• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Wajib Masih Gadis Penarinya, Joged Bumbung Padma Sari Bangli

Astra by Astra
Jumat, 27 Juni 2025
in Sosial Budaya
0
Wajib Masih Gadis Penarinya, Joged Bumbung Padma Sari Bangli
Joged Bumbung Padma Sari dari Banjar Dinas Pucangan, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli, tetap teguh menari di atas pakem tradisinya.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BUDAYA,OborDewata.com  – Joged Bumbung Padma Sari dari Banjar Dinas Pucangan, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli, Bali tetap teguh menari di atas pakem tradisinya.

Penampilan mereka di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 di Kalangan Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Selasa (24/6) sore hingga petang, berhasil memukau ratusan penonton.

Penari-penari muda tampil luwes dengan gerakan khas joged bumbung yang penuh ekspresi, memancing sorakan dan tepuk tangan meriah dari penonton.

Tak sedikit pengunjung yang larut dalam suasana dan ikut ngibing, berinteraksi langsung dengan para penari, menciptakan momen kebersamaan yang langka dan otentik.

Penanggung Jawab Sekaa, Joged Bumbung Padma Sari, I Nyoman Sarta mengatakan, bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan bagian dari perjalanan spiritual masyarakat setempat.

Sekaa ini telah berdiri lebih dari lima dekade, dan menjunjung tinggi pakem bahwa penarinya haruslah bajang, yakni gadis yang belum menikah.

Baca Juga :  Tak Ingin Lupakan Sejarah, Griya dan Puri Sejebag Klungkung Rembug Informal

Hal ini bukan tanpa alasan, tarian ini sebagai media menunaikan sesangi (nazar), sekaligus bentuk hiburan yang mengandung makna spiritual.

“Kami tidak mengejar popularitas atau ikut-ikutan tren. Kami berpegang teguh pada kepercayaan dan nilai-nilai warisan secara turun-temurun. Bentuk aslinya kami pertahankan karena mengandung makna sacral,” jelas Sarta.

Di tengah tantangan zaman, terutama dalam hal regenerasi, Sekaa Joged Bumbung Padma Sari terus berjuang.

Minat generasi muda yang kian menurun, terhadap seni tradisi menjadi kekhawatiran tersendiri, namun mereka tetap berkomitmen menghidupkan seni ini dari generasi ke generasi.

Penampilan Joged Bumbung Padma Sari di PKB tahun ini pun sejalan dengan tema besar “Jagat Kerthi: Loka Hita Samadaya” yang mengedepankan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Tarian ini menjadi manifestasi nyata, upaya pelestarian warisan budaya Bali sebagai sumber nilai-nilai hidup yang tak lekang oleh waktu.

Baca Juga :  Gubernur Koster Disambut Riuh Penonton PKB saat Lomba Baleganjur, Antusias Layani Krama Bali Minta Foto

Dengan 30 anggota yang terdiri dari penabuh dan penari, Padma Sari bukan sekadar sekaa, tetapi juga penjaga napas tradisi yang setia menari di tengah gempuran zaman. (SHA)

Tags: gadisjoged bumbungpenariPKB
Previous Post

218 Anggota Dharma Wana Pala Resmi Dikukuhkan, Perkuat Perlindungan Hutan Bali Timur

Next Post

WNA Tewas di Gunung Rinjani, Jasadnya Diautopsi di Bali

Related Posts

Mogi Amor Ing Acintya Made Taro, Maestro Dongeng Bali
Sosial Budaya

Mogi Amor Ing Acintya Made Taro, Maestro Dongeng Bali

Kamis, 23 Juli 2026
​Tutik Kusuma Wardhani: Dari Aksi Bersih Lingkungan HUT 25 Demokrat hingga Esensi Gizi Seimbang
Sosial Budaya

Tutik Kusuma Wardhani: From Democratic Party’s 25th Anniversary Cleanup to the Essence of Balanced Nutrition

Sabtu, 11 Juli 2026
Bupati Sanjaya dan Bunda Rai Dukung Penuh Duta Tabanan Tampil Memukau di Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026
Sosial Budaya

Bupati Sanjaya dan Bunda Rai Dukung Penuh Duta Tabanan Tampil Memukau di Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026

Sabtu, 11 Juli 2026
Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali
Sosial Budaya

Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali

Kamis, 2 Juli 2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Kemegahan Gong Kebyar Wanita Duta Tabanan di PKB XLVIII 2026
Sosial Budaya

Bupati Sanjaya Apresiasi Kemegahan Gong Kebyar Wanita Duta Tabanan di PKB XLVIII 2026

Selasa, 30 Juni 2026
Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi
Sosial Budaya

Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi

Senin, 29 Juni 2026
Next Post
WNA Tewas di Gunung Rinjani, Jasadnya Diautopsi di Bali

WNA Tewas di Gunung Rinjani, Jasadnya Diautopsi di Bali

[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=PL5Tsb8nnC5-P8mrpfvhq6BXUN-eU39a64&layout=gallery[/embedyt]
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.