• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Siwaratri Bukan Ajang Penghapusan Dosa, Tapi Ajang Introspeksi Diri

Astra by Astra
Minggu, 26 Januari 2025
in Sosial Budaya
0
Siwaratri Bukan Ajang Penghapusan Dosa, Tapi Ajang Introspeksi Diri
Dewa Siwa dipuja saat malam Siwaratri.
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALI, OborDewata.com – Siwaratri sebentar lagi, yakni pada 27 Januari 2021. Siwaratri bertepatan dengan hari ke-14, paruh gelap (panglong ping 14) bulan ketujuh (Magha).

Kisah bahwa Sang Lubdhaka berangkat berburu kembali. Ia melakukan perjalanan seorang diri, menuju ke arah timur laut, atau dalam istilah Bali arah kaja kangin.

Ia berjalan melewati desa-desa sepi, dengan atap alang-alang, ijuk berserakan, menandakan jarang orang datang ke sana.

Sampai petang ia masih berputar-putar di hutan itu, hingga ia menemukan danau di hutan tersebut yang sangat luas. Lubdaka yang lelah dan belum mendapatkan buruan, akhirnya beristirahat di sana.

Alam bebas yang liar membawa angin sepoi-sepoi, angin dingin yang membuat tubuh Lubdaka menggigil.

Ia semakin merinding, karena tak ada satupun suara binatang malam selain suara desiran angin. Hal yang sangat aneh untuk hutan dan danau seluas itu. Sampai malam tiba, akhirnya Lubdaka memilih berhenti di sana.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Pesemetonan Jro Gede Tajen

Sebab sebelumnya, ia merasa dirinya hanya berputar-putar saja dan tidak menemukan buruan sama sekali.

Lubdaka berpikir, dengan menunggu di atas dahan, siapa tahu ada binatang yang meminum air di danau.

Malam semakin gelap, akhirnya Lubdaka memutuskan menginap di sekitar danau ini. Ketimbang ia tersesat di tengah hutan.

Ia berdiam diri di atas pohon, menghindari sergapan hewan buas. Kala itu ia naik ke atas pohon Maja atau Bilwa, yang ada di pinggir danau.

Matanya mulai mengantuk, mulutnya menguap dengan lebar. Karena takut tertidur, ia memetik satu per satu daun Maja sebagai pengusir kantuknya. Ia tidak tahu di tengah danau terdapat Siwa Lingga.

Satu per satu daun Maja berkumpul di Siwa Lingga itu. Lubdaka yang kelelahan, akhirnya melihat mentari pagi akan naik dari ufuk timur.

Ia pun senang karena malam telah berakhir, dan segera turun dari pohon Maja. Walaupun tak mendapat buruan, setidaknya ia aman sampai pagi.

Baca Juga :  Warga Yeh-poh Manggis Karangasem Gelar Nyepi Adat

Sesampainya di rumah, anak dan istrinya girang. Mengira Lubdaka membawa pulang hasil buruan untuk masakan dan makanan.

Harapan mereka pupus, tatkala melihat tangan kosong sang ayah. Waktu berlalu, pagi dan malam silih berganti, usia terus berjalan.

Sampai tiba waktunya Lubdaka sakit keras, hingga akhirnya ia meninggal dunia. Upacara pengabenan berlalu, agar roh Lubdaka tenang dan bersatu disisiNya.

Tapi tidak ada yang tahu, atmanya melayang-layang di angkasa dengan penuh kesedihan, tanpa tahu jalan mana yang harus terlewati.

Di antara kesedihan Lubdaka, ada karunia yang menanti. Dewa Siwa yang mengetahui ihwal Lubdaka, tatkala malam Siwaratri tidak berburu dan tetap melek. Akhirnya memberikan karunia pada rohnya.

Dewa Siwa teringat, kala itu Lubdaka secara tidak sadar telah melakukan brata Siwaratri, salah satunya dengan Jagra atau terjaga dan tidak membunuh binatang.

Akhirnya Dewa Siwa mengutus serdadu Siwalaya yang bernama Ganabala, untuk menjemput Lubdaka dan membawanya ke hadapan beliau.

Baca Juga :  H -1 Galungan Bupati Sanjaya Nyaksi Ngenteg Linggih Pura Dalem Desa Adat Cekik

Namun di sisi yain, Sang Yamadipati atau Bhatara Yama mengutus Yamabala untuk menangkap Lubdaka. Yamabala atau Kingkaralaba, dengan cepat mendapatkan roh Lubdaka yang kebingungan itu.

