• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Olahraga

Pacu Semangat Atlit Binaraga, PBFI Bali Akan Gelar Kejurnas pada Akhir Juni 2025

Obor Dewata by Obor Dewata
19/05/2025
in Olahraga
0
Ket foto: Ketua Umum Pengprov PBFI Bali, I Nyoman Yoan Saputra.

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

No Content Available
DENPASAR, OborDewata.com – Dalam membakar semangat para atlet binaraga di Bali, sekaligus juga untuk menguji kemampuan atlit, maka dari itu Pengurus Besar Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bali pada 26-28 2025 Juni mendatang. Dalam event yang diperkirakan diikuti 300an peserta itu, Pengprov PBFI Bali akan menurunkan 14 atlet yang akan berlaga di 10 nomor yang dipertandingkan.
Ketua Umum Pengprov PBFI Bali, I Nyoman Yoan Saputra menjelaskan, digelar Kejurnas sejatinya juga PBFI bertujuan untuk menggali bibit-bibit atlit muda yang baru dan berpotensi. Rencananya penyelenggaraan Kejurnas itu di laksanakan di Bali. Sesuai koordinasi dengan PB PBFI, bahwa pelaksanaan kegiatan terpusat di Gedung Giri Nata Mandala, kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.
“Kita adakan Kejurnas ini untuk memacu para atlit untuk berlaga dan pelaksanaan sesuai koordinasi dengan pengurus pusat itu akhir Juni, tanggal 26 – 28 Juni. Setelah itu dilanjutkan dengan Rakernas,” ujarnya pada Senin (19/5/2025).
Diterangkan Yoan Saputra kalau PB PBFI sudah menginformasikan agenda Kejurnas itu ke seluruh Pengprov PBFI di seluruh Indonesia. Bahkan, dari beberapa Pengprov seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera dan Pulau Jawa sudah mendaftar. “Antusiasme pengprov sangat bagus. Sudah banyak yang mendaftarkan diri. Ya, target PB dan kita sebagai tuan rumah memang minimal 300 peserta. Karena nanti ada 10 nomor yang dipertandingkan,” ucapnya.
Masih menurut Yoan Saputra, kalau dari Bali nantinya diharapkan bisa menerjunkan 14 atlet di setiap nomor yang dipertandingkan itu. Para atlet itu nantinya berasal dari 7 Pengkab/Pengkot PBFI yang ada saat ini. Disinggung terkait akomodasi yang nantinya digunakan, Yoan Saputra mengaku para atlet yang ikut nantinya akan terpusat di salah satu hotel di kawasan Jalan Cokroaminoto, Denpasar Barat. “Pemusatan ini nantinya sebagai upaya untuk memudahkan. Jadi, lokasi Teknikal Meting, Timbang Badan dan Tinggi Badan di sana semua,” pungkasnya. tra/tim/sathya

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #binaraga#PBFI
spot_img
Obor Dewata

Obor Dewata

Related Posts

Surya Kurniawan Nahkodai Perpani Badung, Siap Kembalikan Tradisi Emas di Porprov 2027
Olahraga

Surya Kurniawan Nahkodai Perpani Badung, Siap Kembalikan Tradisi Emas di Porprov 2027

03/08/2026
4.000 Pelari Meriahkan Bank BPD Bali Culture Run 2026, Wujud Sinergi Dorong Sports Tourism dan Perekonomian Daerah
Olahraga

4.000 Pelari Meriahkan Bank BPD Bali Culture Run 2026, Wujud Sinergi Dorong Sports Tourism dan Perekonomian Daerah

26/07/2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3×3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi
Olahraga

Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3×3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi

13/07/2026
Akhir Karir Sepak Bola Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Usai KO
Olahraga

Akhir Karir Sepak Bola Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Usai KO

07/07/2026
Banteng Tabanan Cup Jadi Panggung Atlet Voli Muda Tunjukkan Prestasi
Olahraga

Banteng Tabanan Cup Jadi Panggung Atlet Voli Muda Tunjukkan Prestasi

08/06/2026
Pemkab Tabanan Lepas Kontingen Pelajar ke Porjar Provinsi Bali 2026
Olahraga

Pemkab Tabanan Lepas Kontingen Pelajar ke Porjar Provinsi Bali 2026

01/06/2026
Next Post
Miriis! Tiga Bulan Bekerja Ratusan Petugas Kebersihan Tabanan Tak Terima Gaji

Miriis! Tiga Bulan Bekerja Ratusan Petugas Kebersihan Tabanan Tak Terima Gaji

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

28/07/2026
Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

Ketut Widiana Karya Jabat Dirut PT Jamkrida NTT

09/07/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

07/08/2026
Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

07/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal

Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal

06/08/2026
Currently Playing
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun ​MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 14,2 triliun lebih. Kesepakatan fiskal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Sidang Paripurna di Gedung Gosana Utama, Mangupura, Kamis (6/8). ​Agenda penetapan postur anggaran tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Badung. Penandatanganan dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) merampungkan pembahasan teknis secara mendalam. ​Dari total proyeksi anggaran tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp 10,9 triliun lebih. Tren peningkatan target pendapatan ini didorong oleh optimisme pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung. ​Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan bahwa struktur anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 sangat realistis, namun tetap mengedepankan efisiensi serta asas manfaat bagi perekonomian warga. ​”Yang paling penting dari APBD ini adalah bagaimana alokasi anggarannya mampu memberikan dampak ekonomi langsung serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus mengingatkan pemerintah daerah agar menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam tata kelola keuangan,” ujar Anom Gumanti. ​Anom menambahkan, tingginya proyeksi PAD sangat bergantung pada stabilitas industri jasa dan pariwisata di Bali. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas iklim investasi dan keamanan daerah dari berbagai risiko eksternal. ​Melalui penetapan KUA-PPAS ini, Pemkab Badung diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan fiskal di masa mendatang

07/08/2026
Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

Kalung Maharahi Dijambret di Jalur Amlapura – Denpasar

07/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

%d