BALI, Obordewata.com – Seorang remaja 14 tahun tenggelam usai melompat dari senderan Bendung Campuan ke dalam air di Jembrana.
Sayangnya penemuan remaja ini, dalam kondisi telah meninggal dunia. Suasana hening dan tenang di Bendung Campuan di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana pun berubah riuh, Rabu (3/6) siang.

Korban bernama I Made Negara (14) akhirnya ketemu di kedalaman sekitar 6 meter oleh tim Pencairan dan Pertolongan SAR Jembrana.
Peristiwa bermula saat korban bersama dua orang rekannya, tinggal di asrama yayasan menuju Bendung Campuan di Banjar Rangdu sekitar pukul 13.00 WITA. Saat itu, mereka ke lokasi yang jaraknya sekitar 1,5 Km dari asrama dengan menggunakan sepeda gayung.
Setibanya di lokasi, dua orang temannya atau para saksi duduk di pinggir bendung sisi barat, sementara korban membuka baju dan celana di pintu air bendung.
Saat itu ia hendak menceburkan diri ke dalam bendung tersebut, dan sempat dua rekannya melarang. Namun, korban saat itu hanya menggelengkan kepalanya dan langsung menceburkan diri ke dalam air.
Dugaan rekannya pun benar, saat di dalam air, korban meronta-ronta seperti meminta pertolongan karena tenggelam. Salah satu rekannya kemudian menceburkan diri bermaksud menolong korban, namun tangan korban terlepas saat itu dan langsung tenggelam.
Rekannya kemudian berenang ke pinggir karena melihat korban sudah tenggelam. Sementara satu rekan lainnya bergegas balik ke asrama untuk menginformasikan kejadian tersebut.
Sekitar pukul 15.30 WITA, tim SAR Jembrana akhirnya tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pencarian dengan cara mencari di sekitaran tempat korban menceburkan diri.
Sedikitnya ada dua orang penyelam mencari korban, dan akhirnya penemuan korban di dalam sungai sekitar 6 meter dari permukaan. (*)