Ia pun di adili karena membunuh atau memburu semasa hidupnya di alam sunia. Pasukan Ganabala pun tiba, dan melihat Lubdaka tersiksa serta di adili. Hal ini membuat pertempuran dua pasukan tak bisa terhindari.

Akhirnya pihak Yamalaba kalah, dan Ganalaba berhasil membawa Lubdaka menghadap Dewa Siwa.

Di Siwaloka, dengan ramahnya Dewa Siwa menerima kedatangan roh Lubdaka. Karena baktinya saat malam Siwaratri, atau malam tatkala Dewa Siwa beryoga semadi.

Akhirnya Lubdaka dapat anugerah, dan memberikan tempat untuknya di Siwaloka. Demikian kisah Lubdaka dalam lontar Siwaratri Kalpa.

Tapi jangan berharap saat Siwaratri dosa kalian akan terhapuskan, karena Lubdaka pun tetap tersiksa dan dapat pengadilan karena karma dan perbuatannya semasa hidup dulu. (SHA)

Tags: Dewa SiwadosaLubdakaSiwaratri
Previous Post

Wilayah Bali Masih Berpotensi Diguyur Hujan Tiga Hari ke Depan

Next Post

Kasus Pembunuhan Kejam di Ngawi, Mutilasi Cewek Cantik, Taruh Jasad di Koper  

Related Posts

Mogi Amor Ing Acintya Made Taro, Maestro Dongeng Bali
Sosial Budaya

Mogi Amor Ing Acintya Made Taro, Maestro Dongeng Bali

Kamis, 23 Juli 2026
​Tutik Kusuma Wardhani: Dari Aksi Bersih Lingkungan HUT 25 Demokrat hingga Esensi Gizi Seimbang
Sosial Budaya

Tutik Kusuma Wardhani: From Democratic Party’s 25th Anniversary Cleanup to the Essence of Balanced Nutrition

Sabtu, 11 Juli 2026
Bupati Sanjaya dan Bunda Rai Dukung Penuh Duta Tabanan Tampil Memukau di Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026
Sosial Budaya

Bupati Sanjaya dan Bunda Rai Dukung Penuh Duta Tabanan Tampil Memukau di Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026

Sabtu, 11 Juli 2026
Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali
Sosial Budaya

Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali

Kamis, 2 Juli 2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Kemegahan Gong Kebyar Wanita Duta Tabanan di PKB XLVIII 2026
Sosial Budaya

Bupati Sanjaya Apresiasi Kemegahan Gong Kebyar Wanita Duta Tabanan di PKB XLVIII 2026

Selasa, 30 Juni 2026
Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi
Sosial Budaya

Prajaniti Akhiri Rangkaian Syukuran 58 Tahun dengan Gerakan Penanaman Pohon di PAJP Bekasi

Senin, 29 Juni 2026
Next Post
Kasus Pembunuhan Kejam di Ngawi, Mutilasi Cewek Cantik, Taruh Jasad di Koper  

Kasus Pembunuhan Kejam di Ngawi, Mutilasi Cewek Cantik, Taruh Jasad di Koper  

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Massa di Baturiti, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Penganiayaan

Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Massa di Baturiti, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Penganiayaan

Selasa, 28 Juli 2026
Bupati Tabanan Salurkan Bantuan Beras PPKM Untuk Masyarakat – 2021

Bupati Tabanan Salurkan Bantuan Beras PPKM Untuk Masyarakat – 2021

Rabu, 28 Juli 2021
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Pemilik Usaha Pembuang Limbah Cemari Sungai di Denpasar Disanksi Denda Rp. 2,5 Juta

Pemilik Usaha Pembuang Limbah Cemari Sungai di Denpasar Disanksi Denda Rp. 2,5 Juta

Rabu, 13 April 2022
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Selasa, 28 Juli 2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan

Chiming Bells and Happy Tears: Ni Putu Eka Gita Kirani Steps Into Married Life

Senin, 27 Juli 2026
Currently Playing
Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Tanah Lot Art and Food Festival VII Siap Semarakkan Pariwisata Tabanan Akhir Agustus

Selasa, 28 Juli 2026
Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Menjaga Petani, Menjaga Bali: Menguatkan Sawah, Subak, dan Masa Depan Pariwisata

Selasa, 28 Juli 2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

Selasa, 28 Juli 2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com