BADUNG, OborDewata.com — PT PLN (Persero) UP2D Bali mengajak generasi muda memahami pentingnya penggunaan listrik yang aman melalui kegiatan edukasi di SD Negeri 1 Tumbak Bayuh. Sebanyak 70 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menjaga keselamatan masyarakat umum, khususnya anak-anak, agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini dinilai penting agar anak-anak memiliki bekal pengetahuan yang bisa mereka terapkan, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.
Dalam penyampaiannya, tim PLN memperkenalkan profesi petugas kelistrikan beserta peralatan kerja yang digunakan. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, video edukatif, serta alat peraga yang menarik, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para siswa terlihat aktif bertanya, menjawab pertanyaan, hingga menunjukkan rasa ingin tahu saat melihat langsung peralatan yang dibawa oleh tim PLN.
Manajer UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan kesadaran sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa listrik sangat bermanfaat, namun juga harus digunakan dengan hati-hati. Harapannya, mereka bisa menjadi pengingat di rumah—baik untuk diri sendiri maupun keluarga—agar selalu menggunakan listrik dengan aman,” ujarnya pada Jumat (17/4/2026).
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PLN dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, sejalan dengan kebutuhan pelanggan yang tidak hanya mengandalkan listrik yang andal, tetapi juga aman.
Kepala SD Negeri 1 Tumbak Bayuh, Ni Luh Putu Mita Sari, S.Pd, mengapresiasi inisiatif PLN dalam memberikan edukasi kepada para siswa dengan metode yang menarik dan mudah dipahami.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari PLN ini. Penyampaian materi yang dilengkapi dengan alat peraga terbukti mampu menarik perhatian anak-anak sehingga mereka lebih mudah memahami. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.
Senada dengan itu, salah satu guru, Ni Putu Yuni Widyawati, S.Pd, menilai kegiatan edukasi ini memberikan nilai tambah bagi siswa di luar pembelajaran formal di kelas.
“Edukasi ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan praktis yang tidak hanya penting bagi siswa, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak menjadi lebih sadar akan potensi bahaya listrik dan bagaimana menghindarinya,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PLN UP2D Bali berharap kesadaran akan keselamatan listrik dapat tumbuh sejak dini. Dengan begitu, masyarakat Bali tidak hanya menikmati manfaat listrik, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, selaras dengan nilai keharmonisan hidup sehari-hari. mas/sathya


