DENPASAR, OborDewata.com – Begitu padatnya aktifitas seorang jurnalis yang bekerja tak mengenal jam, maka dari itu Direktur Utama RS Puri dr. Bagus Darmayasa, M.Repro., disela-sela kesibukannya ditengah jam istirahat mengajak para jurnalis untuk berbincang sembari menikmati hidangan yang telah disajikan. Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kepedulian terhadap para jurnalis, yang terkadang lupa akan kesehatan diri sendiri.
Sikap kepeduliannya tersebut dilakukan, karena begitu sering dirinya menerima pasien yang berprofesi jurnalis atau wartawan, dan rata-rata keluhan sakit para jurnalis semuanya hampir mirip yaitu terkena penyakit maag. Setelah dipahami oleh dirinya, sakit maag tersebut diakibatkan pola makan para jurnalis yang tidak pernah teratur, bahkan ada juga para wartawan meminum kopi berlebihan, belum lagi tingkat kesulitan menulis berita yang sudah pasti membuat asam lambung para jurnalis pasti akan naik.
“Saya perhatikan jam kerja para jurnalis atau yang sering kita kenal dengan kuli tinta tidak teratur, bahkan kalau saya perhatikan ketika mereka sudah pulang dan terjadi peristiwa mereka harus balik ke tempat lokasi kejadian,” ujarnya pada Sabtu (8/7/2023).
Lebih lanjut dr. Bagus menceritakan, jurnalis dengan pola jam kerja yang tidak teratur sudah tentu akan mengganggu kesehatan dirinya, dan bila kesehatannya sudah menurun pastinya para jurnalis mencari dokter untuk melakukan konsultasi kesehatan, untuk mendapatkan penanganan dan obat. “Saya sangat sering dicari oleh para jurnalis yang mengalami kondisi kesehatan menurun. Dan pesan saya yang sering saya katakan, kerja boleh tapi jangan lupa makan,” ungkapnya.
dr. Bagus menambahkan, agar tidak terulang lagi sakit Maagnya, pihaknya mengajak makan siang sambil silaturahmi dengan para penulis berita. Sambil menanyakan kondisi kesehatan para jurnalis, dan mengingatkan akan pentingnya mengatur jam makan serta harus rutin melakukan olahraga. “Saya harap semua jurnalis di Bali sehat semua dan melakukan pola hidup sehat,” pungkasnya. sathya



