• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Pendidikan

FIP Undiksha Libatkan 76 Dosen & 375 Mahasiswa Bantu Siswa

Astra by Astra
03/06/2025
in Pendidikan
0
Hampir sebulan relawan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha Buleleng melakukan pendampingan belajar, bagi 375 siswa SMP di Buleleng, yang belum lancar baca dan tulis. Hasilnya, tim relawan menemukan 43 persen di antaranya mengalami kesulitan pada level dasar. Yakni belum hafal abjad atau mengeja masih terbata-bata.

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Nekat Maling Warung Kelontong, 6 Siswa SMP Dibekuk Polisi di Buleleng

BALI, OborDewata.com – Hampir sebulan relawan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha Buleleng melakukan pendampingan belajar, bagi 375 siswa SMP di Buleleng, yang belum lancar baca dan tulis.

Hasilnya, tim relawan menemukan 43 persen di antaranya mengalami kesulitan pada level dasar. Yakni belum hafal abjad atau mengeja masih terbata-bata.

Koordinator Tim Pendampingan, Kadek Suranata mengatakan, kegiatan pendampingan berlangsung mulai 6 Mei 2025 hingga September 2025.

Tiap pekan, pihaknya melakukan evaluasi progres pendampingan dan perkembangan literasi membaca dan menulis terhadap anak-anak.

“Satu anak dengan dampingan satu orang mahasiswa untuk mensupport mereka belajar, sehingga segera teratasi masalah membaca dan menulisnya,” kata dia, Senin (2/6).

Dari progres pendampingan, masalah kesulitan membaca siswa masuk katagori menjadi tiga level.

Di mana sekitar 43 persen siswa mengalami kesulitan pada level dasar. “Jadi mereka masih belum hafal abjad atau mengeja masih terbata-bata,” ucapnya.

Kemudian sekitar 36 persen, lanjut Suranata, siswa mengalami kesulitan pada level menengah atau medium.

Di mana ciri-cirinya siswa sudah mengenal abjad, tetapi kesulitan membaca kata panjang atau konsonan ganda.

Selanjutnya sekitar 24 persen siswa terkategori level lanjut. Yang mana cirinya yakni siswa sudah lancar membaca namun sulit memahami isi bacaan.

“Dari hasil evaluasi kami dalam sebulan bersama tim, kami memutuskan untuk melakukan tindak lanjut sampai bulan September, dengan melakukan beberapa strategi.

Misalnya pada level dasar itu, kami akan melakukan pendampingan agar siswa lebih cepat mengenal abjad dan mulai menyukai membaca,” ujarnya.

Suranata yang juga Wakil Dekan Bidang Akademik FIP Undiksha ini menambahkan, berdasarkan laporan tim pendamping juga ada siswa yang merasa cemas saat akan di dampingi belajar. Bahkan ada yang sampai lari, tidak fokus, dan sebagainya.

“Oleh sebab itu kami juga menerjunkan tim konseling. Saat ini kami sedang meminta izin orang tua untuk melakukan intervensi klinis, terkait kondisi psikologis siswa. Semoga dalam waktu dekat bisa di lakukan,” harapnya.

Lebih lanjut, pihaknya belum bisa memastikan mengenai perubahan siswa pasca mendapat pendampingan belajar.

Mengingat evaluasi baru sekali. Menurut Suranata perubahan baru bisa terlihat pada evaluasi tahap kedua yang akan pada bulan Juni ini.

“Peningkatan level baru bisa terlihat pada evaluasi tahap kedua. Apakah dari dasar mampu naik ke level menengah, level lanjut, atau bahkan sudah terbebas dari kesulitan membaca dan menulis.

Walau demikian, dari progres, mereka menunjukkan kemauan untuk belajar. Dari yang awalnya ketakutan saat akan di dampingi belajar, sekarang sudah menunjukkan minat untuk membaca,” tandasnya.

Sementara itu, Dekan FIP Undiksha, I Wayan Widiana ditemui Senin (2/6) mengatakan, belum lama ini pihaknya mengadakan pertemuan terbuka dengan relawan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.

Dari pertemuan itu, ia menyimpulkan ada enam penyebab siswa mengalami keterlambatan membaca.

Pertama yakni gangguan kognitif. Menurut Widiana, kemampuan kognitif rendah pada anak menyebabkan ia sudah menerima materi.

