• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Di Balik Dapur Raksasa Makan Bergizi Gratis di Bali, Merubah Rupiah Menjadi Kalori yang Berkualitas

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
14/06/2026
in Kesehatan
0
ket foto: (kiri) Anak Agung Istri Yuli Savita Sari.

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

No Content Available

GIANYAR, OborDewata.com – Malam itu di kawasan Pering, Gianyar, riuh rendah tawa memecah ketegangan rutinitas. Ratusan kepala dapur, pemasok, hingga relawan yang hadir. Dimana pertemuan pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Bali pada Sabtu (13/6/2026) atmosfer kekeluargaan tersebut, mencetak gagasan bagaimana memberi makan masa depan Indonesia.

​Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sering kali diperdebatkan di ruang publik. Ada yang melihatnya skeptis sebagai program “pembakar anggaran”. Namun, bagi orang-orang di garda depan seperti Anak Agung Istri Yuli Savita Sari atau yang akrab disapa Gek Yuli, MBG adalah sebuah lompatan besar yang lahir demi mengejar ketertinggalan zaman. Untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas demi membangun fondasi generasi mendatang sehat, cerdas, dan tangguh. Sesuai dengan visinya dan arah kebijakan program ini ditujukan untuk meningkatkan status gizi Fokus pada kelompok rentan (anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui) untuk menekan angka stunting. Dengan pola membentuk kebiasaan makan sehat dan memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui asupan makanan bergizi seimbang.

“MBG ini ibarat bayi yang baru lahir, tetapi langsung dipaksa menjadi besar. Jadi proses adaptasinya sangat cepat,” ujar Gek Yuli, Ketua Yayasan Abadhi Mandiri Pangan (AMP).

Yuli menegaskan, jika Anda berpikir MBG hanyalah soal membagikan kotak nasi kepada anak sekolah,  sejatinya melewatkan pusaran ekonomi yang bergerak di bawahnya. Saat seluruh target di Bali terealisasi, program ini akan mendirikan 225 dapur mandiri. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan sebuah ekosistem ekonomi baru yang masif. Dimana kalkulasi dampak program MBG di Bali 225 dapur pemenuhan gizi yang tersebar di seluruh Bali. dengan 60 hingga 70 Orang tenaga kerja/relawan terserap di setiap dapur. Bahkan 14.000 Anak Muda mendapatkan ruang keterlibatan sebagai relawan. Belum lagi melibatkan rantai pasok lokal mulai dari petani, vendor bahan pokok, hingga sopir logistik.

​”Ini baru hitungan beberapa dapur yang berjalan,” ungkap Gek Yuli antusias. “Bayangkan jika 225 dapur sudah berdiri. Berapa banyak petani lokal yang terserap hasilnya? Berapa banyak sopir yang ekonominya bergerak karena mengantar bahan makanan setiap hari,” tegasnya .

Tidak hanya disitu saja Gek Yuli juga menyoroti, ​ pergerakan MBG di Bali adalah nasib para pekerja di dalamnya. Dengan proyeksi keterlibatan 14 ribu anak muda sebagai relawan, kesejahteraan mereka tidak boleh dinegosiasikan.

​Meskipun menyandang status “relawan”, mereka adalah mesin penggerak utama. Kepala SPPG Kuta, Gung Ade, mengamini hal tersebut. Baginya, soliditas dan kualitas SDM adalah modal utama agar pelayanan ini tidak mandek di tengah jalan.

​Oleh karena itu, jaminan keselamatan seperti BPJS Ketenagakerjaan dan tabungan masa depan bagi para relawan kini mulai digodok serius. “Bagaimana caranya, percepatan perlindungan itu harus dipikirkan bersama. Jangan sampai mereka berjuang untuk gizi anak-anak, tapi masa depan mereka sendiri abai terlindungi,” ucap Gek Yuli.

​​Terkait implementasi MBG, Gek Yuli kerap gemas dengan kritik yang hanya melihat program ini dari sudut pandang biaya. Baginya, ini adalah investasi fisik untuk Generasi Emas 2045. ​Ia memberikan sebuah analogi sederhana namun menohok dari dunia olahraga “Bayangkan ada anak yang pikirannya luar biasa, bakatnya hebat, tapi baru main bola 30 menit sudah capek. Kenapa? Karena fisiknya tidak kuat diadu selama 90 menit penuh. dirinya sering melihat tim unggul di babak pertama, lalu kehabisan napas dan kalah di babak kedua karena kehilangan momentum. Nah, hal seperti itulah yang ingin dirinya cegah,” paparnya.

