BALI, OborDewata.com – Rumah lantai II milik Kadek Agus Mardana (42) di ruas jalan Sudirman No.81, Kelurahan/Kecamatan Seririt, Buleleng mengalami kebakaran pada Jumat (31/7) pagi. Walaupun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian hingga ratusan juta.
Berdasarkan informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam video yang beredar, kobaran api tampak membesar dan melalap bagian lantai II bangunan yang berlokasi tepat di depan Mapolsek Seririt itu.
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara hingga terlihat dari kejauhan. Sedangkan kobaran api sesekali terlihat dari balik atap bangunan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, rumah dua lantai tersebut untuk koperasi untuk lantai I. Sedangkan lantai II, sebagai gudang dan dapur.
Menurut keterangan saksi bernama Nyoman Sukreni, peristiwa berawal saat ia memasak nasi dan makanan pukul 08.00 Wita. Awalnya proses memasak berlangsung normal hingga sejam kemudian gas untuk memasak tiba-tiba bocor dan mengeluarkan api.
“Saksi yang terkejut berusaha meminta bantuan temannya memadamkan api. Namun api justru semakin membesar hingga membakar banten yang berada di rumah. Karena panik, saksi langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri sambil berteriak meminta tolong,” ujarnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman.
Sementara saksi lain bernama Luh Suryani dan Putu Manik mengatakan, saat kebakaran terjadi pihaknya sudah berupaya melakukan penanganan dengan cara menutup gas bocor menggunakan handuk basah. Sayangnya upaya tersebut gagal.
“Api yang telanjur membesar membuat keduanya panik, sehingga memilih untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian bertemu dengan karyawan koperasi bernama Putu Mertayasa yang segera menghubungi Pemadam Kebakaran Buleleng,” jelasnya.
Sementara itu, proses pemadaman api berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.15 Wita. Pemadaman melibatkan lima unit mobil damkar. Masing-masing dua unit dari Damkar Buleleng dan Seririt, dan satu unit damkae Celukan Bawang.
Akibat peristiwa ini, satu bangunan gudang ludes terbakar. Kerugian perkiraan mencapai Rp 200 juta. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. (*)


















