• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Jalan Tol Kembali Makan Korban Jiwa, Pikap Vs Truk Tabrakan

Redaksi1 by Redaksi1
Minggu, 7 Juni 2026
in Berita
0
Baru 3 Bulan di Amerika, Mahasiswi Magang Asal Buleleng Tewas Kecelakaan
Namun naas, nyawa sang penumpang, Moch. Frisma Yudhistiar, tidak tertolong dan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Bangli.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NASIONAL, Obordewata.com – Jalan tol kembali memakan korban jiwa, akibat kelalaian berkendara.

Sebuah kecelakaan maut yang mengerikan terjadi di ruas Tol Gempol–Pasuruan, KM 776 B, tepatnya di kawasan Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan pada subuh hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebuah mobil pikap bernopol P 8272 GL yang sarat muatan jeruk, mendadak hancur berantakan setelah menghantam bokong dump truck bermuatan pasir bernopol M 8794 GD yang melaju searah di depannya.

Benturan keras di jam rawan kantuk tersebut, membuat bagian depan pikap ringsek parah tak berbentuk. Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan insiden berdarah tersebut.

Pikap maut itu Muhammad Nur Gozi (32) yang mengendarai bersama penumpangnya, Moch. Frisma Yudhistiar (30). Keduanya merupakan warga Desa Tutul, Kecamatan Balung, Jember.

Akibat tabrakan adu banteng dengan bak truk pasir milik Hamid (59) warga Lumajang tersebut, sang sopir pikap mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Fakta Bayi Dilakban di Denpasar, Posisi dalam Tas Belanja

Namun naas, nyawa sang penumpang, Moch. Frisma Yudhistiar, tidak tertolong dan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Bangli.

“Korbannya ada dua orang, satu luka-luka dan satunya meninggal dunia. Masing-masing adalah sopir dan penumpang dari pikap,” jelas Iptu Joko Suseno.

Pihak kepolisian menduga kuat, bahwa petaka subuh ini dugaan karena oleh pengemudi pikap yang kurang hati-hati dan tidak waspada saat memacu kendaraannya di jalur bebas hambatan.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih tertangani intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan.

Jalan tol bukan sirkuit balap, apalagi tempat berkendara dengan mata terpejam! Jam-jam subuh adalah waktu paling mematikan di jalan raya akibat serangan kantuk (micro sleep).

Jangan paksakan mengemudi jika fisik sudah lelah, karena nyawa taruhannya! (*)

Tags: kecelakaantol
Previous Post

Pahami Makna Sugihan Jawa dan Bali, Leluhur Turun ke Dunia

Next Post

Jalur Tengkorak Gilimanuk Makan Korban Jiwa, Terlindas Truk

Next Post
Supriyadi Tewas di TKP, Dalam Sehari 3 Korban Jiwa Akibat Kecelakaan di 2 Tempat

Jalur Tengkorak Gilimanuk Makan Korban Jiwa, Terlindas Truk

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.