• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jelang Galungan, Harga Bawang Merah Tembus Rp 60 Ribu, Pedagang Kelimpungan

Obor Dewata by Obor Dewata
Kamis, 17 April 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jelang Galungan, Harga Bawang Merah Tembus Rp 60 Ribu, Pedagang Kelimpungan
Ket foto: harga bawang melonjak di pasar.
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Menjelang Hari Raya Galungan, harga bawang merah di Pasar Tradisional Kreneng, Kota Denpasar, melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp 60 ribu per kilogram.

Kenaikan ini membuat sejumlah pedagang mengeluh karena turut berdampak pada turunnya daya beli masyarakat.

Ketut Tamansari, salah satu pedagang bumbu dapur, mengungkapkan bahwa harga bawang merah sebelumnya hanya berada di kisaran Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Namun kini, dengan harga yang lebih tinggi, penjualannya pun ikut merosot.

“Sekarang paling banyak cuma bisa jual 10 kilogram per hari, biasanya bisa sampai 15 kilogram,” ujarnya saat ditemui di sela-sela merapikan barang dagangan, Kamis (17/4/2025) di Pasar Kreneng, Denpasar.

Hal senada juga disampaikan Ni Wayan Suparti, pedagang lainnya di pasar yang sama. Ia mengaku modal pembelian bawang merah kini membengkak hingga Rp 50 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga modal hanya sekitar Rp 30 ribu.

Baca Juga :  Sah, Aplikasi 'Tri Hita' Resmi Diluncurkan Berdayakan Ekonomi Lokal dan Desa Adat

“Dengan harga segitu, saya harus jual eceran biar cepat habis dan bisa mutar modal,” jelasnya.

Para pedagang menduga, lonjakan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan jelang Hari Raya Galungan, sementara pasokan bawang merah menipis. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, apalagi jika harga terus merangkak naik.

“Kalau begini terus, bisa-bisa rugi. Jualan sepi, modal besar,” keluh mereka. gung/sathya

Previous Post

Distan Bali Pastikan Harga Kelapa Stabil Saat Galungan dan Kuningan

Next Post

Meskipun Dirut SJBD Mundur, Koster Pastikan Proyek Kereta Bawah Tanah Tetap Berjalan

Related Posts

Tingkatkan Kualitas Layanan WP, Samsat Denpasar Sebar Samling di Dealer dan Tempat Nongkrong
Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Kualitas Layanan WP, Samsat Denpasar Sebar Samling di Dealer dan Tempat Nongkrong

Kamis, 23 Juli 2026
Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Laba Tumbuh 17,67 Persen dan Perkuat Pembiayaan UMKM
Ekonomi Bisnis

Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Laba Tumbuh 17,67 Persen dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Senin, 20 Juli 2026
Ayam Taliwang Ada di Pura Demak
Ekonomi Bisnis

Ayam Taliwang Ada di Pura Demak

Senin, 20 Juli 2026
Rapat Koordinasi BKS LPD Prov Bali, Fokuskan Penguatan SDM dan IT
Ekonomi Bisnis

Rapat Koordinasi BKS LPD Prov Bali, Fokuskan Penguatan SDM dan IT

Senin, 20 Juli 2026
Pertamina Pastikan BBM di Sumbar Stabil Pasca Antre Panjang
Ekonomi Bisnis

Pertamina Pastikan BBM di Sumbar Stabil Pasca Antre Panjang

Minggu, 19 Juli 2026
SMAN Bali Mandara Raih Predikat Terbaik Nasional Sekolah Mitra Safety Riding Astra Honda
Daerah

SMAN Bali Mandara Named Best Assisted Partner School at Astra Honda Safety Riding Lab 2025 – 2026

Minggu, 19 Juli 2026
Next Post
Meskipun Dirut SJBD Mundur, Koster Pastikan Proyek Kereta Bawah Tanah Tetap Berjalan

Meskipun Dirut SJBD Mundur, Koster Pastikan Proyek Kereta Bawah Tanah Tetap Berjalan

  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.