BULELENG, OborDewata.com – Sorak riuh para penonton yang hadir menyaksikan kreatifitas anak-anak SD Desa Adat Gesing, Banjar, Buleleng dalam acara menyambut HUT RI ke-81 yang bertemakan “Semarak17 Desa Gesing” di Wantilan Desa Adat Gesing, Buleleng pada Senin (17/8/2026).
Dimanan pesona SDN 2 Gesing dalam membawakan drama tari kolosal Cupak Gerantang mampu membius suasana penonton, dengan menggunakan pakian adat Bali, pencahayaan yang mendukung serta aransemen yang mengikuti alur cerita, membuat penonton bertepuk tangan.

Dalam drama tari Cupak Gerantang tak tanggung-tanggung diperankan langsung oleh 16 pemain dari Kelas VI SDN 2 Gesing, Buleleng. Dimana Guru Pembina SDN 2 Gesing, Made Muliawan,S.Pd.SD., seijin Kepala Sekolah Ketut Arta Dana M.Pd. menjelaskan, sejatinya Cupak Gerantang yang menceritakan tentang kehidupan sosial mampu di perankan dengan baik oleh para pemainnya, meskipun para pemain rata-rata yang berumur 10-11 tahun sangat piawai memainkan peran mereka. Dimana dalam cerita Cupak Gerantang menceritakan, dua saudara dengan sifat berlawanan, I Cupak yang rakus, licik, dan pemalas, serta I Gerantang yang tampan, bijaksana, dan baik hati.
“Pertunjukan ini memadukan unsur humor, moral, dan seni tari yang dinamis. Bahkan dalam tokoh dan karakter I Cupak berperan sebagai tokoh berbadan besar, rakus, penakut, namun sering bertingkah lucu dan mencari keuntungan sendiri, sedangkan I Gerantang berperan sebagai tokoh ksatria yang gagah, sopan, pahlawan sejati, dan penyabar menghadapi kakaknya,” jelasnya pada Senin (17/8/2026).

Muliawan menambahkan, kegiatan ini diselenggarakan bukan hanya sebagai wujud partisipasi dalam memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga sebagai wadah dan ruang apresiasi bagi para siswa untuk mengasah serta mengembangkan bakat seni drama mereka.
“Pementasan drama ini merupakan wujud partisipasi dari SD kami, SD Negeri 2 Gesing, untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak kami untuk mengembangkan talenta mereka, khususnya di bidang seni teater,” ujarnya seraya menambahkan, naskah drama disiapkan khusus dan dibina langsung oleh tim pendamping sekolah guna memberikan pertunjukan yang optimal sekaligus mendidik.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap semangat nasionalisme dan kreativitas seni para siswa dapat terus tumbuh serta menjadi sarana pembentukan karakter anak sejak dini. tra/dx





















