• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Riset Mendalam di Samsat Badung, Membongkar Akar Masalah Birokrasi Daerah

Obor Dewata by Obor Dewata
10/01/2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ket foto: I Wayan Surnantaka

165
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

Oleh: Mahasiswa Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana, I Wayan Surnantaka.

DENPASAR, OborDewata.com – Di balik antrean wajib pajak, layar digital pelayanan, dan target pendapatan daerah yang terus dipacu setiap tahun, terdapat persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian publik dan pengambil kebijakan: kondisi psikologis dan keterikatan kerja aparatur sipil negara (ASN) sebagai ujung tombak pelayanan. Sebuah riset akademik mendalam yang dilakukan di Kantor Samsat Badung mengungkap fakta yang tidak sederhana, bahkan cenderung mengkhawatirkan, tentang bagaimana birokrasi daerah bekerja di bawah tekanan target dan tuntutan publik.

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana, I Wayan Surnantaka, memotret secara komprehensif hubungan antara sumber daya pekerjaan, modal psikologis, dan keterikatan kerja pegawai Samsat Badung. Penelitian ini bukan sekadar membaca angka kinerja, tetapi menelusuri kondisi batin, motivasi, serta daya tahan mental aparatur yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat dan beban target pendapatan asli daerah (PAD).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan kerja pegawai Samsat Badung berada pada skor rata-rata 3,29 dari skala 1–5, masuk kategori cukup kuat. Namun, angka ini menyimpan ironi. Dalam konteks organisasi pelayanan publik strategis yang menopang PAD Kabupaten Badung, tingkat keterikatan tersebut dinilai belum memadai. Terlebih, riset pendahuluan yang dilakukan sebelumnya menunjukkan skor keterikatan kerja sempat berada pada angka 2,01, mencerminkan kondisi yang jauh lebih lemah.

Keterikatan kerja dalam penelitian ini dipahami sebagai kondisi psikologis positif yang ditandai oleh tiga dimensi utama, yakni vigor, dedication, dan absorption. Dimensi dedication atau rasa bangga, makna, dan keterlibatan emosional terhadap pekerjaan menjadi aspek tertinggi. Pegawai pada umumnya masih memandang pekerjaannya sebagai tugas penting bagi masyarakat dan negara. Namun, dimensi vigor atau energi kerja justru menjadi yang terlemah. Artinya, banyak pegawai menjalankan tugas tanpa semangat optimal, tanpa daya juang tinggi, dan cenderung bekerja secara mekanis.

Kondisi ini berimplikasi serius. Pegawai yang kurang memiliki energi kerja cenderung mudah lelah secara mental, kurang proaktif, dan tidak terdorong untuk memberikan pelayanan melampaui standar minimum. Dalam konteks pelayanan pajak kendaraan bermotor, situasi ini dapat berdampak langsung pada kualitas layanan, kepuasan wajib pajak, hingga capaian target pendapatan daerah.

Penelitian ini melibatkan seluruh 118 pegawai ASN dan PPPK Samsat Badung dengan metode sensus, sehingga mencerminkan kondisi organisasi secara menyeluruh. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), sebuah metode yang mampu mengungkap hubungan kausal antarvariabel laten secara mendalam.

Dari sisi sumber daya pekerjaan, skor rata-rata berada pada angka 3,30, masuk kategori cukup tinggi. Sumber daya pekerjaan dalam penelitian ini tidak dipahami secara sempit sebagai fasilitas fisik semata, tetapi mencakup dukungan atasan, dukungan rekan kerja, kejelasan peran, kecukupan waktu dan staf, peluang pengembangan karier, pemanfaatan teknologi, serta otonomi kerja.

Temuan menarik muncul pada dimensi dukungan rekan kerja yang memperoleh skor tertinggi. Ini menunjukkan bahwa secara horizontal, hubungan antarpegawai relatif solid. Pegawai saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan dan menghadapi tekanan pelayanan. Namun, ironi muncul pada dimensi otonomi kerja yang justru menjadi aspek terlemah. Pegawai merasa ruang diskresi dalam pengambilan keputusan masih sangat terbatas, terbelenggu prosedur, hierarki, dan regulasi yang kaku.

Kondisi ini mencerminkan wajah birokrasi klasik yang masih kuat di lingkungan pelayanan publik daerah. Pegawai berada di garis depan, tetapi tidak sepenuhnya diberi kepercayaan untuk mengambil keputusan cepat dan solutif. Akibatnya, pelayanan menjadi lambat, inovasi terhambat, dan rasa memiliki terhadap pekerjaan ikut melemah.

Namun, penelitian ini tidak berhenti pada analisis struktural. Salah satu temuan terpenting adalah peran modal psikologis sebagai variabel kunci. Modal psikologis pegawai Samsat Badung berada pada skor rata-rata 2,88, mencerminkan kondisi psikologis yang cukup, tetapi belum kuat. Modal psikologis terdiri dari empat dimensi utama, yakni hope, self-efficacy, optimism, dan resilience.

