• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Wow! Jumlah Kasus HIV/AIDS di Bali Didominasi Laki-laki

Obor Dewata by Obor Dewata
Rabu, 4 Desember 2024
in Berita
0
Wow! Jumlah Kasus HIV/AIDS di Bali Didominasi Laki-laki
ist
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Jumlah penderita HIV/AIDS di Bali didominasi laki-laki. Hal tersebut terungkap usai Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatatkan data kumulatif jumlah kasus HIV/AIDS di Bali sejak 1987 hingga September 2024. Terdapat sebanyak 31.361 kasus, terdiri atas 19.589 kasus HIV dan 11.772 kasus AIDS.

 

Jika diurutkan berdasarkan jenis kelamin, tercatat kasus HIV/AIDS pada perempuan sebanyak 11.317 kasus dan laki-laki 20.044 kasus. Untuk usia, temuan terbesar berada pada kelompok usia 20–29 tahun (11.401 kasus), diikuti usia 30–39 tahun (10.578 kasus), dan usia 40–49 tahun (5.074 kasus).

 

Sementara lima kabupaten atau kota dengan kasus terbanyak adalah Denpasar (16.216 kasus), Badung (4.562 kasus), Buleleng (3.863 kasus), Gianyar (2.478 kasus) dan Tabanan (1.392 kasus).

 

Melihat data tersebut, Pj. Gubernur Bali mengatakan bahwa upaya penanggulangan AIDS membutuhkan lingkungan yang kondusif agar pelaksanaannya dapat berjalan harmonis dan produktif.

Baca Juga :  Hamil 6 Bulan, Wanita Asal Afrika Nekat Selundupkan Sekilo Sabu Diadili di PN Denpasar 

 

Sikap empati dan simpati terhadap ODHIV perlu ditunjukkan secara tulus agar mereka merasa diterima, lebih kooperatif dalam berinteraksi sosial, serta bebas dari rasa putus asa, stigma, dan diskriminasi. Pentingnya pendekatan inklusif dalam pemenuhan hak-hak individu, termasuk akses layanan kesehatan tanpa stigma dan diskriminasi.

 

“Implikasi dari sikap empati ini akan mendorong ODHIV menjadi agen pencegahan, bukan sebagai agen penularan seperti yang dikhawatirkan banyak pihak,” jelas, Mahendra Jaya pada, Selasa (3/12/2024).

 

Selain itu, Mahendra Jaya juga menambahkan berperilaku hidup sehat untuk menghindari infeksi HIV/AIDS adalah hal yang sangat penting. Sebab, sekali virus HIV masuk ke dalam tubuh, penularannya akan terus berlanjut pada generasi berikutnya. Sebanyak 70 persen dari total kasus terjadi melalui hubungan seks berisiko, baik heteroseksual maupun homoseksual, serta melalui air susu ibu positif HIV kepada bayinya. Selain itu, HIV/AIDS juga ditularkan melalui penggunaan jarum suntik tercemar HIV, yang banyak ditemukan pada pecandu narkoba suntik (penasun).

Baca Juga :  Arun Bali Komitmen Berpihak Masyarakat Kecil

 

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui pendekatan keluarga secara disiplin dan bertanggung jawab. Setiap individu diharapkan menjauhi perilaku berisiko, menghindari narkoba, serta berani berkata Tidak pada narkoba (Say No to Drugs),” imbuhnya.

 

Ia berharap seluruh jajaran kesehatan, perangkat daerah, lembaga, dan mitra terkait dapat berperan aktif memberikan edukasi, melakukan sosialisasi, serta melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS di Provinsi Bali.

 

“Saya optimis kita bisa menghentikan epidemi HIV/AIDS jika konsisten dengan komitmen ‘Tepati Janji – Stop AIDS.’ Terapkan konsep A (Abstinence/puasa seks), B (Be faithful/saling setia), C (Condom use/gunakan kondom pada seks berisiko), D (Do not inject/jangan coba-coba menyuntik narkoba), dan E (Education/pelajari HIV secara mendalam). Kita perlu bersatu dan bekerja lebih keras untuk menghentikan laju epidemi HIV/AIDS,” tutupnya. ri/sathya

Previous Post

Ini Tips Psikolog Mengatasi Kekecewaan Dalam Menghadapi Kekalahan

Next Post

Masih Jadi Tempat Berlibur Mengasikan, Kendaraan Masuk Bali Diprediksi Meningkat Saat Nataru

Next Post
Masih Jadi Tempat Berlibur Mengasikan, Kendaraan Masuk Bali Diprediksi Meningkat Saat Nataru

Masih Jadi Tempat Berlibur Mengasikan, Kendaraan Masuk Bali Diprediksi Meningkat Saat Nataru

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.