• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menpar Minta Pelaku Pariwisata Bersiap Wisatawan Masuk ke Indonesia Saat Libur Nataru

Obor Dewata by Obor Dewata
Minggu, 1 Desember 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Menpar Minta Pelaku Pariwisata Bersiap Wisatawan Masuk ke Indonesia Saat Libur Nataru
Ket Foto : Kemenpar menggelar audiensi bersama asosiasi pariwisata terkait persiapan momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (29/11/2024). Ist
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengajak para pelaku industri dan asosiasi pariwisata tanah air mempersiapkan dan memastikan segala aspek pendukung dengan baik untuk dapat menghadirkan pengalaman terbaik wisatawan saat momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Kita harus mempersiapkan segala aspek secara matang agar dapat menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan wisatawan,” kata Menpar Widiyanti Putri saat audiensi bersama asosiasi pariwisata, Jumat (29/11/2024), di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 merupakan salah satu momen terbesar yang mendukung pergerakan wisatawan. Data Kementerian Perhubungan menyebutkan, saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 diprediksi akan ada 110,67 juta pergerakan masyarakat.

“Momen ini memberikan peluang besar bagi sektor pariwisata. Saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk memastikan kesiapan akomodasi, transportasi, dan destinasi selama periode tersebut, sehingga dapat memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara saat berlibur di Indonesia,” ujar Menpar.

Baca Juga :  Bahas RKPD Badung 2025, Komisi II DPRD Badung Gelar Raker Bersama Dispar dan Disperpa Kawal Anggaran Pariwisata

Menpar menjelaskan, sektor pariwisata terus menunjukkan tren positif. Periode Januari hingga September 2024 tercatat jumlah wisatawan mancanegara telah mencapai 10,3 juta kunjungan. Sementara wisatawan nusantara mencapai angka 757,96 juta pergerakan.

Kualitas pariwisata juga meningkat, ditandai dengan peningkatan peringkat Travel and Tourism Development Index (TTDI) oleh World Economic Forum. Indonesia kini berada di peringkat 22 dari 119 negara, peringkat ke-6 di Asia Pasifik, dan ke-2 di ASEAN.

Meski capaian ini patut diapresiasi, Menpar Widiyanti Putri menjelaskan, pariwisata Indonesia masih memiliki banyak tantangan ke depan. Hal-hal seperti kebersihan destinasi, kesiapan infrastruktur, hingga isu keberlanjutan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu perhatian bersama.

Melalui audiensi kali ini, Menpar berharap kolaborasi yang kuat bersama industri dan asosiasi sebagai salah satu pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

“Hari ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung tantangan, ide, dan peluang kolaborasi yang bisa kita bangun bersama demi kemajuan pariwisata nasional. Membuka peluang kolaborasi program yang lebih luas, intensif, dengan seluruh pelaku industri dan asosiasi pariwisata,” ujar Menpar.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Buka Rembug KTNA, Inginkan Petani Kabupaten Klungkung Tunjukan Jati Diri

Sementara Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan, pemerintah menaruh perhatian besar untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan saat momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Mulai dari keamanan dan keselamatan di destinasi wisata, juga terkait pungutan liar yang masih kerap ditemukan di lapangan.

“Dalam waktu dekat ini Kementerian Pariwisata akan melakukan visitasi sebelum libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Kami juga akan mengeluarkan surat edaran terkait dengan kesiapan jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dan kami akan visitasi destinasi-destinasi termasuk atraksinya untuk memastikan keamanan dan lainnya,” ujar Ni Luh Puspa.

Ni Luh memastikan, Kementerian Pariwisata akan memaksimalkan fungsi Manajemen Krisis Kepariwisataan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Mudah-mudahan ini bisa terus diaktifkan ketika terjadi krisis termasuk bencana alam dan lain sebagainya di destinasi wisata. Jadi nanti kami juga mohon dukungan data dan lain sebagainya,” kata Wamenpar.

Baca Juga :  Tampilan Baru, Semangat Baru Cleo perkenalkan inovasi Wave of purity

Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, menjelaskan audiensi dihadiri lebih dari 20 perwakilan asosiasi mulai dari GIPI, ASPPI, PHRI, ASITA, ASTINDO dan lainnya.

“Pertemuan seperti ini, Ibu Menteri sudah mengarahkan, agar diadakan secara rutin. Mungkin nanti akan ada pertemuan yang sifatnya tematik seperti pertemuan yang khusus membahas kunjungan wisatawan atau kaitannya dengan tata kelola industri,” ujar Rizki Handayani.

Turut hadir dalam acara tersebut, seluruh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi di lingkup Kementerian Pariwisata. ar/sathya

Previous Post

Dinilai Overtourism, ASITA Sebut Bule Lebih Suka Perjalanan Diluar Kawasan Bali Selatan

Next Post

Selama 2024 PDHI Bali Telah Gunakan 1.200 Dosis Vaksin Rabies Untuk Anjing dan Kucing

Next Post
Selama 2024 PDHI Bali Telah Gunakan 1.200 Dosis Vaksin Rabies Untuk Anjing dan Kucing

Selama 2024 PDHI Bali Telah Gunakan 1.200 Dosis Vaksin Rabies Untuk Anjing dan Kucing

Sorry, there was a YouTube error.
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.