BADUNG, OborDewata.com – Kepala Gudang Bulog Sempidi, I Made Witantra, memastikan jelang hari raya Lebaran pada 1 Mei 2022 dan perayaan Galungan dan Kuningan mendatang, masyarakat di Kabupaten Badung tidak perlu khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok terutama beras. Pasalnya, hingga sampai saat ini stok beras masih aman untuk di kabupaten Badung. Bahkan stok beras tersebut, diprediksi bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 6 bulan ke depan.
“Stok pangan terutama beras di Badung sangat aman. Bahkan sampai 6 bulan ke depan hingga hari raya Galungan dan Kuningan stok beras masih aman,” ucapnya Senin (11/4/2022).
Menurut pejabat Bulog kelahiran Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan itu, sudah siap menghadapi lonjatan kebutuhan bahan pokok, terutama beras, baik beras berkualitas medium hingga premium saat hari raya Lebaran tahun 2022 mendatang. “Sementara Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini juga masih banyak. Kami prediksi juga dapat mencakupi kebutuhan selama 6 bulan,” ungkapnya. Bahkan ketersediaan beras PSO dipastikan aman, lantaran stok beras di Gudang Bulog Sempidi, Badung sebanyak 822,72 kg/netto. “Persiapan beras Bulog ini sudah aman dan siap hadapi bulan puasa,” tandasnya.
Pihaknya mengaku akan terus memantau perkembangan bahan pokok tersebut menjelang Lebaran ini. “Memang lebaran tinggal 19 hari lagi. Namun kita harus memastikan ketersediaan beras juga, selebihnya di tengah pademi Covid-19 ini,” ucap Witantra. Meski demikian, pihaknya berharap kebutuhan pangan di kabupaten Badung tidak sampai berkurang. Ia menyampaikan bahwa selama pandemi Covid-19 ini pihaknya tetap menyerap hasil panen dari petani. “Kita tetap menyerap, tapi memang kalau melihat stok harusnya ada revolving,” papar Petruk sapaan bekennya.
Mantan Kepala Gudang Bulog Bangli dan Batubulan itu, menyatakan daya beli masyarakat di saat pandemi masih turun. Karena itu, Gudang Bulog Sempidi memiliki peranan yang sangat penting sebagai gudang penyimpanan maupun pendistribusian beras sesuai dengan DO yang dikeluarkan oleh kantor Bulog Divre Provinsi Bali. ama/sathya



