Daerah

Rekonstruksi Pembunuhan WN Australia di Bali, Polisi Ungkap Jaringan Pelaku

877 Views
Rekonstruksi penembakan WN Australia Rabu (30/7/2025).

OborDewata.com, BADUNG– Polres Badung menggelar reka ulang kejadian penembakan dua warga negara asing (WNA) Australia. Insiden tragis ini menewaskan satu korban di sebuah vila kawasan Jalan Pantai Munggu Seseh, Mengwi, Badung, Bali, pada Rabu (30/7/2025). Tiga individu, yang juga berkewarganegaraan Australia, yakni Darcy Francesco Jenson (37), Coskunmevlut (23), dan Tupou Pasa I Midolmore (37), hadir dalam rekonstruksi.

“Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dari kelengkapan penyidikan. Berkas perkara sudah kami serahkan ke kejaksaan tahap pertama,” jelas Kapolres Badung, AKBP M. Arif Batubara, usai rekonstruksi, Rabu (30/7/2025).

Reka ulang kejadian turut meliputi beberapa lokasi kunci lainnya. Toko bangunan Sinar Harapan, tempat pembelian palu untuk mendobrak vila, menjadi salah satu titik. Di Tabanan, tepatnya Desa Buwit, Kediri, dan Jalan Anyelir, Desa Dauh Peken, pelaku menukar kendaraan dan membuang senjata api.

Sebelum adegan rekonstruksi, petugas memaparkan secara detail perencanaan penembakan. Ketiga tersangka merancang skema rapi. Ini meliputi persiapan alat, kendaraan, hingga rute pelarian pascaaksi brutal tersebut.

“Adegan dalam rekonstruksi ini berdasarkan pengakuan pelaku selama proses penyelidikan. Ada 11 peragaan mulai dari toko Sinar Harapan hingga vila, lalu di Desa Buwit dan Jalan Anyelir, Tabanan,” tambah AKBP M. Arif Batubara.

Pada awalnya, Tupou Pasa Midolmore dan Coskunmevlut bertindak sebagai eksekutor. Keduanya memasuki jalan vila mengendarai sepeda motor masing-masing. Mereka bahkan mengenakan jaket ojek online untuk menyamarkan identitas. Sementara itu, Jenson bertanggung jawab menyediakan mobil dan sepeda motor bagi kedua rekannya.

Polisi telah menemukan dua pistol. Senjata-senjata tersebut diduga kuat digunakan dalam aksi pembunuhan. Pistol-pistol itu langsung dikirim ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga kini, AKBP Arif belum dapat memastikan motif di balik penembakan.

“Kami belum bisa menyimpulkan motifnya. Pembuktian akan dilakukan di persidangan,” tegas AKBP Arif.

Selain itu, polisi juga menggelar rekonstruksi di Desa Buwit, lokasi pembuangan sepeda motor. Rekonstruksi juga dilakukan di area persawahan Anyelir, Tabanan, tempat pistol dibuang.

Polda Bali sebelumnya mengumumkan penangkapan ketiga tersangka dalam kasus penembakan brutal ini. Insiden itu menewaskan warga Australia Zivan Radmanovic (32). Kejadian berlangsung di sebuah vila kawasan Jalan Pantai Munggu Seseh, Mengwi, Badung, pada Sabtu (14/6/2025) dini hari. Selain korban tewas, rekannya, Sanar Ghanim (35), juga menderita luka parah.

“Para pelaku kemudian menuju Bandara Soekarno-Hatta, mencoba melarikan diri secara terpisah ke luar negeri,” ungkap AKBP Arif.

Berkat koordinasi lintas lembaga, Darcy berhasil tertangkap lebih dulu di bandara. Sementara dua pelaku lainnya, yang sudah lebih dahulu terbang ke luar negeri, berhasil dilacak dan diamankan di Singapura. Penangakapan ini menunjukkan efektivitas kolaborasi penegak hukum internasional.