Source: Primary Data processed, 2025

Dimensi hope atau harapan terhadap pencapaian target dan masa depan organisasi menjadi aspek terkuat. Pegawai masih memiliki harapan bahwa kinerja organisasi dapat membaik. Namun, self-efficacy atau kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan kerja, khususnya berinteraksi dengan wajib pajak dan menyelesaikan masalah kompleks, relatif lebih rendah. Ini menunjukkan adanya keraguan internal yang dapat menggerus kualitas pelayanan jika tidak ditangani secara serius.

Analisis statistik menunjukkan bahwa sumber daya pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap modal psikologis. Lingkungan kerja yang suportif mampu memperkuat optimisme, ketangguhan, dan kepercayaan diri pegawai. Sebaliknya, keterbatasan sumber daya dan tekanan kerja yang tinggi berpotensi melemahkan kondisi psikologis aparatur.

Lebih jauh, modal psikologis terbukti berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja. Pegawai dengan modal psikologis yang kuat cenderung lebih terlibat secara emosional dan kognitif dalam pekerjaannya, lebih tahan terhadap tekanan, dan lebih mampu memberikan pelayanan berkualitas. Modal psikologis juga terbukti memediasi secara parsial hubungan antara sumber daya pekerjaan dan keterikatan kerja.

Temuan ini menegaskan bahwa perbaikan sistem dan fasilitas kerja saja tidak cukup. Tanpa penguatan aspek psikologis, investasi organisasi tidak akan menghasilkan keterikatan kerja yang optimal. Dalam konteks ini, penelitian memperkuat relevansi Job Demands–Resources Theory yang menekankan keseimbangan antara tuntutan kerja dan ketersediaan sumber daya.

Bagi Samsat Badung, temuan penelitian ini menjadi cermin sekaligus peringatan. Target PAD yang tinggi, tekanan publik, serta tuntutan pelayanan cepat harus diimbangi dengan kebijakan pengelolaan SDM yang manusiawi dan strategis. Penguatan kepemimpinan suportif, peningkatan otonomi kerja, pelatihan berkelanjutan, serta program pengembangan modal psikologis pegawai perlu ditempatkan sebagai prioritas.

Lebih luas, penelitian ini menjadi kritik diam-diam terhadap arah reformasi birokrasi yang selama ini terlalu menitikberatkan pada sistem, digitalisasi, dan indikator kinerja, tetapi abai terhadap kondisi manusia yang menjalankannya. Pelayanan publik yang berkualitas tidak akan lahir dari aparatur yang lelah secara mental dan bekerja tanpa keterikatan emosional.

Jika birokrasi daerah ingin benar-benar bertransformasi, maka pembangunan mental ASN harus menjadi agenda utama. Tanpa itu, pelayanan publik hanya akan berjalan rutin, kaku, dan jauh dari harapan masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
Obor Dewata

Obor Dewata

Related Posts

Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana
Ekonomi Bisnis

Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana

09/08/2026
Perkuat Budaya Perusahaan dari Rumah, BPR Kanti Gelar Family Gathering 2026
Ekonomi Bisnis

Perkuat Budaya Perusahaan dari Rumah, BPR Kanti Gelar Family Gathering 2026

09/08/2026
Bank BPD Bali Perkuat Transaksi Digital Lewat QRIS Bali Summer Run 2026
Ekonomi Bisnis

Bank BPD Bali Perkuat Transaksi Digital Lewat QRIS Bali Summer Run 2026

09/08/2026
ITDC dan BRI Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui BRI Nusa Dua Eco Market 2026
Ekonomi Bisnis

ITDC dan BRI Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui BRI Nusa Dua Eco Market 2026

09/08/2026
DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun
Ekonomi Bisnis

DPRD dan Pemkab Badung Sepakati Nota KUA-PPAS 2027 Senilai Rp 14,2 Triliun, Target PAD Tembus Rp 10,9 Triliun

07/08/2026
Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal
Ekonomi Bisnis

Terpilih Jabat Ketua DPD GPEI Gung Adit, Jadikan Bali Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Unggulan Lokal

06/08/2026
Next Post
Pemkab Klungkung Studi Tiru Digitalisasi Retribusi Pariwisata ke Jakarta

Pemkab Klungkung Studi Tiru Digitalisasi Retribusi Pariwisata ke Jakarta

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

09/08/2026
Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

09/08/2026
Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana

Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana

09/08/2026
Perkuat Budaya Perusahaan dari Rumah, BPR Kanti Gelar Family Gathering 2026

Perkuat Budaya Perusahaan dari Rumah, BPR Kanti Gelar Family Gathering 2026

09/08/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

09/08/2026
Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

09/08/2026
Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana

Dukung Gerakan “Berbelanja dan Berbagi”, Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Jembrana

09/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d