Ekonomi Bisnis

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Badung Tetap Aman dan Terkendali

868 Views

BADUNG, OborDewata.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Badung, Bali, tetap berjalan aman dan terkendali. Hal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran serta keterjangkauan energi bagi masyarakat.

Menanggapi informasi yang beredar pada Minggu (8/2/2026) terkait dugaan kesulitan memperoleh LPG subsidi 3 kilogram serta adanya harga jual yang mencapai Rp25.000 di sejumlah pengecer, Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, khususnya di area perbatasan kota. Situasi tersebut terjadi di tingkat pengecer dan tidak mencerminkan kondisi distribusi pada jalur resmi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa ketersediaan LPG subsidi di tingkat agen dan pangkalan resmi terpantau dalam kondisi aman serta disalurkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pasokan LPG subsidi di pangkalan resmi dalam kondisi mencukupi dan tetap disalurkan sesuai ketentuan. Kami terus melakukan pengawasan agar distribusi berjalan tepat sasaran,” ujar Ahad Rahedi.

Sebagai langkah proaktif, Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan melakukan koordinasi dan pengawasan bersama instansi terkait guna memastikan penyaluran LPG subsidi berlangsung tertib, terukur, dan sesuai peruntukan.

Pertamina Patra Niaga optimistis, dengan berbagai upaya tersebut, distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Denpasar akan segera kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lokasi pangkalan resmi terdekat melalui lama https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg. Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli LPG subsidi di pangkalan resmi sesuai kebutuhan. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau kendala dalam memperoleh LPG subsidi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti. mas/tra