• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Koster Perkuat Spirit Sunda Kecil, Bali-NTB-NTT Bersatu Dorong Pembangunan dan Kokohkan NKRI

Redaksi Obor Dewata by Redaksi Obor Dewata
20/07/2026
in Daerah
0

168
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Bali-Ningxia Jajaki Kemitraan Sister Province, Bidik Sektor Pariwisata hingga Energi Hijau

Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

DENPASAR, OborDewata– Gubernur Bali Wayan Koster terus mendorong penguatan kerja sama regional antara Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui semangat Sunda Kecil. Kolaborasi tiga provinsi tersebut diyakini menjadi strategi mempercepat pembangunan kawasan sekaligus memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Koster menjelaskan, gagasan membangun sinergi kawasan Sunda Kecil bukanlah keputusan yang lahir secara instan. Konsep tersebut telah melalui serangkaian pembahasan sejak akhir 2025 yang melibatkan pemerintah ketiga provinsi.

“Kerja sama ini dibangun dengan semangat baru sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini, namun tetap menjaga spirit historis Sunda Kecil sebagai fondasi membangun kemajuan bersama,” ujar Koster, Minggu (19/7/2026).

Ia memaparkan, komitmen tersebut diawali dalam pertemuan di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, pada 3 November 2025. Pertemuan kemudian berlanjut di Mandalika, NTB, pada 25 November 2025, dan dipertegas dalam pertemuan di Kupang, NTT, pada 28 Januari 2026.

Menurut Koster, kerja sama itu tidak hanya sebatas hubungan antarpemerintah daerah, tetapi diarahkan untuk membangun kawasan Bali, NTB, dan NTT sebagai satu kekuatan strategis yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional.

Berbagai sektor menjadi fokus kolaborasi, di antaranya pengembangan energi bersih, penguatan konektivitas transportasi, peningkatan sektor pariwisata, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur. Seluruh program tersebut, kata Koster, tetap berada dalam koridor memperkuat NKRI, bukan membentuk kawasan yang berdiri sendiri.

Ia mengungkapkan, secara historis Bali, NTB, dan NTT pernah berada dalam satu wilayah administratif berdasarkan Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958. Meski kini masing-masing telah memiliki landasan hukum tersendiri, ikatan sejarah tersebut dinilai tetap menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi pembangunan di tengah tantangan global.

Koster juga menyoroti keberagaman yang dimiliki ketiga provinsi tersebut. Bali mayoritas berpenduduk Hindu, NTB didominasi umat Islam, sedangkan NTT mayoritas beragama Kristen. Dari sisi politik, para kepala daerah juga berasal dari partai yang berbeda.

Wayan Koster merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berasal dari Partai Gerindra, sedangkan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena merupakan Ketua DPD Partai Golkar NTT.

Namun demikian, Koster menegaskan perbedaan agama maupun latar belakang politik tidak menjadi penghalang dalam membangun kerja sama.

“Perbedaan agama maupun latar belakang politik tidak menjadi penghalang. Justru keberagaman itu menjadi energi untuk membangun sinergi. Yang dikedepankan adalah kepentingan rakyat, memperkuat NKRI, dan mendorong kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Menurut Koster, berbagai tantangan pembangunan saat ini, seperti transisi energi, perubahan iklim, penguatan konektivitas transportasi, peningkatan daya saing pariwisata, hingga reformasi birokrasi, tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang semakin erat antardaerah.

Melalui semangat Sunda Kecil, Koster berharap Bali, NTB, dan NTT dapat menjadi contoh bahwa keberagaman identitas, agama, maupun pilihan politik mampu dipersatukan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan nasional, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. (rls/tim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
Redaksi Obor Dewata

Redaksi Obor Dewata

Related Posts

Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah
Daerah

Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

28/10/2026
Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH
Daerah

Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH

28/10/2026
Tabanan Menuju Titik Kumpul Wisata, Paket VW Tour Tanah Lot–Jatiluwih Mulai Diminati
Daerah

Tabanan Menuju Titik Kumpul Wisata, Paket VW Tour Tanah Lot–Jatiluwih Mulai Diminati

28/10/2026
Bawaslu dan Pemkab Tabanan Perkuat Koordinasi, Dorong Pengawasan Pemilu Berintegritas
Daerah

Bawaslu dan Pemkab Tabanan Perkuat Koordinasi, Dorong Pengawasan Pemilu Berintegritas

27/10/2026
Curi Honda Scoopy di Tabanan, Residivis Dibekuk di Gilimanuk
Daerah

Curi Honda Scoopy di Tabanan, Residivis Dibekuk di Gilimanuk

27/10/2026
Kota Tabanan atau Kota Singasana? Dua Identitas, Satu Kebanggan 
Daerah

Kota Tabanan atau Kota Singasana? Dua Identitas, Satu Kebanggan 

26/10/2026
Next Post
Kurator Hotel Sing Ken-Ken Mangkir Tak Hadiri Sidang

Kurator Hotel Sing Ken-Ken Mangkir Tak Hadiri Sidang

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
9 Iblis yang Kerap Menyesatkan Manusia Menjadi Setan

9 Iblis yang Kerap Menyesatkan Manusia Menjadi Setan

04/06/2025
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Bali-Ningxia Jajaki Kemitraan Sister Province, Bidik Sektor Pariwisata hingga Energi Hijau

Bali-Ningxia Jajaki Kemitraan Sister Province, Bidik Sektor Pariwisata hingga Energi Hijau

29/10/2026
Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

28/10/2026
Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH

Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH

28/10/2026
Tabanan Menuju Titik Kumpul Wisata, Paket VW Tour Tanah Lot–Jatiluwih Mulai Diminati

Tabanan Menuju Titik Kumpul Wisata, Paket VW Tour Tanah Lot–Jatiluwih Mulai Diminati

28/10/2026
Currently Playing
Bali-Ningxia Jajaki Kemitraan Sister Province, Bidik Sektor Pariwisata hingga Energi Hijau

Bali-Ningxia Jajaki Kemitraan Sister Province, Bidik Sektor Pariwisata hingga Energi Hijau

29/10/2026
Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

Nuning Sambangi Korban Longsor di Kediri, Tiga Rumah Rusak Diterjang Material Tanah

28/10/2026
Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH

Megat Sot dan Caru Nawa Gempang di Catus Pata Nyalian, Momentum Melepas Beban Masa Lalu Semeton MGTH

28/10/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d