BADUNG, OborDewata.com – Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana menyatakan dukungan penuh atas kebijakan Bupati Badung yang memberikan tambahan hadiah kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh dalam rangkaian Badung Caka Fest 2026. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan seni, adat dan budaya Bali.
Menurut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan asal Kuta tersebut, tambahan hadiah yang diberikan dalam bentuk hibah tidak seharusnya dipandang sebagai beban anggaran daerah. Sebaliknya, kebijakan itu dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi pelestarian budaya Bali yang juga menjadi daya tarik utama sektor pariwisata. “Ini investasi, jangan dianggap sebagai beban,” kata Graha Wicaksana saat dikonfirmasi awak media di Kabupaten Badung, Rabu, 11 Maret 2026.

Graha Wicaksana juga mengingatkan bahwa proses pembuatan ogoh-ogoh membutuhkan komitmen besar dari para pemuda di tingkat banjar.Proses pengerjaan bahkan bisa berlangsung selama berbulan-bulan dengan melibatkan banyak tenaga dan biaya. Ketika karya tersebut mendapatkan apresiasi yang layak, lanjutnya, tentu akan menjadi dorongan kuat bagi para pemuda untuk terus berkarya dan menjaga tradisi.
“Kami mendukung langkah Bupati Badung untuk memberikan apresiasi berupa tambahan hadiah berupa hibah kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh,” ujarnya.
Terkait penggunaan dana hibah tersebut, Graha Wicaksana menegaskan bahwa mekanismenya telah diatur melalui standar operasional prosedur (SOP). Selain itu juga memastikan pemanfaatan dana hibah akan mengikuti aturan yang berlaku dan berada dalam pengawasan organisasi perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Kebudayaan.
Graha Wicaksana juga menjelaskan bahwa meskipun APBD Badung 2026 telah berjalan, peluang penganggaran tetap terbuka melalui APBD Perubahan apabila program tersebut dinilai penting untuk dilaksanakan.
“Di APBD Perubahan masih bisa melaksanakan program yang dinilai perlu dilakukan, termasuk pemberian reward kepada pemenang lomba ogoh-ogoh ini,” paparnya.
Lebih lanjut, Graha Wicaksana meyakini kebijakan tersebut telah dipertimbangkan secara matang oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki, Graha Wicaksana optimistis tidak akan ada kendala dalam penganggaran program tersebut. “Sebagai mantan Sekda, Bupati Badung sudah memikirkan matang kebijakan-kebijakan yang dilakukan. Kami pastikan tak ada kendala dalam hal penganggarannya,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Adi Arnawa berencana memberikan tambahan hadiah di luar hadiah dari panitia kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh dalam rangkaian Badung Caka Fest 2026. Untuk juara pertama akan mendapatkan hibah sebesar Rp500 juta, juara kedua Rp450 juta, juara ketiga Rp400 juta, dan juara keempat Rp350 juta. na/sathya