​Sejatinya Indonesia tidak kekurangan anak cerdas. Namun, kecerdasan intelektual tanpa sokongan stamina fisik yang tangguh hanya akan melahirkan generasi yang cepat lelah di tengah kompetisi global. Melalui kajian akademis, pemenuhan kalori dan gizi sejak dini adalah satu-satunya cara memastikan anak-anak Indonesia mampu “bertanding” hingga peluit panjang dibunyikan.

Perjalanan MBG memang belum sempurna. Dinamika, kritik, dan problem operasional masih membayangi. Dari yang awalnya dituding penuh pemborosan, kini sistem dapur MBG di Bali terus berbenah melakukan efisiensi ketat demi memastikan setiap rupiah berubah menjadi kalori berkualitas. tim/tra/sathya.

​

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #MBG
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

RSU Puri Raharja Gelar Bakti Sosial Layanan Kesehatan Gratis di Monumen Puputan Badung
Kesehatan

RSU Puri Raharja Gelar Bakti Sosial Layanan Kesehatan Gratis di Monumen Puputan Badung

11/07/2026
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Kesehatan

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

03/07/2026
Tak Ingin Berguguran, Cica Penyintas Kanker Gencarkan Edukasi Live Streaming
Kesehatan

Tak Ingin Berguguran, Cica Penyintas Kanker Gencarkan Edukasi Live Streaming

03/07/2026
Madina Hangatkan Pulau Dewata Lewat Minyak Kayu Putih
Ekonomi Bisnis

Madina Hangatkan Pulau Dewata Lewat Minyak Kayu Putih

26/06/2026
Percantik Diri Tidak di Tanggung BPJS
Kesehatan

Percantik Diri Tidak di Tanggung BPJS

14/06/2026
Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya: Bank Mandiri Region XI / Bali dan Nusa Tenggara Gelar Donor Darah
Ekonomi Bisnis

Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya: Bank Mandiri Region XI / Bali dan Nusa Tenggara Gelar Donor Darah

02/06/2026
Next Post
Hadirkan Kekayaan Tradisi dan Spirit Agraris, Tabanan Semarakkan Peed Aya PKB XLVIII Tahun 2026

Hadirkan Kekayaan Tradisi dan Spirit Agraris, Tabanan Semarakkan Peed Aya PKB XLVIII Tahun 2026

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

28/07/2026
Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

09/07/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Bade Setinggi 11 Meter Diarak 6 Banjar, Wujud Bakti Disel Astawa Atas Mangkatnya Jro Mangku Gede I Wayan Tang

Bade Setinggi 11 Meter Diarak 6 Banjar, Wujud Bakti Disel Astawa Atas Mangkatnya Jro Mangku Gede I Wayan Tang

07/08/2026
PWRI Denpasar Rayakan HUT ke-64, Pemkot Apresiasi Peran Purnabakti ASN dalam Pembangunan

PWRI Denpasar Rayakan HUT ke-64, Pemkot Apresiasi Peran Purnabakti ASN dalam Pembangunan

07/08/2026
Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang, Wagub Giri Prasta Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama

Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang, Wagub Giri Prasta Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama

07/08/2026
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun

07/08/2026
Currently Playing
Bade Setinggi 11 Meter Diarak 6 Banjar, Wujud Bakti Disel Astawa Atas Mangkatnya Jro Mangku Gede I Wayan Tang

Bade Setinggi 11 Meter Diarak 6 Banjar, Wujud Bakti Disel Astawa Atas Mangkatnya Jro Mangku Gede I Wayan Tang

07/08/2026
PWRI Denpasar Rayakan HUT ke-64, Pemkot Apresiasi Peran Purnabakti ASN dalam Pembangunan

PWRI Denpasar Rayakan HUT ke-64, Pemkot Apresiasi Peran Purnabakti ASN dalam Pembangunan

07/08/2026
Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang, Wagub Giri Prasta Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama

Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang, Wagub Giri Prasta Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama

07/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

%d