TABANAN, OborDewata.com – Festival Jatiluwih 2026 dipastikan hadir dengan konsep yang lebih beragam dan atraktif. Selain menampilkan kekayaan budaya dan tradisi lokal, agenda tahunan tersebut akan diramaikan kegiatan tourism run yang diperkirakan diikuti sekitar 2.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan lari wisata tersebut menjadi salah satu agenda unggulan yang untuk pertama kalinya digelar dalam rangkaian Festival Jatiluwih. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan keindahan lanskap persawahan terasering Jatiluwih kepada peserta dan pengunjung.

Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Ketut Purna, mengatakan penyelenggaraan tourism run merupakan langkah strategis untuk memperluas promosi destinasi wisata Jatiluwih. Menurutnya, event olahraga yang dipadukan dengan wisata alam dan budaya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Ajang ini menjadi momentum baru dalam pengembangan pariwisata Jatiluwih. Terlebih, Festival Jatiluwih 2026 untuk pertama kalinya masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Masuknya Festival Jatiluwih dalam kalender KEN dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan dari sisi promosi. Dengan status tersebut, kegiatan festival mendapat dukungan publikasi dari Kementerian Pariwisata melalui berbagai kanal promosi nasional sehingga jangkauan pemasarannya semakin luas.
Tak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, festival tahun depan juga akan menawarkan pengalaman unik berupa panen raya di kawasan Subak Jatiluwih. Momentum tersebut bertepatan dengan musim panen padi sehingga pengunjung berkesempatan merasakan langsung aktivitas pertanian tradisional yang menjadi bagian penting dari warisan budaya subak.
Panitia berencana melibatkan sekitar 50 petani dalam kegiatan panen massal yang dapat diikuti wisatawan. Melalui program ini, pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga memahami kehidupan dan kearifan lokal masyarakat agraris di Jatiluwih.
Selain tourism run dan panen raya, Festival Jatiluwih 2026 akan diisi berbagai pertunjukan seni budaya, parade tradisional, hiburan musik, serta pameran produk UMKM lokal. Seluruh elemen masyarakat Desa Jatiluwih, mulai generasi muda hingga lansia, akan turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi parkir di beberapa titik strategis. Peserta akan mendapatkan informasi lokasi parkir saat pengambilan race pack, sementara petugas akan disiagakan di sejumlah akses masuk kawasan wisata guna mengatur arus kendaraan.
Panitia juga menyediakan sekitar 20 unit kendaraan shuttle yang akan melayani transportasi peserta dari area parkir menuju lokasi kegiatan, sehingga pelaksanaan festival diharapkan berlangsung tertib, nyaman, dan lancar. (tim)

