

4 Kasus Pembunuhan di Denpasar dalam Februari 2025, Segera Rekonstruksi

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.