• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Gastronomy Leaders 2.0: Industri Restoran Bali Bersatu Membawa Pulau Dewata ke Panggung Kuliner Dunia

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
Senin, 29 Juni 2026
in Berita
0
Gastronomy Leaders 2.0: Industri Restoran Bali Bersatu Membawa Pulau Dewata ke Panggung Kuliner Dunia
ket foto: Nuanu flyer.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TABANAN, OborDewata.com – Nuanu Creative City akan menjadi tuan rumah Nuanu Future Talks: Gastronomy Leaders 2.0, pada Pada 3 Juli 2026 konferensi hospitality terbesar di Bali. Acara satu hari penuh ini akan menghadirkan lebih dari 20 pembicara dalam satu panggung, mulai dari restaurateur, chef ternama dunia, operator hospitality, investor, supplier, hingga jurnalis internasional. Selain sesi konferensi, acara ini juga akan menghadirkan pameran khusus mitra industri, area market stall, serta afterparty industri sebagai penutup acara di DOME Garden. Namun Gastronomy Leaders 2.0 bukan sekadar sebuah konferensi. Acara ini merupakan bagian dari langkah yang lebih besar untuk memperkuat ekosistem kuliner Bali dan membawa nama pulau ini ke tingkat global.

Sebagai bagian dari ekosistemnya, Nuanu menghadirkan sebuah babak baru bagi perjalanan kuliner Bali melalui Sutala, destinasi yang didedikasikan untuk makanan, gastronomi, dan gaya hidup. Namun, visi ini tidak berdiri sendiri. Gastronomy Leaders lahir dari keyakinan bahwa destinasi kuliner seperti Sutala hanya dapat berkembang ketika seluruh Bali tumbuh bersama sebagai tujuan gastronomi kelas dunia.

Keyakinan itulah yang menjadi fondasi Gastronomy Leaders. Melalui inisiatif ini, Nuanu mengajak seluruh pelaku industri untuk tumbuh bersama. Gastronomy Leaders 2.0 menjadi wadah yang mempertemukan komunitas restoran Bali untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, meningkatkan standar, dan bersama-sama menentukan arah baru bagi industri kuliner bali.

Baca Juga :  Masuk Minggu Ketiga, 90.394 Unit Kendaraan Wajib Pajak Manfaatkan Relaksasi Pajak Terakhir

Membawa perspektif dunia ke Bali

Gastronomy Leaders 2.0 menghubungkan industri restoran Bali dengan sejumlah tokoh berpengaruh dari Australia dan Timur Tengah, dua kawasan yang memiliki ketertarikan besar terhadap perkembangan Bali sebagai destinasi kuliner. Melalui kehadiran mereka, acara ini menghadirkan perspektif global sekaligus membuka ruang dialog tentang peluang dan masa depan industri kuliner Bali.

Dalam rangkaian program, Avril Treasure (Editor, Time Out Sydney), akan membahas bagaimana Australia melihat Bali serta peluang yang dapat dikembangkan ke depan. Cláudia de Brito (MENA’s 50 Best; World’s 50 Best Middle East), akan berbagi pandangan mengenai ketertarikan pasar Timur Tengah terhadap Bali. Sementara itu, chef berpengalaman Will Meyrick akan berbincang bersama jurnalis Myffy Rigby dalam sesi fireside yang membahas perjalanan dua dekade membangung restoran di Asia. Melalui berbagai perspektif tersebut, Gastronomy Leaders mengajak Bali untuk melihat potensi yang dimilikinya dan semakin percaya diri menempatkan diri sebagai destinasi kuliner kelas dunia.

Merayakan perjalanan para pelaku industri kuliner Bali

Baca Juga :  Mulyadi-Ardika Peringati Hari Puputan Margarana dengan Persembahyangan dan Tabur Bunga di TPB Margarana

Di balik perkembangan industri makanan Bali, ada perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras, keberanian mengambil risiko, dan dedikasi para pelaku industri. Melalui kisah para chef dan restaurateur dari berbagai penjuru pulau, mulai dari operator beach club hingga pemilik restoran independen, peserta diajak melihat perjalanan mereka membangun restoran, menghadapi tantangan, dan mempertahankan semangat untuk terus berkarya.

Mereka akan berbagi panggung dengan sejumlah chef ternama dunia, seperti Thi Le (Chef-Owner Anchovy, Melbourne; Chef of the Year 2026), Will Goldfarb (World’s Best Pastry Chef 2021), dan chef peraih dua bintang Michelin Syrco Bakker. Kehadiran mereka bukan hanya untuk berbagi pengalaman, tetapi juga untuk menginspirasi dan menunjukkan bahwa setiap perjalanan kuliner memiliki nilai yang sama.

Melalui sesinya, This Is Still Vietnamese, Thi Le mengajak para chef untuk melihat warisan budaya sebagai kekuatan dan tetap percaya diri menghadirkan identitas kuliner mereka dimanapun mereka berkarya.

Visi di balik Gastronomy Leaders

“Sutala hanya dapat berkembang jika Bali juga berkembang. Kami tidak ingin membangun sebuah destinasi kuliner di tengah industri yang berjalan sendiri. Sebaliknya, kami ingin bertumbuh bersama seluruh ekosistem. Dengan menghadirkan chef-chef terbaik dunia untuk menginspirasi talenta lokal, mengundang media internasional yang berperan membentuk citra Bali di mata dunia, serta mempertemukan seluruh pelaku industri dalam satu ruang, kami percaya Bali dapat semakin dikenal sebagai destinasi kuliner kelas dunia sekaligus menjadi tempat yang lebih baik untuk mengembangkan bisnis hospitality.” — Evgenia Golomuz, F&B Curator, Nuanu.

Baca Juga :  Purwa Carita Campuhan, Kompetisi Ide Cerita Film Pendek Tentang Pelestarian Lingkungan dari Cerita Rakyat Bali

Melanjutkan kesuksesan Gastronomy Leaders 1.0 pada Maret 2026 yang dihadiri lebih dari 300 peserta dan 24 pembicara, edisi kedua ini kembali menjadi wadah kolaborasi bagi para pelaku industri kuliner untuk saling terhubung, berbagi wawasan, dan membuka peluang baru.

Rangkaian yang dihadirkan

  • Conference stage — Satu hari penuh sesi keynote, panel diskusi, fireside conversation, dan kisah para chef yang membahas perjalanan serta masa depan Bali sebagai destinasi kuliner.
  • Sutala Market stalls — Area bagi brand, supplier, dan produsen untuk memperkenalkan produk serta menjalin koneksi dengan pelaku industri.
  • Press tour — Kesempatan bagi media kuliner internasional untuk mengenal lebih dekat perkembangan industri kuliner Bali.
  • DOME Garden afterparty — Ajang networking yang mempertemukan para pelaku industri untuk melanjutkan diskusi dan membuka peluang kolaborasi baru. mas/sathya
Previous Post

Bupati Sanjaya Lantik Pimpinan Perumda Sanjayaning Singasana, Tekankan Peran Penggerak Ekonomi

Next Post

Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi

Next Post
Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi

Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.