• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Meruwat Dompet, Menyucikan Jiwa di Hari Tumpek Wayang

Obor Dewata by Obor Dewata
14/03/2026
in Sosial Budaya
0
ist

165
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Dinkes Bali Pastikan Belum Ada Kasus Zika, Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

PEKEN Jasindo Dorong UMKM Bertumbuh dan Naik Kelas

​Bali hari ini kembali bersujud. Aroma dupa dari banten (sesaji) kecil di ambang pintu rumah menyapa pagi Saniscara Kliwon Wayang, Sabtu (14/3/2026). Namun, ada nada yang getir di balik jentikan jemari para pemuja. Di tengah badai ekonomi yang membuat harga beras dan kebutuhan pokok melonjak tak keruan, perayaan Tumpek Wayang tahun ini bukan sekadar urusan ritual, melainkan ujian bagi nalar dan iman.

​Bukan Lagi Soal Kemegahan Banten

​Secara tradisional, Tumpek Wayang adalah momen penyucian—peruwatan. Kita diajak menghadap Sang Hyang Iswara untuk memohon pencerahan agar lepas dari kegelapan (Kala). Namun, di era “ekonomi sulit” ini, kegelapan yang paling nyata, melainkan ketidakpastian hari esok.

​Sudah saatnya kita berhenti mengukur kesakralan dari besarnya banten atau mewahnya upacara. Jika untuk membeli janur dan buah saja masyarakat harus berhutang, bukankah itu justru mengundang “Kala” baru dalam bentuk beban finansial? Disinilah kita perlu melakukan istilah peruwatan dompet dengan  esensi peruwatan hari ini seharusnya bergeser: meruwat gaya hidup. Berani bersahaja adalah bentuk pencerahan yang paling relevan saat ini.

Bahkan sejatinya Yadnya sebagai bagian dari tradisi agama Hindu di Bali memang memiliki makna spiritual yang mendalam, diartikan sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan, leluhur, dan alam semesta, serta sarana untuk mencapai keseimbangan hidup. Namun, ketika pelaksanaannya harus dilakukan dengan cara berhutang hingga mengganggu kesejahteraan hidup sehari-hari, hal ini memang bisa dikatakan telah “keblinger” atau menyimpang dari esensi awal yang baik. Pada dasarnya, yadnya tidak diukur dari besarnya biaya atau kelengkapan perlengkapan, melainkan dari kesungguhan hati dan kesadaran akan tujuan spiritual yang ingin dicapai. Banyak upacara yang bisa dilaksanakan dengan sederhana sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing keluarga.

Ritual Sapu Leger Kolektif

Munculnya tren ritual Sapuh Leger secara kolektif belakangan ini sebenarnya adalah sinyal positif. Di satu sisi, ini adalah strategi bertahan hidup (survival) agar biaya upacara lebih ringan. Di sisi lain, ini adalah pengingat bahwa di masa sulit, kita tidak bisa selamat sendirian. Spiritualisme Bali yang komunal kembali diuji untuk tidak menjadi egois di tengah resesi.

Dalang yang Terbelenggu

​​Para dalang dan seniman mungkin menjadi pihak yang paling merasakan getirnya ekonomi. Dibelenggu minimnya tanggapan atau hajatan warga karena pengetatan anggaran diseluruh lini adalah kenyataan pahit. Namun, Tumpek Wayang mengajarkan tentang kreativitas. Sebagaimana bayangan wayang yang terlihat di layar merupakan fleksibel mengikuti arah cahaya, manusia Bali dituntut untuk tetap kreatif dan “metangi” (bangkit) mencari celah solusi di tengah keterbatasan.

​​Tumpek Wayang di masa sulit ini adalah momentum untuk “nyleman” atau masuk ke dalam diri. Kita sedang diingatkan bahwa, ritual Sejati adalah pengendalian emosi agar tidak mudah tersulut kemarahan karena tekanan ekonomi, ditambah lagi pemujaan untuk Iswara adalah kejernihan berpikir di tengah kepanikan krisis.

​Jangan sampai ritual yang seharusnya memberi ketenangan justru menjadi sumber stres baru karena tuntutan sosial. Mari kita rayakan Tumpek Wayang dengan hati yang jernih dan dompet yang rasional. Sebab, dewa-dewi tidak pernah meminta hamba-Nya menderita demi sebuah selebrasi, melainkan merindukan hamba yang bijaksana dalam menghadapi kerasnya kehidupan. (*)

Oleh: I Kadek Saputra

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
Obor Dewata

Obor Dewata

Related Posts

HUT ke-25 Demokrat: DPC Denpasar Gelar Aksi Tanam Pohon Berkonsepkan Tri Hita Karana
Sosial Budaya

HUT ke-25 Demokrat: DPC Denpasar Gelar Aksi Tanam Pohon Berkonsepkan Tri Hita Karana

23/08/2026
HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali Tutik Kusuma Wardhani Dorong Anak Muda Bali Manfaatkan Program Magang Hub Kemanaker
Sosial Budaya

HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali Tutik Kusuma Wardhani Dorong Anak Muda Bali Manfaatkan Program Magang Hub Kemanaker

23/08/2026
Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali
Sosial Budaya

Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali

22/08/2026
Menjaga Taksu Bali, DPRD Badung Godok Regulasi untuk Lindungi Seniman dan Kesakralan Budaya
Sosial Budaya

Menjaga Taksu Bali, DPRD Badung Godok Regulasi untuk Lindungi Seniman dan Kesakralan Budaya

20/08/2026
Semarak 17 Desa Adat Gesing Bergetar
Pendidikan

Semarak 17 Desa Adat Gesing Bergetar

17/08/2026
Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya
Sosial Budaya

Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya

15/08/2026
Next Post
Berbagi Kebaikan di Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Region XI Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan Gratis untuk Warga Bali & Nusra

Berbagi Kebaikan di Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Region XI Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan Gratis untuk Warga Bali & Nusra

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Dinkes Bali Pastikan Belum Ada Kasus Zika, Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

Dinkes Bali Pastikan Belum Ada Kasus Zika, Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

24/08/2026
PEKEN Jasindo Dorong UMKM Bertumbuh dan Naik Kelas

PEKEN Jasindo Dorong UMKM Bertumbuh dan Naik Kelas

23/08/2026
Lomba Kerakyatan Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali

Lomba Kerakyatan Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali

23/08/2026
HUT ke-25 Demokrat: DPC Denpasar Gelar Aksi Tanam Pohon Berkonsepkan Tri Hita Karana

HUT ke-25 Demokrat: DPC Denpasar Gelar Aksi Tanam Pohon Berkonsepkan Tri Hita Karana

23/08/2026
Currently Playing
Dinkes Bali Pastikan Belum Ada Kasus Zika, Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

Dinkes Bali Pastikan Belum Ada Kasus Zika, Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

24/08/2026
PEKEN Jasindo Dorong UMKM Bertumbuh dan Naik Kelas

PEKEN Jasindo Dorong UMKM Bertumbuh dan Naik Kelas

23/08/2026
Lomba Kerakyatan Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali

Lomba Kerakyatan Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat di Bali

23/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d