Selanjutnya gangguan fisik berupa penglihatan dan pendengaran. Itu yang juga menyebabkan siswa susah membaca dan menulis. Adapula gangguan saraf yakni disleksia.

“Penyebab lainnya yakni gangguan emosional dan psikososial. Itu merupakan gangguan traumatik. Anak-anak trauma belajar karena ada faktor dari keluarga yang mungkin keras, atau lingkungan sekolah yang kurang nyaman,” jelasnya.

Selanjutnya siswa memiliki kemampuan atau komunikasi bahasa yang berbeda. Widiana menilai siswa sulit beradaptasi saat berhadapan dengan bahasa berbeda antara di lingkungan rumah dengan pembelajaran di sekolah.

“Terakhir yakni karena proses pembelajaran dan motivasi dukungan belajar yang kurang,” ucapnya.

Mengenai hal ini, pihaknya berkomitmen melanjutkan pendampingan yang telah dimulai pada 6 Mei 2025.

Pendampingan ini melibatkan 76 dosen serta 375 mahasiswa. Di mana mahasiswa tiap hari harus membuat laporan perkembangan anak.

“Kami melibatkan mahasiswa semester 4 dan 6 menjadi relawan dalam pengentasan masalah ini. Seluruhnya dengan dana secara mandiri,” ucapnya. (SHA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: bukumembacaSMPUndiksha
spot_img
Astra

Astra

Related Posts

Jiwa Nasionalisme dan Tri Hita Karana Mewarnai Yudisium ke-45 FEB Universitas Ngurah Rai
Pendidikan

Jiwa Nasionalisme dan Tri Hita Karana Mewarnai Yudisium ke-45 FEB Universitas Ngurah Rai

14/08/2026
Siswi Asal Bali Tembus Tingkat Nasional Kompetisi Sains Raih 4 Medali di 4 Bidang Berbeda
Pendidikan

Siswi Asal Bali Tembus Tingkat Nasional Kompetisi Sains Raih 4 Medali di 4 Bidang Berbeda

10/08/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh
Kesehatan

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
Ribuan Warga Antusias Rayakan Rahina Tumpek Klurut di Art Center, Gubernur Koster Serahkan Tali Kasih untuk 30 Pelajar
Pendidikan

Ribuan Warga Antusias Rayakan Rahina Tumpek Klurut di Art Center, Gubernur Koster Serahkan Tali Kasih untuk 30 Pelajar

02/08/2026
Refleksi Hari Anak Nasional ke-42, Ny. Putri Koster: Peran Orang Tua Jadi Kunci Membangun Generasi Unggul
Pendidikan

Refleksi Hari Anak Nasional ke-42, Ny. Putri Koster: Peran Orang Tua Jadi Kunci Membangun Generasi Unggul

30/07/2026
Dua OPD Dipanggil Koimisi IV DPRD Badung, Bahas Evaluasi SPMB dan Pelaksanaan PKB 2026
Pendidikan

Dua OPD Dipanggil Koimisi IV DPRD Badung, Bahas Evaluasi SPMB dan Pelaksanaan PKB 2026

22/07/2026
Next Post
Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Klungkung: Komitmen Nyata untuk Klungkung yang Lebih Baik

Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Klungkung: Komitmen Nyata untuk Klungkung yang Lebih Baik

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka

Gubernur Koster Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka

16/08/2026
Ibu Putri Koster Kobarkan Patriotisme Anak dan Remaja

Ibu Putri Koster Kobarkan Patriotisme Anak dan Remaja

16/08/2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Semangat Gotong Royong Kreativitas Warga Banjar Pande Semarakkan HUT ke-81 RI

Bupati Sanjaya Apresiasi Semangat Gotong Royong Kreativitas Warga Banjar Pande Semarakkan HUT ke-81 RI

16/08/2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka

Gubernur Koster Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka

16/08/2026
Ibu Putri Koster Kobarkan Patriotisme Anak dan Remaja

Ibu Putri Koster Kobarkan Patriotisme Anak dan Remaja

16/08/2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Semangat Gotong Royong Kreativitas Warga Banjar Pande Semarakkan HUT ke-81 RI

Bupati Sanjaya Apresiasi Semangat Gotong Royong Kreativitas Warga Banjar Pande Semarakkan HUT ke-81 RI

16/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d