OborDewata.com- Warganet dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria dengan luka parah di kawasan Taman Pancing, Denpasar. Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki kebenaran dan penyebab kejadian yang terjadi pada Kamis (24/7/2025) sore tersebut.
“Kami sedang mendalami informasi terkait video yang viral tersebut. Petugas sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan fakta,” tegas Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Jumat (25/7/2025).
Berdasarkan laporan awal, insiden itu terjadi di Jalan Glogor Carik Gang Leli Nomor 92, Pemogan, Denpasar Selatan. Seorang pria bernama Joko Susilo, berprofesi sebagai pengamen dan berasal dari Palembang, ditemukan dalam kondisi berlumuran darah dengan luka pada tangan kirinya.
“Identitas korban sudah kami ketahui. Yang bersangkutan adalah seorang pengamen,” ungkap AKP I Ketut Sukadi.
Saksi mata di lokasi kejadian memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Diduga, sebelum ditemukan terluka di jalan, korban sempat berada di sebuah rumah kos di kawasan Pemogan.
“Ada saksi yang melihat korban sebelum kejadian. Keterangan mereka menjadi bagian penting dari penyelidikan,” jelasnya.
Informasi yang dihimpun kepolisian mengarah pada dugaan bahwa Joko Susilo melukai dirinya sendiri. Sebuah parang diduga menjadi alat yang digunakan korban untuk melukai tangan kirinya.
“Dari olah TKP awal dan keterangan saksi, kuat dugaan korban melakukan tindakan melukai diri sendiri,” kata AKP I Ketut Sukadi.
Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah akibat luka terbuka pada pembuluh arteri di tangan kirinya. Polisi belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari korban karena kondisinya.
“Kondisi korban belum stabil, sehingga kami belum bisa melakukan interogasi,” tutur AKP I Ketut Sukadi.
Pihak kepolisian telah mengamankan sebilah parang dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk memperkuat dugaan penyebab luka korban.
“Barang bukti sudah kami amankan dan akan kami periksa lebih lanjut,” jelas AKP I Ketut Sukadi.
Keluarga korban, termasuk istrinya yang berada di Yogyakarta, telah dihubungi pihak kepolisian terkait insiden ini. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik kejadian tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” tutup AKP I Ketut Sukadi. ga



