• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 16, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Anjing Gigit Lalu Tak Lama Mati, Korban Tewas di RSU Negara

Astra by Astra
16/05/2025
in Berita
0
Kepergian IGAFW meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Sebab, selama ini ia adalah anak yang ceria dan akrab dengan teman sebayanya di lingkungan tempat tinggalnya.

166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

Mangku di Pura Rambut Siwi Meninggal Usai Kecelakaan

BALI, OborDewata.com   – Seorang anak berusia 8 tahun berinisial IGAFW, meninggal dunia di RSU Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (12/5) malam.

Suasana duka masih menyelimuti rumah duka, di salah satu perumahan di Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (15/5) malam. Proses pengabenan telah berlangsung kemarin pagi.

Menurut informasi, IGAFW sebelumnya sempat mendapat gigitan anjing peliharaannya sekitar 2 bulan lalu.

Korban saat itu tergigit pada betis kaki kirinya. Namun tak lama atau sekitar 2-3 pekan kemudian, anjing tersebut mati dan pihak keluarga menguburkan.

Sementara itu, pada Senin (12/5) malam sekitar pukul 19.45 WITA kemarin korban kemudian ke IGD RSU Negara dengan keluhan penurunan kesadaran.

Selain itu, juga menunjukan gejala seperti tidak nyambung ketika berbicara, tidak mau makan dan takut minum air.

“Peristiwanya hari Senin kemarin (meninggal dunia),” kata Kabid Pelayanan Medik dan Kendali Mutu, RSU Negara, dr Gusti Ngurah Putu Adnyana, Kamis (15/5).

Dia melanjutkan, sesuai keterangan dokter jaga yang menangani saat itu, pasien datang dengan kondisi penurunan kesadaran sejak 3 hari sebelum ke rumah sakit.

Kemudian, pasien juga sudah mulai tidak nyambung untuk bicara atau komunikasi. Kemudian juga sudah tidak tidur selama 2 hari.

“Korban ini juga menunjukkan gejala hydrophobia atau takut dengan air saat diberikan air oleh salah satu keluarganya di ruang rawat inap. Setelah beberapa jam terawat atau malamnya, korban akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah meminta keterangan dari keluarga, korban ini awalnya sempat mengeluh nyeri tenggorokan dan sudah berobat.

Hanya saja, keluhan tersebut menetap. Ternyata, anak tersebut ada riwayat gigitan anjing pada betis kirinya sekitar 2 bulan lalu.

Anjing tersebut adalah peliharaan sendiri. Anjing tersebut kemudian mati 2-3 minggu setelah menggigit korban.

“Korban mengalami ensefalitis dengan hydrophobia dengan dugaan suspect rabies,” tandasnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengakui prihatin atas kejadian tersebut.

Pihaknya telah menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran kasus gigitan tersebut.

“Kami segera tindaklanjuti dengan menelusuri ke lokasi dan jika memungkinkan bakal mengambil sampel otak dari anjing tersebut kemudian diuji di BBVet di Denpasar untuk mengetahui hasil pastinya,” kata Ngurah Sumber.

Ia juga menyebutkan bakal melakukan vaksinasi emergency, di sekitar lokasi kejadian sebagai antisipasi penyebaran.

Dengan kejadian ini, kata dia, seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan terburuk.

Soal rabies, meskipun itu anjing peliharaan agar selalu terpantau dan vaksin rabies untuk mengantisipasi hal yang berbahaya.

“Penyebaran virus rabies bisa terantisipasi sejak dini. Pelaporan kasus dan vaksinasi menjadi salah satu langkahnya. Jika tidak tertangani, rabies sangat berbahaya,” tegasnya.

Kepergian IGAFW meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Sebab, selama ini ia adalah anak yang ceria dan akrab dengan teman sebayanya di lingkungan tempat tinggalnya.

Bahkan para tetangga di lingkungan tempat tinggalnya begitu terkejut mendengar kabar duka tersebut.

Sementara itu, pihak keluarga membantah bahwa IGAFW meninggal karena suspect rabies.

Mengingat diagnosa awal radang tenggorokan karena sebelumnya sering minum minuman manis. Hal ini membuat anak tersebut tidak mau makan karena kesulitan menelan.

“Bukan, bukan rabies. Kalau benar seperti itu (suspect rabies), anjingnya yang sebenarnya duluan mati. Biasanya seminggu setelah menggigit sudah mati anjing tersebut. Tapi, ini sampai sebulan lebih masih hidup,” kata ayah IGAFW.

Dia menuturkan, anjing yang menggigit tersebut beraktivitas seperti biasa dalam waktu sebulan. Bahkan, setiap pekannya anjing tersebut juga mandi. “Di sini, vaksinasi (pada HPR) rutin sekali,” tandasnya. (SHA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #Jembranaanjingmeninggal duniarabiesRSU Negaratewas
spot_img
Astra

Astra

Related Posts

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD
Berita

Pansus DPRD Badung Gelar Raker Serap Aspirasi, Bahas Raperda PPPUD

20/08/2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka
Berita

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah
Berita

Dukung Belanja Infrastruktur 59,8 Persen DPRD Badung Ingatkan Soal Kemampuan Fiskal Daerah

13/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama
Berita

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Bakar Kandang Sapi Camer, karena Hubungannya Tak Direstui
Berita

Kebakaran Rumah 2 Lantai di Seririt Diduga Akibat Gas Bocor

02/08/2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan
Berita

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

28/07/2026
Next Post
Adu Mulut Berujung Saling Serang Oknum Warga Sumba di Ketewel Gianyar

Viral Adu Jotos Bule Inggris Vs Lokal di Pecatu, Ini Kronologinya

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

15/09/2026
Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

15/09/2026
Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

15/09/2026
Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

14/09/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

Gubernur Koster Dukung Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031, Bidik 12 Ribu Peserta Dunia

15/09/2026
Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

Peserta JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Fokus Tingkatkan Mutu Layanan

15/09/2026
Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

Gubernur Koster Siap Kolaborasi dengan DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Bali 2026

15/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d