• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Selamatkan Lahan Pertanian di Badung, Jro Mangku Made Sudiana Gandeng Petani Wujudkan Management Pertanian Modern

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
Jumat, 30 September 2022
in Berita
0
Selamatkan Lahan Pertanian di Badung, Jro Mangku Made Sudiana Gandeng Petani Wujudkan Management Pertanian Modern
Pengusaha asal Desa Canggu, I Made Sudiana, saat menanam bibit alpukat perdana, bersama petani di Jempanang, Desa Bilok Sidan, Kecamatan Perang, Badung, pada Minggu (25/9/2022). (foto: ama)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BADUNG, OborDewata.com – Tekat, Upaya dan kerja keras perlu terus dilakukan untuk menyelamatkan Iahan pertanian, khususnya di Kabupaten Badung agar tidak habis terjual, melalui langkah- langkah strategis dan cerdas untuk membenahi pola dan sistem management pertanian di Kabupaten Badung harus dibangun sehingga langkah-langkah jelas menuju visi Pertanian Modern. Sejatinya, Kabubaten Badung dengan kemampuan anggaran yang memadai sangat memungkinkan membangun Pertanian yang Modern, tinggal Bupati yang menetapkan Kapala Dinas yang ekspert atau mempunyai keahlian di bidang pertanian, selanjutnya menetapkan program strategis lintas sektoral dalam rangka pemberdayaan sumber daya pertanian.

Prestige Petani harus dibangun sehingga tidak lagi terkesan kotor, bodoh dan miskin sehingga generasi muda semakin tertarik untuk menggeluti profesi petani karena imagenya semakin baik karena secara teknis sudah ada sentuhan teknologi tinggi bahkan dilengkapi dengan aplikasi yang terkoneksi melaluu ponsel. Di daerah Badung Selatan yang rata-rata Iahan pertaniannya hampir habis diekploitasi oleh sektor pariwisata, meskipun pemerintah sudah menetapkan RTRW, namun tetap saja ada banyak yang melanggar demi meraup keuntungan dengan melupakan aturan yang ada. Adanya bentuk pelanggaran juga dikarenakan, adanya hasil pertanian yang tidak bisa mensuport hidupnya, sehingga otomatis pemilik Iahan pertanian demi bisa berkehidupan yang layak akhrinya banyak yang menjual atau mengkontrak Iahan akibat tergiurnya oleh harga yang ditawarkan, bahkan secata masiv, perpindahan kepemilikan sudah merambah ke Badung tengah bahkan di Derah Petang pun tidak luput dari incaran investor dan daya tahan masyarakatpun sudah semakin goyah dan pasrah.

Baca Juga :  Tingkatkan Perekonomian Keluarga, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Dorong Kader PKK Denpasar Bentuk Koperasi Desa

Maka dari itu, untuk mempertahankan lahan pertanian, pengusaha multi bisnis asal Desa Canggu, Badung, I Made Sudiana langsung mengambil inisiatif dan berinovasi di bisnis pertanian dengan menyumbangkan ide-ide kreatif, dengan pengelolaan pertanian dengan managemen modern dimana hasil produksi berorientasi pasar strategis. Untuk mempengaruhi mindset atau pola pikir para petani, Salah satu caranya dengan menggandeng petani sebagai partner, agar bisa saling memahami, sehingga para petani bisa lebih maju dan modern dalam pengelolaan sistem pertanian dan mampu memilih pasar strategis yang mempunyai daya beli yang bagus. Dirinya mengakui mengawali upaya ini dengan menata pengelolaan pertanian berbasis pasar, karena bertani sesuai dengan kebutuhan pasar sangat banyak tantangannya. Sebab dirinya berorientasi bukan sekedar kuantitas produksi, tetapi memproduksi produk pertanian yang tepat dan nerkualitas serta kontinyu, bukanlah perkara mudah.

“Kita harus bangun kesadaran para petani, dan jangan sampai petani hanya bisa menanam, namun petani juga harus bisa managemen. Apa yang perlu ditanam? Bagaimana berproduksi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, yang sesuai dengan kebutuhan pasar? Artinnya ada kualitas, kuantitas, kontinyuitas, dan petani juga tidak mengandalkan musim, di mana petani bisa memproduksi sepanjang tahun,” ungkapnya ketika ditemui pada saat penanam perdana bibit alpukat bersama para petani di Jempanang, Desa Bilok Sidan, Kecamatan Perang, Badung, pada Minggu (25/9/2022).

Baca Juga :  Obati Kerinduan Pemancing ManiaWalikota Jaya Negara Buka Ujung Fun Fishing

Pada kesempatan itu, Made Sudiana juga ikut langsung melakukan proses penanaman perdana 450 batang dari 9 jenis bibit alpukat, yakni Alpukat Hass, Pinkerton, Reed vietnam, Bokong Ten, Tan Bich, Aligator, Miki, Markus, dan Kendil. Mantan Wakil Bupati Badung ini, mengakui memang bukan dasarnya seorang petani, tetapi dirinya berharap pertanian akan menjadi fashionnya sehingga ada tekat untuk terus belajar dan mempraktekkan secara tekun bersama petani membangun pertanian modern.

Apalagi kontur tanah di Badung sangat subur baik dataran rendah, sedang bahkan di elevansi diatas 1000 MDPL, sangat cocok dikembangkan tanaman sayur mayur, buah-buahan bahkan untuk pengembangan perikanan dan peternakan, ditambah dengan suport pasar strategis yaitu hotel dan restaurant. Tinggal membangun kemampuan untuk bisa menterjemahkan kebutuhan hotel dan restauran terhadap komoditas pertanian kepada petani. Hal tersebutlah yang menjadi dasar awal melakukan produksinya, dan mempertimbangkan topografi wilayah pertanian, memilih jenis budi daya yang cocok untuk ditanam dan terus berusaha meningkatkan kemampuan teknis budi daya. Dan peran pemerintah jangan hanya menyalurkan bibit dan pupuk saja, edukasi juga sangat diperlukan oleh petani untuk menghasilkan produksi yang diperlukan dan berkualitas tinggi. Karena itu, petani dengan suport pemerintah harus memiliki kemampuan managemen, sehingga petani mampu memproduksi secara kontinyu, dengan standar kualitas yang memadai serta kuantitas yang cukup. ” tutup mantan Anggota DPRD Badung dua periode itu. sathya/ama/yar

Baca Juga :  Ariel Noah Hadir di Pembukaan HUT ke-532 Kota Singasana Diawali Event Singasana Fun Run
Previous Post

Bank BPD Bali Cabang Singaraja Dorong Calon Pensiun ASN Terus Berkarya

Next Post

Wagub Cok Ace Minta Atlet Barongsai FOBI Bali Tetap Jaga Sportivitas dan Nama Baik Bali

Next Post
Wagub Cok Ace Minta Atlet Barongsai FOBI Bali Tetap Jaga Sportivitas dan Nama Baik Bali

Wagub Cok Ace Minta Atlet Barongsai FOBI Bali Tetap Jaga Sportivitas dan Nama Baik Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.